Dua Warga Lampung Tewas dalam Kecelakaan Maut Jalintim Palembang-Jambi

Diposting pada

Kecelakaan Maut di Jalintim Palembang-Jambi Renggut Dua Nyawa

Sebuah insiden tragis terjadi di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Palembang-Jambi, tepatnya di Kilometer 159, Desa Simpang Tungkal, Kecamatan Tungkal Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin, pada Sabtu, 14 Maret 2026. Dua orang warga asal Lampung Selatan dilaporkan meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua truk.

Kecelakaan yang merenggut nyawa ini melibatkan sebuah truk boks dengan nomor polisi B 9340 JRU dan sebuah truk fuso dengan nomor polisi B 9713 VYT. Kedua korban yang meninggal dunia adalah pengemudi truk boks, M. Abdul Malik (20), dan penumpangnya, Niko Pangestu (23).

Menurut informasi yang dihimpun, sebelum dinyatakan meninggal dunia, kedua korban sempat mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Peninggalan. Namun, akibat luka serius yang mereka derita, nyawa mereka tidak dapat diselamatkan dalam perjalanan menuju fasilitas kesehatan tersebut.

Detail Kejadian dan Korban

Kecelakaan ini berawal ketika truk boks yang dikemudikan oleh M. Abdul Malik sedang melaju dari arah Jambi menuju Palembang. Sesampainya di lokasi kejadian, kendaraan tersebut secara tragis bertabrakan dengan truk fuso yang datang dari arah berlawanan.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Musi Banyuasin, AKP Rendy Novriady, membenarkan adanya insiden tersebut. “Akibat kejadian itu, dua orang meninggal dunia, sementara satu pengemudi mengalami luka ringan,” ujar AKP Rendy.

Pengemudi truk fuso, yang diidentifikasi bernama Darul Ilmi (33) dan merupakan warga Kota Padang, hanya mengalami luka lecet di bagian dagu dan tangan. Sementara itu, seorang penumpang lain yang berada di truk fuso, bernama Zikri (35), dilaporkan tidak mengalami luka sama sekali.

Dampak pada Arus Lalu Lintas

Peristiwa kecelakaan maut ini sempat menimbulkan dampak signifikan pada kelancaran arus lalu lintas di Jalintim Palembang-Jambi. Kendaraan dari kedua arah terpaksa memperlambat laju mereka demi memberikan ruang bagi proses evakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan. Kemacetan pun tak terhindarkan di area tersebut.

Petugas dari Satlantas Polres Muba segera bergerak cepat setibanya di lokasi kejadian. Mereka melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti dan informasi terkait penyebab kecelakaan. Selain itu, upaya evakuasi kendaraan yang terlibat dilakukan untuk memulihkan kelancaran lalu lintas. Pengaturan lalu lintas juga dilakukan secara intensif untuk mencegah kemacetan yang lebih panjang.

Proses Evakuasi dan Imbauan

Kendaraan yang terlibat dalam tabrakan tersebut akhirnya berhasil dievakuasi ke lokasi yang lebih aman. Meskipun demikian, arus lalu lintas di Jalintim dilaporkan masih mengalami kepadatan yang merayap. Hal ini disebabkan oleh tingginya volume kendaraan yang melakukan perjalanan, baik yang datang maupun yang keluar dari wilayah tersebut, terutama menjelang periode mudik.

Menyikapi kondisi tersebut, pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya para pemudik, untuk selalu berhati-hati. “Kita mengimbau para pemudik untuk beristirahat jika lelah dan berhenti sampai kondisi arus lalu lintas normal,” tegas AKP Rendy. Keselamatan di jalan menjadi prioritas utama, dan istirahat yang cukup dapat mencegah terjadinya insiden serupa.

Pihak kepolisian terus berupaya keras untuk memastikan kelancaran dan keamanan arus lalu lintas di Jalintim Palembang-Jambi, serta melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti dari kecelakaan tragis ini.

Gambar Gravatar
Erwin merupakan jurnalis yang meliput berbagai topik, mulai dari berita nasional, ekonomi, hingga dinamika sosial di daerah. Dengan gaya penulisan yang lugas, ia berkomitmen menghadirkan informasi akurat dan terpercaya.

Tinggalkan Balasan