jateng.
– Penyerang Bhayangkara Presisi Lampung FC, Henry Doumbia, memberikan pernyataan resmi terkait dugaan perlakuan rasis yang melibatkan kapten Persib Bandung, Marc Klok, dalam pertandingan pekan ke-30 BRI Super League 2025/26.
Melalui akun Instagram pribadinya, Doumbia menegaskan bahwa dirinya tetap pada pernyataan awal terkait insiden yang terjadi di Stadion Sumpah Pemuda, Kamis pekan lalu.
“Saya ingin menegaskan bahwa saya berdiri pada pernyataan saya. Saya yakin dengan apa yang saya dengar dan saya tidak akan mengangkat hal seperti ini tanpa alasan yang serius,” tulis Doumbia, Selasa (5/4).
Sebelumnya, Klok telah memberikan klarifikasi terkait kejadian tersebut. Dia menyebut ucapannya kepada Doumbia adalah “give me the ball back” untuk meminta bola agar pertandingan segera dilanjutkan setelah Persib memperkecil kedudukan melalui gol Federico Barba.
Menurut Klok, Doumbia diduga salah mendengar kata back menjadi black. Dia juga menyatakan bahwa Doumbia sempat menyampaikan permintaan maaf setelah kejadian itu.
Namun demikian, Klok menyebut persoalan belum sepenuhnya selesai. Dia mengaku masih menerima tudingan rasis, termasuk dari pihak manajemen Bhayangkara, bahkan setelah pertandingan yang berakhir dengan kemenangan Persib 4-2.
Dalam pernyataannya, Doumbia menyampaikan bahwa ia tetap menghormati Persib dan Marc Klok serta tidak ingin menimbulkan konflik yang lebih luas.
“Sepak bola seharusnya menjadi ruang yang penuh rasa hormat,” tulisnya.
Pemain asal Pantai Gading tersebut juga menyebut insiden ini sebagai pengalaman pertama sepanjang karier profesionalnya di sejumlah negara, termasuk Thailand, Uni Emirat Arab, Libya, dan Malaysia.
Doumbia memastikan tidak akan memberikan komentar tambahan dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak terkait. Dia juga mengucapkan terima kasih kepada Bhayangkara FC atas dukungan yang diberikan.
Berikut beberapa poin penting terkait insiden ini:
- Doumbia menyatakan tetap pada pernyataan awal tentang dugaan perlakuan rasis.
- Klok menjelaskan bahwa ucapannya adalah “give me the ball back”, bukan kata rasis.
- Klok menyebut ada dugaan kesalahpahaman terhadap kata back menjadi black.
- Klok juga menyatakan bahwa Doumbia pernah meminta maaf setelah kejadian.
- Doumbia menegaskan tidak ingin menimbulkan konflik yang lebih besar.
- Insiden ini disebut sebagai pengalaman pertama dalam karier profesionalnya.
- Doumbia menyerahkan penanganan kasus ini kepada pihak terkait.
Sepanjang musim ini, Doumbia telah tampil dalam 14 pertandingan bersama Bhayangkara dengan catatan enam gol dan tiga assist.




