Dinamika Harga Emas di Jambi: Perhiasan Stabil, Antam Mengalami Penurunan Signifikan
JAMBI – Pasar emas di Jambi menunjukkan dua tren yang berbeda pada Selasa, Juni 2026. Emas perhiasan mempertahankan kestabilan harganya, sementara emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) justru mengalami penurunan yang cukup dalam. Fenomena ini tentu menjadi perhatian para pedagang, investor, dan masyarakat yang memiliki atau berencana membeli aset berharga ini.
Secara spesifik, harga emas perhiasan di Jambi pada hari ini terpantau berada di angka Rp 8.650.000 per mayam. Angka ini menunjukkan bahwa harga emas perhiasan tidak mengalami perubahan signifikan dibandingkan periode sebelumnya. Kestabilan ini memberikan kepastian bagi masyarakat yang hendak menjual atau membeli kembali perhiasan emas mereka.
Lebih lanjut, harga buy back atau harga beli kembali emas perhiasan di Jambi juga mencerminkan tren yang sama, yakni stabil di level Rp 8.250.000 per mayam. Ini berarti toko-toko emas siap membeli kembali perhiasan dari pelanggan pada harga tersebut, yang selisihnya tidak terlalu jauh dari harga jualnya.
Untuk memberikan gambaran yang lebih luas, harga emas perhiasan yang dibanderol Rp 8.650.000 per mayam ini setara dengan kisaran harga lebih dari Rp 15.000.000 per suku. Pemahaman mengenai satuan ukuran emas di Jambi menjadi krusial. Di Provinsi Jambi, jual beli emas perhiasan lazim menggunakan satuan mayam dan suku. Ketentuan yang berlaku adalah 1 mayam setara dengan 3,35 gram, dan 1 suku setara dengan 2 mayam. Dengan demikian, 1 suku setara dengan 6,7 gram emas.
Informasi mengenai harga emas perhiasan ini bersumber dari salah satu pelaku usaha di Kabupaten Merangin, Jambi, yang dikenal melalui media sosial Toko Emas Haji Buyung. Keterbukaan informasi dari para pedagang lokal ini sangat membantu masyarakat dalam memantau pergerakan harga emas.
Emas Antam Terperosok Tajam
Berbeda dengan emas perhiasan, harga emas batangan dari PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) justru mengalami tren penurunan yang signifikan pada hari yang sama. Harga logam mulia ini merosot sebesar Rp 25.000 per gram.
Sebelumnya, emas batangan Antam dihargai Rp 2.799.000 per gram. Namun, pada Selasa, Juni 2026, harganya turun menjadi Rp 2.774.000 per gram. Penurunan ini menjadi perhatian serius bagi para investor emas batangan, karena dapat mempengaruhi nilai investasi mereka.
Berdasarkan data yang dihimpun dari laman resmi Logam Mulia, berikut adalah rincian harga emas Antam per gram pada hari ini:
- 0,5 gram: Rp 1.437.000
- 1 gram: Rp 2.774.000
- 2 gram: Rp 5.488.000
- 3 gram: Rp 8.207.000
- 5 gram: Rp 13.645.000
- 10 gram: Rp 27.235.000
- 25 gram: Rp 67.962.000
- 50 gram: Rp 135.845.000
- 100 gram: Rp 271.612.000
- 250 gram: Rp 678.765.000
- 500 gram: Rp 1.357.320.000
- 1.000 gram (1 kg): Rp 2.714.600.000
Penurunan harga emas Antam ini bisa dipicu oleh berbagai faktor global maupun domestik, seperti pergerakan nilai tukar mata uang, kebijakan moneter bank sentral, atau sentimen pasar terhadap aset safe haven. Meskipun emas perhiasan cenderung lebih stabil karena dipengaruhi oleh faktor kerajinan dan permintaan lokal, emas batangan seperti Antam lebih rentan terhadap fluktuasi pasar komoditas internasional.
Bagi masyarakat Jambi, informasi ini penting untuk dijadikan bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan finansial, baik itu untuk berinvestasi, menjual aset, maupun melakukan pembelian. Memantau pergerakan harga emas secara berkala dapat membantu memaksimalkan keuntungan atau meminimalkan kerugian.












