Ringkasan Berita Terkini Sumatera Barat
Berikut adalah rangkuman berita terkini yang menarik dari wilayah Sumatera Barat dalam 24 jam terakhir:
Dua Petani Karet Tewas di Kolam Penampungan Getah
Sebuah kejadian tragis menimpa dua petani karet asal Kabupaten Pasaman, Sumatra Barat. Kedua korban, BY Senpri (32) dan Tanjung (25), meninggal dunia setelah tenggelam di kolam penampungan getah karet.
Peristiwa ini terjadi di Jorong Rimbo Janduang, Nagari Lingkuang Aua Baru, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, pada Sabtu (23/5/2026) sore kemarin. Keduanya diketahui berasal dari Jorong Benai, Nagari Muara Tais, Kecamatan Mapattunggul, Kabupaten Pasaman.
Kapolres Pasaman Barat melalui Kasatreskrim Pasaman Barat, Iptu Agung, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, insiden ini murni merupakan kecelakaan saat kedua korban sedang beraktivitas di area perkebunan.
Kronologi kejadian bermula ketika kedua korban berniat untuk mengambil hasil sadapan getah karet. Getah tersebut disimpan di dalam kolam penampungan milik seorang warga setempat. Salah satu korban, BY Senpri, memutuskan untuk turun dan masuk terlebih dahulu ke dalam kolam penampungan tersebut untuk mulai mengumpulkan getah. Namun, setelah beberapa saat masuk ke dalam air, korban pertama tidak kunjung muncul kembali ke permukaan, yang kemudian memicu kepanikan di lokasi kejadian.
Melihat rekannya tidak kunjung keluar dan diduga mengalami kesulitan di dalam air, korban kedua yakni Tanjung langsung bergegas mengambil tindakan untuk memberikan pertolongan. Niatnya ingin menolong temannya yang tenggelam, namun nahas, dia justru ikut terseret dan turut tenggelam di dalam kolam tersebut.
Warga sekitar yang berada di lokasi bersama saksi mata yang melihat kejadian itu langsung berteriak meminta pertolongan dan berupaya melakukan evakuasi secara mandiri. Setelah berhasil diangkat dari dasar kolam penampungan, kedua korban yang sudah dalam kondisi tidak sadarkan diri langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jambak.
Warga sempat melarikan kedua korban ke RSUD Jambak dengan harapan nyawa mereka masih bisa diselamatkan. Namun, sesampainya di sana, pihak medis menyatakan keduanya sudah meninggal dunia.
Aparat kepolisian dari Polsek Pasaman bersama Tim Identifikasi Polres Pasaman Barat langsung bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian begitu menerima laporan masyarakat. Petugas di lapangan segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), memasang garis polisi, serta melakukan pendataan terhadap saksi-saksi yang mengetahui persis jalannya insiden tersebut.
Dari hasil pemeriksaan awal dan olah TKP, kejadian ini diduga kuat murni merupakan kecelakaan kerja akibat tenggelam, tidak ditemukan adanya unsur kesengajaan atau tindak pidana.
Iptu Agung menambahkan, pihak keluarga kedua korban saat ini sudah mengikhlaskan kepergian anggota keluarga mereka dan menganggap peristiwa ini sebagai musibah. Pihak keluarga juga telah membuat surat pernyataan resmi yang isinya menolak untuk dilakukan proses autopsi terhadap jenazah kedua korban.
Sistem Kelistrikan Sumbar Kini Stabil 100 Persen
PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumbar memastikan sistem kelistrikan di Sumatera Barat telah pulih sepenuhnya setelah sebelumnya mengalami gangguan transmisi yang menyebabkan pemadaman listrik massal di sejumlah daerah sejak Jumat (22/5/2026) malam.
Meski proses pemulihan dilakukan secara bertahap, hingga Sabtu (23/5/2026) malam masih terdapat beberapa wilayah yang mengalami pemadaman listrik. General Manager PLN UID Sumbar, Arjun Karim, mengatakan hingga Minggu (24/5/2026) sekitar pukul 04.30 WIB, kondisi sistem kelistrikan di Sumbar sudah menguat hingga 96 persen.
Namun pada saat itu, sistem masih mengalami defisit daya sekitar 29,5 MW sehingga pemadaman masih tersebar di beberapa kabupaten dan kota. “Pada pukul 04.30 WIB tadi, masih ada sebaran pemadaman di beberapa kabupaten dan kota tapi semakin mengecil,” ujar Arjun saat memberikan keterangan.
Menurutnya, kondisi pada pagi hari cenderung lebih stabil karena beban penggunaan listrik masyarakat lebih rendah dibandingkan malam hari. Situasi tersebut membantu proses pemulihan sistem berjalan lebih cepat.
Arjun Karim memastikan, pada Minggu (24/5/2026) pukul 05.10 WIB sistem kelistrikan di Sumbar akhirnya berhasil pulih sepenuhnya. “Alhamdulillah sistem Sumbar pagi ini pada jam 05.10 sudah bisa 100 persen. Hingga siang ini pun tidak ada lagi gangguan dan sudah pulih semuanya,” tuturnya.

Jemaah Haji Asal Sawahlunto Wafat di Makkah
Jemaah haji asal Sawahlunto yang tergabung dalam Kloter PDG 12 Embarkasi Padang, Mainusni Marukun (74), wafat di Makkah, Arab Saudi, Jumat (22/5/2026) pukul 12.30 Waktu Arab Saudi (WAS). Almarhumah mengembuskan napas terakhir di pemondokan Tower 9C Hotel Al Hidayah setelah sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Al Noor Makkah akibat gangguan pernapasan dan jantung.
Kabar duka mengenai jemaah haji asal Sawahlunto ini berembus tepat sebelum pelaksanaan puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Sebelum berpulang, almarhumah yang berangkat ke Tanah Suci bersama anak kandungnya, Surtiyaningsih, menunjukkan semangat tinggi untuk mengikuti seluruh rangkaian ibadah dan tidak menunjukkan tanda-tanda akan menghadapi sakaratul maut.
Informasi ini disampaikan Pembimbing Ibadah, Yusmanto dan Ketua Kloter PDG 12, Ifkar. Ia menceritakan almarhumah sebelumnya sempat beberapa kali mendapatkan penanganan medis akibat sesak napas yang dialaminya. Mainusni bahkan dua kali dirujuk ke Rumah Sakit Al Noor, Makkah. Namun setelah mendapatkan penanganan medis, almarhumah kembali dipulangkan ke hotel untuk menjalani perawatan lanjutan bersama tim kesehatan sektor dan kloter.

Kebakaran Tengah Malam di Limapuluh Kota
Kebakaran melanda sebuah rumah semi permanen di Jorong Purwajaya, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, Sabtu (23/5/2026) malam. Peristiwa tersebut terjadi di kawasan pemukiman warga dan menghanguskan satu unit bangunan milik warga setempat.
Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 23.05 WIB. Setelah menerima laporan, petugas dari Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Kabupaten Limapuluh Kota langsung bergerak menuju lokasi kejadian pada pukul 23.10 WIB. Tim pemadam kemudian tiba di lokasi sekitar lima menit kemudian untuk segera melakukan upaya pemadaman api agar tidak semakin meluas.
Proses penanganan berlangsung hingga lewat tengah malam. Petugas berhasil menyelesaikan proses pemadaman dan penanganan kebakaran pada pukul 00.10 WIB, Minggu (24/5/2026).




















