Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terjaring Operasi Tangkap Tangan KPK
Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dilaporkan telah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) yang menyasar Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq. Penangkapan ini terjadi pada Selasa, 3 Maret 2026, dan Fadia Arafiq telah dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, telah membenarkan adanya penangkapan tersebut. Namun, hingga kini, detail mengenai perkara yang menjerat Fadia Arafiq beserta barang bukti yang berhasil diamankan masih belum diungkapkan secara resmi kepada publik. Operasi senyap ini menimbulkan berbagai pertanyaan dan spekulasi mengenai kasus yang sedang ditangani oleh lembaga antirasuah.
Fadia Arafiq, yang saat ini menjabat sebagai Bupati Pekalongan, bukanlah sosok yang asing di dunia hiburan maupun politik. Ia dikenal sebagai putri dari pedangdut legendaris A. Rafiq. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun 2023, Fadia Arafiq tercatat memiliki kekayaan bersih sebesar Rp86,7 miliar.
Profil Fadia Arafiq: Dari Panggung Hiburan ke Kursi Bupati
Fadia Arafiq, yang memiliki nama asli Laila Fathia, lahir di Jakarta pada tanggal 23 Mei 1978. Perjalanan hidupnya cukup unik, dimulai dari dunia seni peran dan tarik suara, sebelum akhirnya terjun ke kancah politik.
- Latar Belakang Keluarga: Fadia adalah putri dari almarhum A. Rafiq, seorang penyanyi dangdut ternama di Indonesia.
- Kehidupan Pribadi: Ia menikah dengan Ashraff Abu dan dikaruniai enam orang anak.
Riwayat Pendidikan Fadia Arafiq
Fadia Arafiq menempuh pendidikan di berbagai jenjang, menunjukkan komitmennya terhadap pengembangan diri dan pengetahuan. Berikut adalah daftar riwayat pendidikannya:
- Pendidikan Dasar:
- SD Negeri Karet Tengsin 14, Tanah Abang, Jakarta Pusat
- SMP Negeri 8, Tanah Abang, Jakarta Pusat
- Pendidikan Menengah:
- SMA Negeri 58, Ciracas, Jakarta Timur
- Pendidikan Tinggi:
- S1 Manajemen, Universitas AKI Semarang
- S2 Manajemen, Universitas Stikubank Semarang
- S3, UNTAG Semarang
Karier Politik dan Hiburan
Sebelum dikenal sebagai Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq sempat mengikuti jejak ayahnya di dunia hiburan. Ia berhasil meraih popularitas setelah membawakan single berjudul “Cik Cik Bum Bum” pada tahun 2000.
Setelah meniti karier di dunia hiburan, Fadia Arafiq memutuskan untuk terjun ke dunia politik. Langkah awalnya di politik adalah menjabat sebagai Wakil Bupati Pekalongan untuk periode 2011-2016. Kepercayaan publik terus berlanjut ketika ia kemudian maju dan berhasil memenangkan pemilihan Bupati Pekalongan untuk periode 2021-2024. Bahkan, dalam pemilihan kepala daerah tahun 2025, Fadia kembali memenangkan kontestasi dan melanjutkan jabatannya sebagai Bupati Pekalongan untuk periode 2025-2030.
Rekam jejak karier politik Fadia Arafiq meliputi:
- Wakil Bupati Pekalongan (2011-2016)
- Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pekalongan (2016-2021)
- Ketua KNPI Jawa Tengah (2016-2021)
- Bupati Pekalongan (2021-2026)
- Bupati Pekalongan (2025-2030)
Kekayaan Fadia Arafiq Berdasarkan LHKPN
Berdasarkan laporan LHKPN yang disampaikan pada 29 Maret 2024 untuk periode tahun 2023, total kekayaan Fadia Arafiq mencapai Rp86.703.030.547. Dalam laporan tersebut, terungkap pula bahwa Fadia memiliki utang sebesar Rp2.684.436.439.
Aset terbesar yang dimiliki oleh Fadia Arafiq adalah tanah dan bangunan, yang mencapai nilai Rp74.290.000.000. Rincian harta kekayaan Fadia Arafiq selengkapnya adalah sebagai berikut:
A. Tanah dan Bangunan: Rp74.290.000.000
- Tanah Seluas 2720 m2 di KAB / KOTA PEKALONGAN, Hasil Sendiri: Rp2.040.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 90 m2/55 m2 di KAB / KOTA BOGOR, Hasil Sendiri: Rp1.500.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 180 m2/162 m2 di KAB / KOTA BOGOR, Hasil Sendiri: Rp3.500.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 2.25 m2/2.25 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA PUSAT, Hasil Sendiri: Rp2.400.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 2.84 m2/2.84 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA PUSAT, Hasil Sendiri: Rp3.800.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 800 m2/500 m2 di KAB / KOTA BOGOR, Hasil Sendiri: Rp5.000.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 489 m2/200 m2 di KAB / KOTA KOTA SEMARANG, Hasil Sendiri: Rp7.000.000.000
- Tanah Seluas 200 m2 di KAB / KOTA BADUNG, Hasil Sendiri: Rp3.500.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 100 m2/100 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA TIMUR, Hasil Sendiri: Rp5.000.000.000
- Tanah Seluas 550 m2 di KAB / KOTA BOGOR, Hasil Sendiri: Rp10.000.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 209 m2/209 m2 di KAB / KOTA KOTA DEPOK, Hasil Sendiri: Rp3.500.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 1613 m2/800 m2 di KAB / KOTA PEKALONGAN, Hasil Sendiri: Rp3.500.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 310 m2/300 m2 di KAB / KOTA PEKALONGAN, Hasil Sendiri: Rp5.000.000.000
- Tanah Seluas 1298 m2 di KAB / KOTA PEKALONGAN, Hasil Sendiri: Rp2.500.000.000
- Tanah Seluas 740 m2 di KAB / KOTA PEKALONGAN, Hasil Sendiri: Rp1.000.000.000
- Tanah Seluas 1900 m2 di KAB / KOTA PEKALONGAN, Hasil Sendiri: Rp1.900.000.000
- Tanah Seluas 1900 m2 di KAB / KOTA PEKALONGAN, Hasil Sendiri: Rp1.900.000.000
- Tanah Seluas 1420 m2 di KAB / KOTA PEKALONGAN, Hasil Sendiri: Rp3.550.000.000
- Tanah Seluas 599 m2 di KAB / KOTA PEKALONGAN, Hasil Sendiri: Rp2.500.000.000
- Tanah Seluas 7330 m2 di KAB / KOTA PEKALONGAN, Hasil Sendiri: Rp2.500.000.000
- Bangunan Seluas 0 m2 di KAB / KOTA PEKALONGAN, Hasil Sendiri: Rp500.000.000
- Bangunan Seluas 0 m2 di KAB / KOTA PEKALONGAN, Hasil Sendiri: Rp350.000.000
- Tanah Seluas 121 m2 di KAB / KOTA BOGOR, Hasil Sendiri: Rp325.000.000
- Tanah Seluas 76 m2 di KAB / KOTA BOGOR, Hasil Sendiri: Rp700.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 76 m2/120 m2 di KAB / KOTA BOGOR, Hasil Sendiri: Rp700.000.000
- Tanah Seluas 10 m2 di KAB / KOTA BOGOR, Hasil Sendiri: Rp125.000.000
B. Alat Transportasi dan Mesin: Rp1.180.000.000
- Mobil, Hyundai Minibus Tahun 2013, Hasil Sendiri: Rp200.000.000
- Mobil, Alphard Alphard X A/T 2.4 Tahun 2018, Hasil Sendiri: Rp980.000.000
C. Harta Bergerak Lainnya: Rp3.020.000.000
- D. Surat Berharga: Rp—-
- E. Kas dan Setara Kas: Rp10.897.466.986
- F. Harta Lainnya: Rp—-
Sub Total Harta Kekayaan Fadia Arafiq adalah Rp89.387.466.986. Setelah dikurangi total utang sebesar Rp2.684.436.439, maka total harta kekayaan bersih Fadia Arafiq adalah Rp86.703.030.547. Kasus ini masih terus berkembang dan publik menantikan informasi lebih lanjut dari KPK mengenai detail perkara yang menyeret Bupati Pekalongan tersebut.





















