No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Liputan Khusus Human Interest

Gaya nyentrik penjual lumpia basah di Dago Bandung: pakai jas, dikira Paspampres

Rizki by Rizki
4 Januari 2026 - 08:40
in Human Interest
0

Di tengah hiruk pikuk Jalan Dago, Bandung, Jawa Barat, aroma lumpia basah menyeruak dari sebuah gerobak sederhana. Menu yang dijajakan tampak seperti lumpia basah pada umumnya, sampai mata tertuju pada sang penjual.

Ia berdiri memasak menyiapkan hidangan untuk pembeli, dengan mengenakan jas rapi, kemeja bersih, dasi merah, lengkap dengan pin berbentuk kujang emas pada bagian kerah, serta sepatu pantofel yang mengilap. Penampilannya kontras dengan lapak sederhananya.

Pedagang lumpia itu ialah Agus Hidayat (42 tahun). Ia awalnya berjualan dengan set pakaian ini ketika sering melakukan siaran langsung di TikTok bersama teman-temannya. Siaran langsung itu dilakukan setiap dua kali dalam seminggu.

“Awal mulanya sih ada siaran di TikTok, berempat sama rekan. Kita kalau live semuanya pakai jas seperti ini. Awalnya dari situ sih, challenge-challenge-an,” kata Agus saat ditemui Jumat (2/1).

“Dalam waktu 1 minggu itu dulu mah 2 kali ya, hari Jumat sama hari Minggu. Nah, kalau sekarang tiap hari pakai (jas),” lanjutnya.

Cara berpakaiannya itu sudah dilakukan sejak 2 bulan lalu. Semenjak saat itu, pembeli jadi lebih tertarik.

“Ada 2 bulan yang lalu lah. Tapi kalau yang pakai tiap hari baru 1 minggu ini aja,” ujar dia.

Namun, berjualan dengan pakaian itu ternyata juga menimbulkan dugaan lain dari pembelinya. Ia sempat dikira Paspampres hingga intelijen yang sedang menyamar.

“Ini lagi nyamar ya Intel ya? Paspampres. Bukan saya mah asli tukang lumpia,” kata Agus mengingat perkataan orang tentangnya.

Asal Pakaian

Soal pakaian formal yang selalu dipakai, Agus mengatakan membelinya sendiri. Beberapa juga ada yang pemberian orang lain.

“Pakaiannya ada yang satu dikasih, kalau yang lain beli,” ujar dia.

Baca Juga  Cerita Henny Maria, Pedagang Kalibata yang Kiosnya Dibakar Matel: Trauma dan Rugi Ratusan Juta

Agus menyebut, sudah 14 tahun berjualan lumpia basah di tempat itu. Sebelum berjualan, ia bekerja sebagai sopir mobil boks.

“Dulu jadi sopir, sopir mobil boks. Oh, sopir mobil boks. Sekarang mah ya jadi pedagang kaki lima gini lah, alhamdulillah,” ucapnya.

Omzet Naik Sejak Jualan Pakai Jas

Satu porsi lumpia basah ia jual seharga Rp 12.000. Sebelumnya, dalam sehari, ia menjual 100 porsi. Kini, penjualannya meningkat 2 kali lipat.

“Untuk sekarang ya, malu sih ini, segini lah 200,” kata Agus.

Agus mengatakan, sejak dirinya berpenampilan formal, banyak pembeli yang lebih tertarik.

“Berpengaruh sama penjualannya terus pelanggan tuh pada senang. Cuma ada yang bilang kok jadi begini sih mang? Dulu kan enggak begini,” kata Agus.

Dengan pakaian nyentriknya, banyak pembeli yang mengajaknya untuk swafoto.

“Yang paling berkesan buat saya mereka tuh minta foto, minta video bareng. Aduh, malu pokoknya,” kata Agus.

Agus mengatakan, awalnya ia malu mengenakan pakaian tersebut. Ia juga sempat mendapat ejekan.

“Malu bahkan dibilang apa sih ikut-ikutan kayak gitu katanya. Tapi dalam hati saya enggak apa-apalah yang penting mah jualannya kelihatan rapi dan bersih gitu ya,” ujar dia.

“Saya udah nyerah pakai jas itu enggak mau. Cuma teman-teman yang lainnya ngasih support semangat yang tiga orang itu,” ujarnya melanjutkan.

  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Candi Borobudur dan Candi Prambanan: Warisan Budaya Dunia di Yogyakarta yang Menakjubkan
Budaya

Candi Borobudur dan Candi Prambanan: Warisan Budaya Dunia di Yogyakarta yang Menakjubkan

22 April 2026 - 18:46
Gunung Rinjani: Keindahan Danau Segara Anak di Puncak yang Menarik Pendaki
Alam

Gunung Rinjani: Keindahan Danau Segara Anak di Puncak yang Menarik Pendaki

21 April 2026 - 14:36
Pentingnya Perlindungan Lingkungan dan Kelautan untuk Masa Depan Bumi
berita

Pentingnya Perlindungan Lingkungan dan Kelautan untuk Masa Depan Bumi

19 April 2026 - 06:11
Lembah Baliem: Pengalaman Budaya Otentik Suku Asli Papua di Tengah Pegunungan Jayawijaya
Budaya

Lembah Baliem: Pengalaman Budaya Otentik Suku Asli Papua di Tengah Pegunungan Jayawijaya

13 April 2026 - 09:23
Raja Ampat: Mengapa Disebut ‘Surga Terakhir di Bumi’ dan Keunikan Wisata Bahari yang Menakjubkan
Human Interest

Raja Ampat: Mengapa Disebut ‘Surga Terakhir di Bumi’ dan Keunikan Wisata Bahari yang Menakjubkan

12 April 2026 - 05:13
Taman Nasional Tanjung Puting: Pengalaman Menyaksikan Orang Utan di Habitat Asli dengan Kapal Klotok
Human Interest

Taman Nasional Tanjung Puting: Pengalaman Menyaksikan Orang Utan di Habitat Asli dengan Kapal Klotok

11 April 2026 - 01:02
Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Profil Christopher Rustam Muda Dua, Calon Pastor yang Tenggelam di Air Terjun Situmurun Danau Toba

Profil Christopher Rustam Muda Dua, Calon Pastor yang Tenggelam di Air Terjun Situmurun Danau Toba

16 April 2026 - 10:10
Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

6 Desember 2025 - 03:04
Cak Nur dan Hardi Selamat Hood mendatangi kantor KPU Kota Batam untuk mendaftarkan diri maju di Pilkada tahun 2024. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

29 Agustus 2024 - 18:04
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 Halaman 133: Tonton Drama Menarik

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 Halaman 133: Tonton Drama Menarik

10 Desember 2025 - 23:01
BLT Kesra 2026: Jadwal Cair Bansos Rp 900 Ribu

BLT Kesra 2026: Jadwal Cair Bansos Rp 900 Ribu

17 Februari 2026 - 04:19
Iran Ancam Balas Serangan Kapal Perusak AS: Ini Pembajakan Bersenjata

Iran Ancam Balas Serangan Kapal Perusak AS: Ini Pembajakan Bersenjata

23 April 2026 - 07:41
Review Lengkap Realme GT 5 Pro: Spesifikasi, Harga, dan Keunggulan Terbaru

Review Lengkap Realme GT 5 Pro: Spesifikasi, Harga, dan Keunggulan Terbaru

23 April 2026 - 07:30
Kata Kurniawan Pasca Indonesia Gagal di Piala AFF U-17

Kata Kurniawan Pasca Indonesia Gagal di Piala AFF U-17

23 April 2026 - 07:23
BMKG Lacak Gempa Bumi di Jailolo, Maluku Utara, April 2026

BMKG Lacak Gempa Bumi di Jailolo, Maluku Utara, April 2026

23 April 2026 - 07:22
Mamasa: Karnaval di Tengah Tangisan Epilepsi

Mamasa: Karnaval di Tengah Tangisan Epilepsi

23 April 2026 - 07:03

Pilihan Redaksi

Iran Ancam Balas Serangan Kapal Perusak AS: Ini Pembajakan Bersenjata

Iran Ancam Balas Serangan Kapal Perusak AS: Ini Pembajakan Bersenjata

23 April 2026 - 07:41
Review Lengkap Realme GT 5 Pro: Spesifikasi, Harga, dan Keunggulan Terbaru

Review Lengkap Realme GT 5 Pro: Spesifikasi, Harga, dan Keunggulan Terbaru

23 April 2026 - 07:30
Kata Kurniawan Pasca Indonesia Gagal di Piala AFF U-17

Kata Kurniawan Pasca Indonesia Gagal di Piala AFF U-17

23 April 2026 - 07:23
BMKG Lacak Gempa Bumi di Jailolo, Maluku Utara, April 2026

BMKG Lacak Gempa Bumi di Jailolo, Maluku Utara, April 2026

23 April 2026 - 07:22
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.