• Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home politik

Greenland: Ambisi AS, Demo Warga, Latihan NATO

Erwin by Erwin
20 Januari 2026 - 23:19
in politik
0

Greenland: Titik Panas Geopolitik di Tengah Ambisi Internasional

Greenland, pulau es raksasa yang terletak di lingkar Arktik, kini menjadi sorotan dunia. Perubahan iklim yang memanaskan wilayah ini bertepatan dengan meningkatnya perhatian internasional terhadap status kedaulatannya. Ambisi untuk menguasai wilayah otonom Denmark ini memicu gelombang protes dari masyarakat Denmark-Greenland, serta respons militer dan diplomatik yang signifikan dari Denmark dan sekutu NATO. Peristiwa-peristiwa ini menggarisbawahi pentingnya Arktik sebagai wilayah strategis yang diperebutkan oleh kekuatan besar, baik dari segi militer maupun sumber daya alam.

Protes Massal: “Hands Off Greenland!” Menggema di Seluruh Dunia

Gelombang demonstrasi “Hands Off Greenland” pecah serentak di berbagai kota besar di Denmark, termasuk Kopenhagen, Aarhus, Aalborg, dan Odense. Tak hanya di Denmark, ibu kota Greenland sendiri, Nuuk, juga menjadi saksi bisu dari gelombang penolakan terhadap tekanan politik dan wacana pengambilalihan wilayah mereka oleh Amerika Serikat. Aksi massa ini dipicu oleh pernyataan politik yang dianggap mengancam kedaulatan Greenland, sebuah wilayah yang memiliki hak otonomi luas dari Denmark.

Salah satu penyelenggara aksi, Uagut, sebuah asosiasi warga Greenland di Denmark, menyatakan bahwa tujuan utama dari demonstrasi ini adalah untuk “mengirim pesan yang jelas dan bersatu tentang penghormatan terhadap demokrasi Greenland dan hak asasi manusia yang mendasar.” Para demonstran, dengan membawa bendera dan slogan-slogan penolakan, berkumpul di depan kantor konsulat atau kedutaan besar Amerika Serikat di berbagai negara. Aksi ini menjadi simbol penolakan tegas terhadap rencana eksternal yang dinilai mengancam otonomi dan hak mereka untuk menentukan nasib sendiri.

Avijaja Rosing-Olsen, seorang koordinator demo, menegaskan tuntutan utama para pengunjuk rasa: “Kami menuntut penghormatan terhadap hukum internasional dan prinsip-prinsip hukum internasional. Ini bukan hanya perjuangan kami, ini adalah perjuangan yang menyangkut seluruh dunia.” Pernyataan ini mencerminkan kesadaran bahwa isu kedaulatan Greenland memiliki implikasi yang lebih luas dalam tatanan global.

Baca Juga  Revitalisasi RSUD Biak: Sinergi Otsus Pusat-Daerah Menguat

Respons Militer dan Diplomatik Eropa

Di tengah memanasnya isu keamanan dan pernyataan politik dari Amerika Serikat terkait Greenland, militer Denmark secara proaktif meningkatkan kehadiran mereka di wilayah tersebut. Kapal Angkatan Laut Kerajaan Denmark, termasuk kapal patroli HDMS Knud Rasmussen, dikerahkan untuk melakukan patroli di perairan lepas pantai Nuuk. Langkah ini bukan hanya sekadar unjuk kekuatan, tetapi juga sinyal diplomatik yang kuat kepada Amerika Serikat dan sekutu lainnya.

Pengerahan pasukan ini dilakukan bertepatan dengan persiapan pertemuan penting antara menteri luar negeri Denmark dan Greenland dengan perwakilan Gedung Putih di Washington. Pertemuan tersebut bertujuan untuk meredakan ketegangan yang muncul akibat isu Greenland.

Tak hanya Denmark, beberapa negara Eropa lainnya juga menunjukkan solidaritas dan kepedulian mereka terhadap situasi di Arktik. Prancis, misalnya, telah mengirimkan tim awal personel militernya ke Greenland. Presiden Prancis Emmanuel Macron dalam pidato Tahun Baru kepada angkatan bersenjata menyatakan bahwa personel tersebut akan diperkuat dalam beberapa hari ke depan dengan sarana darat, udara, dan laut.

Selain Prancis, negara-negara Eropa lainnya seperti Jerman, Inggris, Norwegia, Swedia, dan Belanda turut serta menunjukkan dukungan. Mereka mengirimkan atau menjanjikan pasukan dalam jumlah simbolis ke Greenland, menegaskan bahwa Eropa memiliki kepentingan strategis dalam menjaga stabilitas di kawasan Arktik.

Greenland: Arena Latihan Militer NATO

Greenland tidak hanya menjadi pusat perhatian diplomatik dan protes warga, tetapi juga telah ditetapkan sebagai lokasi latihan militer NATO. Inisiatif ini bertujuan untuk menunjukkan kekompakan aliansi dalam menghadapi dinamika keamanan global yang terus berubah. Denmark, sebagai tuan rumah latihan, secara tegas menyatakan bahwa Amerika Serikat sebagai anggota NATO juga turut diundang dalam latihan ini.

Baca Juga  Empat Tokoh Desak Indonesia Keluar dari BOA Trump Pasca Konflik AS-Israel-Iran

Mayor Jenderal Soren Andersen, Kepala Komando Arktik Gabungan Denmark, mengonfirmasi, “Tentu saja, Amerika Serikat sebagai bagian dari NATO diundang ke sini.” Ia menambahkan bahwa latihan ini tidak bertujuan untuk memprovokasi pihak mana pun, melainkan merupakan respons terhadap situasi keamanan global yang lebih luas, termasuk dampak dari konflik yang terjadi di Ukraina.

Selama pelaksanaan latihan, pihak Denmark melaporkan bahwa belum ditemukan kehadiran kapal Rusia atau Tiongkok di sekitar perairan Greenland. Hal ini menegaskan bahwa situasi keamanan di wilayah tersebut masih dalam kendali, meskipun menjadi sorotan geopolitik. Latihan militer ini secara efektif menunjukkan bahwa Greenland bukan hanya sekadar arena protes dan diplomasi, tetapi juga merupakan bagian integral dari strategi pertahanan kolektif NATO di kawasan Arktik, dengan partisipasi aktif dari berbagai negara sekutu.

Peristiwa-peristiwa yang terjadi di Greenland ini menggarisbawahi bahwa pulau es yang dulunya terpencil kini menjadi titik strategis dalam peta geopolitik global. Persaingan sumber daya, kepentingan militer, dan isu kedaulatan kini menjadikan Arktik sebagai wilayah yang semakin penting dan berpotensi memicu ketegangan internasional.

  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Iran Gempur Pangkalan Militer Kuwait: Ancaman Baru, Timur Tengah Makin Memanas
Internasional

Iran Gempur Pangkalan Militer Kuwait: Ancaman Baru, Timur Tengah Makin Memanas

3 Juni 2026 - 18:07
Internasional

Israel Perluas Operasi Militer di Lebanon: Ribuan Warga Terpaksa Mengungsi

3 Juni 2026 - 17:37
KPK Dalami Dugaan Korupsi Impor: Pejabat Diperiksa Terkait Aliran Dana
berita

KPK Dalami Dugaan Korupsi Impor: Pejabat Diperiksa Terkait Aliran Dana

3 Juni 2026 - 16:39
Jokowi dan SBY Absen Upacara Pancasila, Publik Bertanya-tanya: Ada Apa?
Nasional

Jokowi dan SBY Absen Upacara Pancasila, Publik Bertanya-tanya: Ada Apa?

3 Juni 2026 - 16:09
politik

Lagu “MBG Mas Bahlil Ganteng” Viral, Pengamat Politik Angkat Bicara

3 Juni 2026 - 12:14
Momen Prabowo Bertemu Megawati di Hari Lahir Pancasila: Analisis dan Potensi Dampaknya
Nasional

Momen Prabowo Bertemu Megawati di Hari Lahir Pancasila: Analisis dan Potensi Dampaknya

3 Juni 2026 - 09:18
Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cak Nur dan Hardi Selamat Hood mendatangi kantor KPU Kota Batam untuk mendaftarkan diri maju di Pilkada tahun 2024. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

29 Agustus 2024 - 18:04
Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

6 Desember 2025 - 03:04
Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

10 Maret 2026 - 21:44
Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

28 Maret 2026 - 10:07
Sidang pembacaan tuntutan terdakwa mantan Kasat Resnarkoba Polresta Barelang, Kompol Satria Nanda di PN Batam. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Jaksa Tuntut Kompol Satria Nanda Dengan Pidana Mati 

26 Mei 2025 - 16:54
Iran Gempur Pangkalan Militer Kuwait: Ancaman Baru, Timur Tengah Makin Memanas

Iran Gempur Pangkalan Militer Kuwait: Ancaman Baru, Timur Tengah Makin Memanas

3 Juni 2026 - 18:07
Tidak Ada Tanda Rupiah Menguat, Menkeu Purbaya Jamin Harga BBM Subsidi Stabil

Tidak Ada Tanda Rupiah Menguat, Menkeu Purbaya Jamin Harga BBM Subsidi Stabil

3 Juni 2026 - 17:41

Israel Perluas Operasi Militer di Lebanon: Ribuan Warga Terpaksa Mengungsi

3 Juni 2026 - 17:37

John Herdman Bongkar Alasan Pilih Kapten Baru Timnas Indonesia, Siapa Dia?

3 Juni 2026 - 17:08
KPK Dalami Dugaan Korupsi Impor: Pejabat Diperiksa Terkait Aliran Dana

KPK Dalami Dugaan Korupsi Impor: Pejabat Diperiksa Terkait Aliran Dana

3 Juni 2026 - 16:39

Pilihan Redaksi

Iran Gempur Pangkalan Militer Kuwait: Ancaman Baru, Timur Tengah Makin Memanas

Iran Gempur Pangkalan Militer Kuwait: Ancaman Baru, Timur Tengah Makin Memanas

3 Juni 2026 - 18:07
Tidak Ada Tanda Rupiah Menguat, Menkeu Purbaya Jamin Harga BBM Subsidi Stabil

Tidak Ada Tanda Rupiah Menguat, Menkeu Purbaya Jamin Harga BBM Subsidi Stabil

3 Juni 2026 - 17:41

Israel Perluas Operasi Militer di Lebanon: Ribuan Warga Terpaksa Mengungsi

3 Juni 2026 - 17:37

John Herdman Bongkar Alasan Pilih Kapten Baru Timnas Indonesia, Siapa Dia?

3 Juni 2026 - 17:08
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.