Mempererat Silaturahmi dan Membangun Komitmen Kerja: Gubernur NTB Pimpin Upacara dan Halal Bihalal Perdana Pasca Idulfitri
MATARAM – Memasuki hari pertama kerja pasca libur panjang Idulfitri 1447 Hijriah, Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) berkumpul untuk mengikuti upacara perdana dan kegiatan halal bihalal. Acara yang dipimpin langsung oleh Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi di antara para pegawai serta menanamkan kembali semangat kerja yang produktif setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa Ramadan.
Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Bumi Gora, Kantor Gubernur NTB, pada Rabu (25/3/2026) ini, diawali dengan upacara bendera yang khidmat. Setelah itu, seluruh ASN melanjutkan acara dengan saling bersalam-salaman dalam suasana kehangatan halal bihalal.
Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, dalam sambutannya menekankan pentingnya momen Idulfitri sebagai titik awal untuk memperkuat kembali komitmen dalam membangun NTB. Ia mengajak seluruh jajaran ASN untuk tidak hanya merayakan kemenangan spiritual pasca Ramadan, tetapi juga menginternalisasi nilai-nilai kebaikan, kedisiplinan, dan empati yang telah dipelajari selama bulan puasa ke dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
“Kita berharap setelah menjalani Ramadan, kita menjadi pribadi yang lebih baik dan siap bergerak bersama membangun NTB yang kita cintai,” ujar Gubernur Iqbal. Beliau menambahkan bahwa semangat kebersamaan dan saling memaafkan yang tercipta dalam momen halal bihalal ini harus terus dijaga dan diaplikasikan dalam setiap aspek pekerjaan.
Mantan Duta Besar Indonesia untuk Turki ini juga menegaskan bahwa Idulfitri bukan hanya sekadar perayaan akhir dari ibadah puasa, melainkan sebuah kesempatan emas untuk merefleksikan diri dan meningkatkan dedikasi. Nilai-nilai luhur yang diajarkan selama Ramadan, seperti kesabaran, kejujuran, dan kepedulian sosial, harus menjadi landasan dalam setiap kebijakan dan tindakan yang diambil demi kemajuan daerah.
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Iqbal yang didampingi oleh Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri, secara tulus menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh ASN. Permohonan maaf ini merupakan bagian tak terpisahkan dari tradisi halal bihalal yang bertujuan untuk membersihkan hati dan memulai lembaran baru dengan niat yang suci.
“Atas nama pribadi bersama Ibu Wakil Gubernur dan seluruh pimpinan, kami menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin, semoga Allah Swt menerima semua amal ibadah kita,” ungkap politisi Partai Gerindra tersebut, seraya berharap agar seluruh ASN dapat menyambut hari kerja kembali dengan hati yang lapang dan semangat yang baru.
Membangun Budaya Kerja Positif Melalui Silaturahmi
Kegiatan halal bihalal ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan sebuah strategi konkret untuk membangun budaya kerja yang positif di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB. Dengan adanya kesempatan untuk saling berinteraksi secara informal, diharapkan dapat mengurangi gesekan antar individu dan meningkatkan rasa kekeluargaan.
- Memperkuat Ikatan Emosional: Momen saling bermaafan dan bersalam-salaman membantu mencairkan suasana dan menghilangkan kesalahpahaman yang mungkin timbul selama tahun berjalan.
- Meningkatkan Semangat Kerja: Dengan hati yang bersih dan suasana yang harmonis, para ASN diharapkan dapat kembali bekerja dengan lebih bersemangat dan fokus.
- Membangun Tim yang Solid: Silaturahmi yang terjalin erat akan berkontribusi pada pembentukan tim kerja yang solid dan kohesif, yang mampu menghadapi tantangan pembangunan daerah secara bersama-sama.
- Menerapkan Nilai-Nilai Religius dalam Profesionalisme: Gubernur Iqbal secara tegas mengajak seluruh ASN untuk mengintegrasikan nilai-nilai spiritual yang dipelajari selama Ramadan ke dalam etos kerja profesional mereka. Hal ini mencakup, namun tidak terbatas pada:
- Disiplin: Menjaga kedisiplinan waktu dan pelaksanaan tugas seperti saat menjalankan ibadah puasa.
- Kejujuran: Bertindak jujur dan transparan dalam setiap urusan kedinasan.
- Kesabaran: Menghadapi segala tantangan dan hambatan dengan kesabaran dan ketekunan.
- Kepedulian Sosial: Memiliki kepedulian terhadap sesama, baik rekan kerja maupun masyarakat yang dilayani.
Upacara dan halal bihalal perdana pasca Idulfitri ini menjadi penanda dimulainya kembali aktivitas pemerintahan dengan semangat yang baru dan komitmen yang lebih kuat. Gubernur NTB berharap, melalui sinergi dan kolaborasi yang terjalin, visi pembangunan NTB dapat terwujud demi kesejahteraan seluruh masyarakat.




















