PEKANBARU, – Pesawat tempur Hawk 109/209 milik Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Udara (AU) di Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Riau, dipindahkan ke Lanud Supadio Pontianak.
Pemindahan jet tempur tersebut dilaksanakan melalui tradisi pelepasan di Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru pada Rabu (7/12/2025).
Rangkaian upacara berlangsung khidmat, diawali laporan Perwira Upacara, penghormatan pasukan, penandatanganan, hingga penyerahan dokumen pesawat sebagai simbol resmi alih satuan.
Keluarga besar Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru merasa haru berpisah dengan pesawat yang telah lama menjadi bagian dari pengabdian satuan.
Pernyataan Pangkoopsau
Upacara pelepasan dipimpin Panglima Komando Operasi Angkatan Udara (Pangkoopsau), Marsda TNI Djoko Hadipurwanto.
Pangkoopsau mengatakan, pesawat Hawk 109/209 yang selama ini berada di Skadron Udara 12 Wing Udara 3.1 Group Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, kini secara resmi dipindahkan ke Skadron Udara 1 Wing Udara 3.1 Group Tempur di Lanud Supadio, Pontianak.
Tradisi pelepasan pesawat merupakan bentuk penghormatan TNI Angkatan Udara terhadap alutsista yang telah mengabdi sekaligus simbol estafet pengabdian antar satuan.
“Pesawat Hawk 109/209 telah menjadi bagian penting perjalanan tugas Skadron Udara 12, baik dalam menjaga kesiapsiagaan pertahanan udara maupun pembinaan kemampuan tempur penerbang. Jejak pengabdiannya di Bumi Lancang Kuning akan selalu menjadi catatan sejarah satuan,” kata Djoko dalam keterangan tertulis yang diterima dari Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Rabu.
Ia menyampaikan, di balik setiap jam terbang pesawat tersebut, tersimpan dedikasi, loyalitas, serta profesionalisme para penerbang, teknisi, dan seluruh personel pendukung yang senantiasa menjaga keselamatan terbang dan kerja.
Pemindahan Hawk 109/209 ke Skadron Udara 1 Lanud Supadio Pontianak diharapkan semakin memperkuat kesiapan operasional satuan penerima dalam mengawal wilayah udara nasional, khususnya di kawasan Bumi Khatulistiwa, serta dengan upaya Koopsau dalam mengelola kekuatan udara secara adaptif, efektif, dan berkelanjutan.
Pengganti Pesawat Hawk
Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Abdul Haris, yang mengikuti tradisi pelepasan pesawat, mengatakan pelepasan Hawk 109/209 menjadi momen penuh makna bagi keluarga besar Lanud Roesmin Nurjadin.
“Ada rasa haru dan bangga saat melepas pesawat yang telah mengukir sejarah pengabdian panjang di Bumi Lancang Kuning,” ucap Haris.
Ia menyebut, nantinya Skadron Udara 12 Lanud Roesmin Nurjadin akan diperkuat dengan kehadiran pesawat Rafale.
Jet tempur baru ini direncanakan tiba pada akhir Januari 2026, sebagai bagian dari modernisasi alutsista untuk semakin meningkatkan daya tangkal dan kesiapsiagaan TNI AU.



















