Pertandingan uji coba antara Brasil dan Kroasia yang digelar di Camping World Stadium, Florida, pada 1 April 2026, menjadi momen penting dalam persiapan tim-tim besar menjelang kompetisi internasional berikutnya. Meski hanya laga persahabatan, pertandingan ini menunjukkan permainan yang menarik dan memperlihatkan kekuatan masing-masing tim.
Babak Pertama: Brasil Mendominasi dengan Kualitas Penyerangan

Pertandingan dimulai dengan tempo yang cukup terbuka. Brasil langsung mencoba menekan, sementara Kroasia mengandalkan pergerakan Ivan Perisic di sisi kiri. Pada menit ke-20, Brasil mendapat peluang emas ketika kesalahan umpan Luka Modric dimanfaatkan Vinicius Junior yang memberi bola kepada Danilo, tetapi tembakan jarak dekatnya masih ditepis Dominik Livakovic.
Kiper Kroasia kembali menunjukkan kualitasnya pada menit ke-36. Livakovic menggagalkan peluang Joao Pedro dari jarak dekat setelah penyerang tersebut lolos dari kawalan dua bek. Brasil terus menekan menjelang akhir babak pertama. Matheus Cunha hampir membuka skor lewat tembakan melengkung, tetapi Livakovic kembali melakukan penyelamatan penting.
Kroasia sempat mengancam melalui bola mati menjelang turun minum. Sundulan Luka Vuskovic dari situasi tendangan bebas Modric memaksa Bento melakukan penyelamatan gemilang. Gol yang ditunggu Brasil akhirnya datang pada menit 45+2. Vinicius Junior melewati beberapa pemain sebelum memberi umpan kepada Danilo yang menuntaskan peluang dengan tembakan ke sudut kiri atas gawang. Gol tersebut menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0 bagi Brasil.
Babak Kedua: Kroasia Berani Menyerang, Brasil Memperkuat Kemenangan

Babak kedua dimulai dengan dominasi Brasil. Namun Kroasia mulai berani menyerang dan beberapa kali mencoba menekan pertahanan Selecao. Peluang pertama Kroasia di babak kedua datang pada menit ke-51. Petar Sucic melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, tetapi bola melambung jauh di atas gawang.
Pergantian pemain yang dilakukan Zlatko Dalic membuat permainan Kroasia lebih hidup. Mereka mulai menekan dan menciptakan beberapa peluang melalui umpan silang ke dalam kotak penalti. Kroasia akhirnya menyamakan skor pada menit ke-84. Toni Fruk yang baru masuk mengirim umpan akurat dari sisi kanan yang diselesaikan Lovro Majer menjadi gol.
Brasil merespons dengan cepat dua menit kemudian. Endrick dijatuhkan Josip Sutalo di dalam kotak penalti sehingga wasit menunjuk titik putih. Igor Thiago yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna pada menit ke-88. Striker Brentford itu mengarahkan bola ke sudut kiri bawah gawang untuk membawa Brasil kembali unggul 2-1.
Brasil memastikan kemenangan pada menit 90+2. Endrick melakukan penetrasi melewati beberapa pemain sebelum memberi umpan kepada Gabriel Martinelli yang menuntaskan peluang dengan tembakan keras ke sudut kanan bawah. Gol tersebut menjadi penutup pertandingan sekaligus memastikan kemenangan 3-1 bagi Brasil atas Kroasia.
Analisis Performa Tim

Brasil tampil sangat dominan dalam laga ini. Teknik individual yang baik, kualitas penyerangan, serta kerja sama tim yang solid menjadi faktor utama kemenangan mereka. Vinicius Junior dan Danilo Oliveira menjadi pilar utama dalam serangan Brasil, sedangkan Bento tampil solid sebagai kiper.
Di sisi lain, Kroasia menunjukkan semangat tinggi meskipun kalah. Livakovic tampil luar biasa dengan beberapa penyelamatan penting, dan Kroasia berhasil mencetak gol melalui Lovro Majer. Meski kalah, performa mereka menunjukkan bahwa mereka bisa menjadi lawan tangguh dalam kompetisi resmi.
Susunan Pemain
Brasil: Bento; Roger Ibanez, Marquinhos, Leo Pereira, Douglas Santos; Danilo Oliveira, Casemiro, Matheus Cunha; Luiz Henrique, Joao Pedro, Vinicius Junior.
Kroasia: Dominik Livakovic; Ivan Perisic, Duje Caleta-Car, Luka Vuskovic, Josip Sutalo, Josip Stanisic; Martin Baturina, Peter Sucic, Luka Modric, Andrej Kramaric; Ante Budimir.
Kesimpulan
Laga Brasil vs Kroasia adalah contoh bagaimana persahabatan dapat menjadi ajang pembuktian bagi para pemain. Meski hasil akhir menunjukkan kemenangan Brasil, pertandingan ini memberikan gambaran tentang potensi dan kelemahan masing-masing tim. Bagi Brasil, ini adalah langkah awal yang positif menuju kompetisi besar berikutnya. Sedangkan Kroasia harus belajar dari kekalahan ini untuk meningkatkan performa mereka.
Penulis: Rizal Adi Prasetyo




