Debut Ganda Pemain Timnas Indonesia di Hari yang Sama: Maarten Paes dan Hokky Caraka
Minggu, 22 Februari 2026, menjadi hari yang bersejarah bagi dua punggawa Tim Nasional Indonesia, Maarten Paes dan Hokky Caraka. Keduanya mencatatkan debut di klub masing-masing dan bahkan di posisi yang tak biasa. Momen langka ini menandai babak baru dalam karier mereka, baik di kancah internasional maupun domestik.
Maarten Paes: Debut di Bawah Tiang Gawang Ajax Amsterdam
Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, menjalani debutnya bersama klub barunya, Ajax Amsterdam, pada laga lanjutan Eredivisie musim 2025/2026. Pertandingan yang mempertemukan Ajax melawan NEC Nijmegen pada Minggu dini hari WIB menjadi panggung perdananya berseragam klub raksasa Belanda tersebut.
Paes diberikan kepercayaan untuk tampil sebagai starter, menggantikan kiper utama Vitezslav Jaros yang mengalami cedera. Kesempatan ini menjadi bukti kepercayaan tim pelatih terhadap kemampuannya, meskipun baru bergabung.
Namun, debutnya tak serta merta berujung manis dengan kemenangan atau catatan nirbobol. Pertandingan berakhir imbang, yang berarti Maarten Paes belum berhasil mencatatkan cleansheet di laga perdananya. Meski demikian, performanya patut diapresiasi. Ia tercatat melakukan total tujuh penyelamatan gemilang, empat di antaranya terjadi pada babak kedua, menunjukkan refleks dan ketangguhan di bawah tekanan.
Kondisi cedera yang dialami Vitezslav Jaros diprediksi akan membuat Maarten Paes terus diandalkan oleh Ajax hingga akhir musim 2025-2026. Hal ini memberikan kesempatan emas bagi Paes untuk membuktikan diri dan mengamankan posisinya sebagai kiper utama di masa depan. Pengalamannya di kancah internasional bersama Timnas Indonesia diharapkan dapat menjadi modal berharga dalam adaptasinya dengan kompetisi level tinggi di Eropa.
Hokky Caraka: Kiper Dadakan di Laga Super League Liga 1
Sementara itu, di kancah domestik, terjadi sebuah momen yang tak kalah unik dan mengejutkan. Dalam pertandingan Super League Liga 1 antara Persib Bandung melawan Persita Tangerang, penyerang Timnas Indonesia, Hokky Caraka, terpaksa harus menanggalkan posisi alaminya sebagai striker dan bertransformasi menjadi seorang penjaga gawang dadakan.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, pada Minggu (22/2/2026) pukul 20.30 WIB, merupakan bagian dari pekan ke-22 liga. Persib Bandung berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas tim tamu. Namun, sorotan utama laga ini justru tertuju pada insiden di menit-menit akhir.
Drama terjadi ketika waktu pertandingan menunjukkan menit ke-103:20. Berawal dari kesalahan yang dilakukan oleh kiper Persita Tangerang, Igor Rodrigues, yang memutuskan untuk ikut membantu serangan hingga keluar dari kotak penalti. Di saat yang bersamaan, tim Persib Bandung melancarkan serangan balik cepat yang dipimpin oleh Eliano Reijnders. Bola kemudian diumpankan kepada Beckham Putra yang berlari kencang.
Dalam upaya menghentikan laju Beckham Putra, Igor Rodrigues melakukan tekel keras dari belakang. Aksi tersebut langsung menarik perhatian wasit yang tak ragu memberikan kartu merah kepada sang kiper. Situasi ini menjadi dilematis bagi Persita Tangerang.
Masalahnya, Persita Tangerang telah menghabiskan jatah pergantian pemainnya, yaitu sebanyak tujuh kali pergantian. Ini berarti mereka tidak lagi memiliki kesempatan untuk memasukkan pemain pengganti, termasuk seorang kiper cadangan. Dalam kondisi tersebut, pelatih harus mencari solusi darurat.
Pilihan pun jatuh kepada Hokky Caraka, yang notabene adalah seorang penyerang. Tanpa pikir panjang, Hokky segera mengenakan jersey kiper berwarna pink dan sarung tangan, siap mengemban tugas baru yang tak terduga. Momen ini menjadi debut unik bagi Hokky Caraka, di mana ia harus beradaptasi dengan cepat pada posisi yang sangat berbeda dari biasanya. Keberanian dan kesiapannya untuk mengisi kekosongan di bawah mistar gawang menunjukkan profesionalisme dan semangat juang yang tinggi, meskipun dalam situasi yang sangat tidak ideal.



















