• Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home politik

Ibu Korban Peluru Nyasar di Gresik Mengadu ke DPRD Tuntut Keadilan

Hidayat by Hidayat
11 April 2026 - 15:54
in politik
0

Kehilangan Keadilan, Keluarga Korban Peluru Nyasar Berjuang untuk Kepastian

Dewi Muniarti, ibu dari Darel Fausta Hamdani (14), yang menjadi korban peluru nyasar di lingkungan sekolah di Gresik, terus berjuang untuk mendapatkan keadilan. Kejadian ini terjadi saat anaknya sedang berada di musala mengikuti kegiatan sosialisasi sekolah lanjutan. Saat itu, Darel sedang membaca brosur ketika tiba-tiba terkena peluru di tangan kirinya.

Korban mengalami luka serius hingga menyebabkan cacat pada bagian tangannya. Setelah kejadian, korban sempat dibawa ke UKS dan hanya diberikan pertolongan awal karena pihak sekolah tidak menyangka luka tersebut akibat peluru tajam. Sementara itu, korban lain, Renhard Octo, yang mengalami luka di punggung justru lebih dulu dibawa ke puskesmas karena kondisinya terlihat lebih parah.

“Padahal anak saya itu duluan yang kena,” kata Dewi. Baru setelah kembali ke musala, luka pada tangan Darel mulai mengeluarkan darah hingga akhirnya keduanya dirujuk ke rumah sakit. Dari hasil pemeriksaan medis, diketahui bahwa terdapat peluru tajam yang bersarang di tubuh korban.

Tuduhan Intimidasi Saat Proses Penanganan

Dewi juga menyoroti proses penanganan pasca-kejadian yang dinilainya tidak berjalan dengan baik, termasuk dugaan intimidasi dari pihak tertentu. Ia mengaku ada pihak yang datang ke kamar perawatan anaknya pada dini hari setelah operasi untuk meminta peluru yang bersarang di tubuh korban.

“Kalau memang enggak ada intimidasi dengan dia datang ke kamar perawatan anak saya pasca anak saya keluar dari kamar operasi… itu datang ke kamar itu jam 12.00 malam minta dan memaksa peluru dikasihkan mereka,” tegasnya. Selain itu, ia juga menilai cara penyampaian jawaban somasi yang dilakukan pada dini hari sebagai bentuk tekanan.

Baca Juga  Krisis Timur Tengah Masih Panas, Delegasi Iran dan AS Lanjutkan Negosiasi

“Kalau disampaikan ini enggak ada intimidasi lalu dengan datang menyampaikan jawaban somasi dini hari itu apa kalau bukan intimidasi, cara-cara teror,” lanjut Dewi.

Upaya Hukum dan Somasi

Dewi menjelaskan telah menempuh jalur komunikasi melalui mediasi hingga somasi, namun tidak menemukan titik temu dengan pihak terkait. Ia menyebut bahwa dalam pertemuan awal, pihak yang bersangkutan mengaku tidak memiliki dana.

“Pada pertemuan kedua mereka menyampaikan kalau kesatuan tidak punya uang,” katanya. Karena tidak ada perkembangan, Dewi akhirnya melaporkan kasus tersebut dan membuat surat terbuka agar publik mengetahui kejadian yang dialaminya.

“Nah, setelah itu tidak ada titik temu, maka per tanggal 5 saya laporkanlah itu,” ujarnya.

Tuntutan untuk Pemulihan Anak

Dalam upaya penyelesaian, Dewi mengajukan enam poin tuntutan, di antaranya permohonan maaf, penggantian biaya yang telah dikeluarkan, biaya operasi lanjutan, jaminan jika terjadi dampak di kemudian hari, kemudahan jika korban ingin menjadi anggota TNI, serta pemberian tali asih. Namun, menurutnya, tidak satu pun poin tersebut diakomodasi dalam draf yang diberikan pihak terkait.

“Dari enam klausul ini tidak ada satu pun yang dipakai,” ungkapnya. Ia juga menegaskan bahwa kondisi anaknya tidak hanya terdampak secara fisik, tetapi juga psikis.

“Anak saya ini bukan hanya fisik yang sakit, psikisnya juga kena,” katanya.

DPRD Dorong Mediasi dan Jaminan Pemulihan

Menanggapi aduan tersebut, pihak DPRD Gresik menilai tuntutan Dewi wajar, terutama terkait pemulihan kesehatan dan pendampingan jangka panjang bagi korban. “Kita cari jalan tengah dari peristiwa, agar anak ini bisa mendapatkan keadilan dari peristiwa ini,” jelasnya Ketua DPRD Gresik, M Syahrul Munir.

Tuntutan itu disampaikan kepada pihak kesatuan terkait. “Yang pertama soal perawatan kesehatan sampai sembuh dan yang kedua adalah tali asih,” ujar Ketua DPRD Gresik, M Syahrul Munir. DPRD juga akan mengirim surat kepada pihak terkait untuk memastikan keselamatan di sekitar lapangan tembak serta mendorong mediasi yang konkret.

Baca Juga  Politisi PDIP dorong platform digital bisa cegah paparan radikalisme anak

“Kami tidak menginginkan anak-anak didik kami menjadi korban selanjutnya,” tegasnya.

Tanggapan Korps Marinir

Sementara itu, pihak Korps Marinir menyampaikan empati terhadap korban dan menegaskan bahwa penyelidikan masih berlangsung. “Walaupun sampai saat ini belum bisa dipastikan bahwa peluru tersebut berasal dari Kor Marinir, masih perlu penyelidikan lebih lanjut,” ujar Mayor Ahmad Fauzi, Kasi Hukum Menbanpur 2 Mar. Mereka juga membantah adanya tindakan intimidasi terhadap keluarga korban.

“Kami tegaskan tidak pernah ada tindakan intimidatif terhadap keluarga korban,” katanya.

Dampak Fisik dan Psikis Korban

Hingga saat ini, kondisi Darel belum sepenuhnya pulih. Ia masih merasakan nyeri pada tangan dan mengalami trauma psikologis. Korban juga disebut menjadi lebih pendiam dan merasa takut berada di lokasi kejadian.

Dewi berharap adanya kejelasan tanggung jawab serta jaminan pemulihan bagi anaknya hingga benar-benar sembuh. “Semoga keadilan yang seadil-adilnya akan didapatkan,” harapnya.

Tags: gresikkeadilankorbanmengadunyasarpelurupolitiktuntut
  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

politik

Lagu “MBG Mas Bahlil Ganteng” Viral, Pengamat Politik Angkat Bicara

3 Juni 2026 - 12:14
Momen Prabowo Bertemu Megawati di Hari Lahir Pancasila: Analisis dan Potensi Dampaknya
Nasional

Momen Prabowo Bertemu Megawati di Hari Lahir Pancasila: Analisis dan Potensi Dampaknya

3 Juni 2026 - 09:18
Pemerintah Bahas Investasi Rp2.430 Triliun: Sektor Mana yang Panen Keuntungan Terbesar?
Nasional

Pemerintah Bahas Investasi Rp2.430 Triliun: Sektor Mana yang Panen Keuntungan Terbesar?

3 Juni 2026 - 07:20
Prabowo Angkat Bicara Soal Kritik Kunjungan Luar Negeri: Ini Penjelasannya
berita

Prabowo Angkat Bicara Soal Kritik Kunjungan Luar Negeri: Ini Penjelasannya

3 Juni 2026 - 05:23
Sistem Pemilu Digital: Pakar Ingatkan Potensi Risiko Jika Kembali Diusung
berita

Sistem Pemilu Digital: Pakar Ingatkan Potensi Risiko Jika Kembali Diusung

3 Juni 2026 - 02:56
Internasional

Trump Mendesak Kesepakatan Baru dengan Iran, Bagaimana Reaksi Dunia?

3 Juni 2026 - 01:28
Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cak Nur dan Hardi Selamat Hood mendatangi kantor KPU Kota Batam untuk mendaftarkan diri maju di Pilkada tahun 2024. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

29 Agustus 2024 - 18:04
Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

6 Desember 2025 - 03:04
Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

10 Maret 2026 - 21:44
Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

28 Maret 2026 - 10:07
Sidang pembacaan tuntutan terdakwa mantan Kasat Resnarkoba Polresta Barelang, Kompol Satria Nanda di PN Batam. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Jaksa Tuntut Kompol Satria Nanda Dengan Pidana Mati 

26 Mei 2025 - 16:54
Ketegangan AS-Iran: Ancaman Nyata Bagi Kenaikan Harga Minyak Dunia

Ketegangan AS-Iran: Ancaman Nyata Bagi Kenaikan Harga Minyak Dunia

3 Juni 2026 - 14:41
Mantan Caleg Video Asusila Lansia 64 Tahun Terbongkar Setelah Dua Tahun

Mantan Caleg Video Asusila Lansia 64 Tahun Terbongkar Setelah Dua Tahun

3 Juni 2026 - 14:33
Konflik Timur Tengah Mengancam Rute Perdagangan Dunia: Dampak dan Solusi

Konflik Timur Tengah Mengancam Rute Perdagangan Dunia: Dampak dan Solusi

3 Juni 2026 - 14:12
Ledakan Pabrik Senjata Korea Selatan Tewaskan Lima Orang: Investigasi Mendalam

Ledakan Pabrik Senjata Korea Selatan Tewaskan Lima Orang: Investigasi Mendalam

3 Juni 2026 - 13:42
Kris Dayanti Akhirnya Buka Suara Soal Pernikahan Azriel Hermansyah

Kris Dayanti Akhirnya Buka Suara Soal Pernikahan Azriel Hermansyah

3 Juni 2026 - 13:13

Pilihan Redaksi

Ketegangan AS-Iran: Ancaman Nyata Bagi Kenaikan Harga Minyak Dunia

Ketegangan AS-Iran: Ancaman Nyata Bagi Kenaikan Harga Minyak Dunia

3 Juni 2026 - 14:41
Mantan Caleg Video Asusila Lansia 64 Tahun Terbongkar Setelah Dua Tahun

Mantan Caleg Video Asusila Lansia 64 Tahun Terbongkar Setelah Dua Tahun

3 Juni 2026 - 14:33
Konflik Timur Tengah Mengancam Rute Perdagangan Dunia: Dampak dan Solusi

Konflik Timur Tengah Mengancam Rute Perdagangan Dunia: Dampak dan Solusi

3 Juni 2026 - 14:12
Ledakan Pabrik Senjata Korea Selatan Tewaskan Lima Orang: Investigasi Mendalam

Ledakan Pabrik Senjata Korea Selatan Tewaskan Lima Orang: Investigasi Mendalam

3 Juni 2026 - 13:42
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.