Ignasius Jonan Masuk Wantimpres Prabowo, Ini Rekam Jejak Karier dan Pendidikan

Diposting pada

Presiden Prabowo Subianto melantik Ignasius Jonan sebagai salah satu dari 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden atau Wantimpres di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Jumat, 2 Oktober 2026. Penunjukan ini menambah daftar tokoh dengan latar belakang pemerintahan dan bisnis yang kini menjadi bagian dari lingkar penasihat presiden.

Nama Jonan bukan baru di pemerintahan. Di bawah Presiden ke-7 RI Joko Widodo, ia pernah dipercaya memimpin dua kementerian berbeda, yakni Kementerian Perhubungan dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Pada periode 2014-2016, Jonan menjabat sebagai Menteri Perhubungan, lalu beralih ke kursi Menteri ESDM pada 2016-2019.

Sebelum kembali ke jabatan publik, Jonan lebih dulu menempuh perjalanan akademik yang cukup panjang. Ia meraih gelar Doktorandus di bidang Akuntansi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga pada 1986. Dua dekade kemudian, ia melanjutkan studi ke Fletcher School of Law and Diplomacy, bidang International Relations and Affairs, dan memperoleh gelar Master of Arts pada 2004.

Di luar pendidikan formal, Jonan juga mengantongi sejumlah sertifikasi profesional. Di antaranya Certified Public Accountant pada 2013, Chartered Accountant pada 2015, ASEAN Chartered Professional Accountant pada 2023, serta Certified Practising Accountant dari CPA Australia pada 2025. Ia juga pernah mengikuti beberapa program eksekutif, termasuk Senior Executive Program di Columbia Business School pada 1999, Senior Managers in Government Program di Harvard Kennedy School of Government pada 2000, dan Oxford Leading Sustainable Corporations Programme di Said Business School, University of Oxford, pada 2021.

Karier Jonan banyak dibentuk oleh pengalaman di sektor korporasi dan BUMN. Ia pernah menjadi Direktur Citigroup Private Equity pada 1999-2001, Chief Executive Officer PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia pada 2001-2006, serta Managing Director Citigroup Investment Banking pada 2006-2008. Setelah itu, ia memimpin PT Kereta Api Indonesia sebagai Chief Executive Officer pada 2009-2014.

Hingga kini, Jonan masih aktif di dunia usaha dan tercatat menjabat di beberapa perusahaan. Ia menjadi Komisaris Independen PT Unilever Indonesia Tbk, Komisaris Independen PT United Tractors Tbk, Presiden Komisaris sekaligus Komisaris Independen PT Anabatic Technologies Tbk, serta Presiden Komisaris PT Marsh McLennan Indonesia. Dengan pengalaman lintas sektor itu, Jonan kini masuk dalam jajaran Wantimpres yang akan memberi pertimbangan kepada Presiden Prabowo dalam menjalankan pemerintahan.

Sumber: www.idntimes.com

Tinggalkan Balasan