Indonesia Masih Berpeluang Tambah Emas Asian Games 2026 Lewat Empat Final Penentu

Diposting pada

Kontingen Indonesia masih punya kesempatan memperbaiki posisi di klasemen medali Asian Games 2026 saat ajang di Aichi-Nagoya memasuki dua hari terakhir. Hingga Jumat (2/10/2026), Indonesia berada di peringkat ke-14 dengan koleksi 5 emas, 8 perak, dan 22 perunggu, total 35 medali. Tambahan medali masih mungkin datang pada Sabtu (3/10/2026), ketika empat wakil Merah Putih tampil di partai final mulai pukul 08.30 WIB.

Peluang itu muncul setelah tim sepak takraw putri menambah satu perunggu dari nomor quadrant. Meski target emas sudah terlampaui, perjuangan atlet Indonesia belum berhenti karena masih ada sejumlah nomor yang bisa mengubah peta klasemen sebelum penutupan Asian Games 2026 pada Minggu (4/10/2026) di Nagoya City Mizuho Park Athletic Stadium, Jepang. Indonesia sendiri masih tertinggal empat emas dari Malaysia yang berada di posisi ke-10.

Harapan pertama datang dari sepak takraw putra. Muhammad Hardiansyah Muliang dan rekan-rekannya akan menantang Jepang di final kuadran putra di Nagoya City Mizuho Park Gymnasium. Indonesia memang sempat mengalahkan tuan rumah pada fase grup, tetapi Hardiansyah menegaskan timnya tidak boleh lengah karena lawan disebut sudah menyiapkan pola berbeda. Ia menyebut tim akan meninjau ulang video pertandingan untuk membaca perubahan strategi Jepang.

Kesempatan berikutnya terbuka di voli pantai putra. Bintang Akbar dan Sofyan Rachman Efendi akan menghadapi pasangan Qatar, Cherif Samba dan Ahmed Janko, di Hekinan Ryokuchi Beach Court. Lawan yang dihadapi bukan duet biasa karena keduanya pernah meraih emas Asian Games, masing-masing pada edisi Jakarta-Palembang 2018 dan Hangzhou 2022, serta punya pengalaman tampil di Olimpiade. Pelatih Andi Ardiansyah tetap meminta anak asuhnya menjaga semangat dan tidak gentar menghadapi lawan yang lebih berpengalaman.

Di cabang padel, Indonesia juga masih punya dua peluang medali. Fadona Kusumawati dan Fitriani Sabatini akan bertarung melawan pasangan Jepang, Kae Tokumoto dan Saki Tsukamoto, di Nagoya City Higashi Sports Center. Fadona mengaku pencapaian ini terasa campur aduk karena mereka datang dari latar belakang tenis sebelum beralih ke padel. Ia menegaskan bahwa cabang yang kerap dianggap sekadar tren itu bisa membuktikan diri lewat hasil nyata, termasuk dengan membawa pulang medali.

Selain Fadona/Fitriani, Indonesia juga menunggu hasil dari Novela Putria dan Beatrice Gumulya yang akan berhadapan dengan Danna Abad dan Joshea Malazarte dari Filipina. Jika menang, pasangan ini berpeluang menambah perunggu untuk Merah Putih. Sementara itu, nomor terakhir yang bisa membuka sejarah baru datang dari panjat tebing. Putra Tri Ramadani dan Raviandi Ramadhan melaju ke final lead putra, disiplin yang belum pernah dimenangi Indonesia pada multi-event besar. Putra sebelumnya sudah membuktikan kapasitasnya lewat gelar juara di lead pada sirkuit World Climbing Series pada Juni lalu.

Berikut jadwal wakil Indonesia pada perebutan medali emas Asian Games 2026, Sabtu (3/10/2026): 08.30 WIB final sepak takraw kuadran putra, Indonesia vs Jepang; 11.00 WIB voli pantai putra, Bintang Akbar/Sofyan Rachman Efendi vs Cherif Samba/Ahmed Janko; 14.00 WIB padel ganda putri, Fadona Kusumawati/Fitriani Sabatini vs Kae Tokumoto/Saki Tsukamoto; 17.00 WIB panjat tebing lead putra, Putra Tri Ramadani dan Raviandi Ramadhan.

Sumber: www.bolasport.com

Tinggalkan Balasan