Apple mulai membuka jalan bagi konsumen Indonesia yang ingin menjajal iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max. Dua ponsel flagship terbaru ini sudah masuk daftar pre-order di jaringan ritel resmi sejak 7 Oktober 2026, dengan harga awal masing-masing Rp27,499 juta dan Rp29,499 juta. Unit untuk pelanggan dijadwalkan tersedia mulai 16 Oktober 2026.
Kehadiran kedua model tersebut menandai lanjutan pembaruan Apple di segmen premium. Selain mengusung peningkatan pada kamera dan kemampuan pemrosesan, perangkat ini juga dibekali sistem operasi terbaru serta dukungan konektivitas yang diperbarui. Di Indonesia, penjualan dilakukan melalui Digimap dan Digiplus, termasuk lewat kanal daring resmi yang mereka operasikan.
Selisih harga antara keduanya berada di kisaran Rp2 juta. iPhone 18 Pro menjadi varian yang paling rendah di seri ini untuk pasar Indonesia, sementara iPhone 18 Pro Max diposisikan sebagai opsi yang lebih mahal. Meski begitu, keduanya sama-sama menyasar pengguna yang mencari perangkat kelas atas dengan fitur lengkap.
Pembaruan paling menonjol ada pada sektor kamera. Apple menyematkan kamera utama 48MP Fusion dengan aperture variabel, yang memberi fleksibilitas lebih saat memotret di kondisi pencahayaan berbeda. Perangkat ini juga membawa kontrol Pro, sehingga pengguna bisa mengatur sejumlah parameter kamera sesuai kebutuhan pemotretan.
Dari sisi tenaga, kedua model mengandalkan chip A20 Pro. Chip generasi baru ini diklaim membawa peningkatan performa sekaligus efisiensi daya. Kombinasi tersebut turut dikaitkan dengan daya tahan baterai yang lebih baik, sehingga pengalaman penggunaan harian diharapkan lebih stabil untuk aktivitas berat maupun ringan.
Untuk perangkat lunak, iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max menjalankan iOS 27 yang membawa pembaruan pada berbagai aplikasi dan fitur sistem. Apple juga menyiapkan empat pilihan warna, yakni Hitam, Silver, Glacier, dan Burgundy. Burgundy menjadi warna baru yang ikut ditawarkan pada generasi ini.
Di sisi konektivitas, kedua ponsel sudah menggunakan eSIM tanpa kartu SIM fisik. Namun, pengguna tetap perlu memastikan operator seluler yang dipakai mendukung layanan tersebut. Selama masa pre-order, peritel juga menyiapkan sejumlah program tambahan seperti cicilan 0 persen hingga tiga bulan dengan kartu kredit tertentu, perlindungan perangkat sampai 36 bulan, serta benefit aksesori dan voucher. Seluruh promo itu mengikuti syarat dan ketentuan yang berlaku dan tidak termasuk dalam harga dasar perangkat.
Sumber: jawapos.com




