Islam Makhachev Bocorkan Rencana Pertarungan Berikutnya: Agustus 2026 dan Potensi Lawan Ian Garry
Setelah menaklukkan Jack Della Maddalena di UFC 324 pada November 2025 dan menyandang sabuk juara kelas welter UFC, Islam Makhachev belum terlihat lagi di oktagon. CEO UFC, Dana White, sebelumnya mengisyaratkan bahwa sang petarung asal Dagestan ini tengah dalam masa pemulihan cedera. Namun, kini, Makhachev sendiri mulai membuka suara mengenai rencana pertarungan terbarunya, memberikan petunjuk yang dinanti-nantikan oleh para penggemar.
Bocoran ini disampaikan langsung oleh Makhachev saat ia menghadiri final Liga Champions antara Arsenal dan Paris Saint-Germain. Dalam wawancaranya, Makhachev mengindikasikan kemungkinan untuk kembali bertarung pada bulan Agustus 2026. Ia juga menegaskan bahwa dirinya telah memulai persiapan fisik dan latihan intensif untuk menghadapi pertarungan mendatang.
“Setelah ini saya akan langsung pergi ke kamp pelatihan dan saya tidak tahu, mungkin Agustus, saya akan siap,” ungkap Makhachev, menyiratkan kesiapannya untuk kembali ke arena pertarungan.
Ian Machado Garry: Kandidat Terkuat Penantang Sabuk Juara
Dalam pernyataannya, Makhachev secara spesifik menyebutkan Ian Machado Garry sebagai kandidat terkuat yang berpotensi menjadi penantang pertamanya dalam perebutan sabuk kelas welter UFC. “Banyak penantang, tetapi nomor 1 adalah Ian Garry,” tegas Makhachev. Ia menambahkan, “Masih ada beberapa lagi yang ingin merebut sabuk juara, tetapi saya tidak akan memberikannya kepada siapa pun.”
Jika pertarungan melawan Garry benar-benar terwujud pada bulan Agustus, duel ini kemungkinan besar akan menjadi tajuk utama dalam kartu pertandingan UFC 330. Hal ini mengingat jadwal UFC 329 sudah dipastikan akan menampilkan comeback spektakuler dari Conor McGregor yang akan berhadapan dengan pemegang sabuk BMF, Max Holloway.
Potensi Lokasi dan Tekanan di Kandang Lawan
Berdasarkan informasi dari laman resmi UFC, UFC 320 dijadwalkan akan diselenggarakan di Xfinity Mobile Arena, Pennsylvania, Amerika Serikat, pada tanggal 15 Agustus 2026. Jika pertarungan antara Makhachev dan Garry benar-benar terjadi di ajang ini, maka Makhachev akan menghadapi tekanan tambahan karena bertarung di hadapan para pendukung Garry, yang merupakan petarung kebanggaan Amerika Serikat.
Ian Machado Garry sendiri dikenal sebagai petarung yang tangguh, dengan keahlian mumpuni dalam kickboxing dan judo. Ia baru-baru ini menunjukkan performa impresif dengan mengalahkan dua petarung papan atas di kelas welter, yaitu Carlos Prates dan Belal Muhammad.
Pernyataan Agresif dari Ian Garry
Menanggapi potensi pertarungan melawan Makhachev, Ian Garry tidak ragu untuk melontarkan pernyataan yang penuh percaya diri dan agresif. “Saya katakan sekarang, saya yang terbaik di dunia, dan dia (Islam) memiliki kewajiban untuk mempertahankan sabuk itu melawan petinju kelas welter terbaik di planet ini – dan dia sedang melihatnya. Orang itu adalah Ian Machado Garry,” ujar Garry.
Ia melanjutkan, “Dia (Islam) datang ke divisi saya, dan muncul di mana pun dia mau di dunia, dan saya akan ada di sana. Saya akan merebut takhta itu dari dia (Islam), dan saya akan mengakhiri rekor kemenangan beruntun dia (Islam). Dia (Islam) tamat.”
Bahkan, Garry juga mengungkapkan rencananya untuk berlatih bersama Ilia Topuria, yang merupakan temannya dari Georgia, dengan tujuan bersama untuk menghentikan dominasi para petarung asal Rusia di UFC. “Dengan teman saya di Georgia (Topuria), kita akan menghentikan orang Rusia dari kesuksesannya,” tegas Garry. “Kita akan menghentikan orang-orang Dagestan itu, kita akan memenggal kepalanya (Makhachev) sampai terpisah dengan bahu.”
Penantang Lain dan Pengumuman Resmi UFC
Meskipun Ian Machado Garry menjadi kandidat terkuat, tidak menutup kemungkinan adanya opsi penantang lain untuk Islam Makhachev. Beberapa nama yang berpotensi menjadi lawan berikutnya antara lain Carlos Prates, Michael Morales, dan Kamaru Usman.
Hingga saat ini, UFC masih belum memberikan pengumuman resmi mengenai jadwal pertarungan terbaru untuk Islam Makhachev. Kemungkinan besar, pengumuman duel selanjutnya baru akan dirilis setelah gelaran UFC White House pada 15 Juni 2026, yang diharapkan dapat memberikan kejelasan lebih lanjut mengenai masa depan sang juara kelas welter.



















