Jemaah Haji Pringsewu Diduga Serangan Jantung di Arab Saudi

Diposting pada

Jemaah Haji Asal Lampung Wafat di Tanah Suci, Diduga Akibat Serangan Jantung

Pringsewu, Lampung – Kabar duka datang dari tanah suci Makkah, Arab Saudi. Seorang jemaah haji asal Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung, bernama Muhammad Sukono Sarwan (65), dilaporkan meninggal dunia pada Senin dini hari, sekitar pukul 02.00 waktu setempat. Dugaan kuat menyebutkan bahwa almarhum wafat akibat serangan jantung.

Peristiwa duka ini terjadi sesaat setelah almarhum menyelesaikan salah satu rangkaian ibadah penting dalam pelaksanaan haji, yaitu tawaf ifadah. Sepulang dari melaksanakan tawaf, kondisi kesehatan almarhum dilaporkan tiba-tiba menurun drastis saat kembali ke hotel tempatnya menginap.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pringsewu, Muhammad Haikal Ahra, telah membenarkan informasi mengenai wafatnya jemaah yang tergabung dalam Kloter 21 JKG tersebut. Beliau menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas kepergian almarhum.

“Benar, kami telah menerima informasi bahwa Bapak H. Muhammad Sukono Sarwan telah berpulang ke Rahmatullah di Arab Saudi. Kami mendoakan semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kekuatan serta ketabahan dalam menghadapi cobaan ini,” ujar Haikal Ahra.

Kronologi Kejadian Hingga Perawatan Medis

Menurut laporan yang diterima dari petugas haji di lapangan, Muhammad Sukono Sarwan sempat mengalami gejala muntah dan kemudian pingsan. Kondisi yang memburuk ini membuat almarhum segera dilarikan ke As-Syifa Hospital untuk mendapatkan penanganan medis darurat.

Setibanya di rumah sakit, tim medis segera memberikan pertolongan dan perawatan intensif. Namun, upaya penyelamatan yang dilakukan oleh tim medis tampaknya belum berhasil mengembalikan nyawa almarhum.

“Dari informasi yang kami peroleh, almarhum diduga kuat mengalami serangan jantung. Para tenaga medis di sana telah berusaha semaksimal mungkin memberikan penanganan, namun takdir Allah SWT berkata lain,” jelas Haikal Ahra lebih lanjut.

Menariknya, pada pagi hari sebelum kejadian tragis tersebut, kondisi almarhum sempat menunjukkan perbaikan pasca mendapatkan perawatan awal. Bahkan, ada momen di mana almarhum sempat berfoto bersama dengan tim medis yang telah merawatnya, sebuah gambaran yang menunjukkan sempat adanya harapan kesembuhan.

Prosedur Pemakaman dan Identitas Jemaah

Sesuai dengan prosedur standar penyelenggaraan ibadah haji di Arab Saudi, jenazah almarhum Muhammad Sukono Sarwan akan disalatkan di Masjidil Haram. Prosesi salat jenazah ini dijadwalkan akan dilaksanakan setelah waktu Salat Zuhur tiba di Arab Saudi.

Setelah prosesi salat jenazah selesai, almarhum akan dimakamkan di Pemakaman Al-Sharae, yang berlokasi di Arab Saudi.

Muhammad Sukono Sarwan sendiri merupakan warga yang berasal dari Dusun Pujodadi Barat, RT 002/RW 003, Kabupaten Pringsewu. Beliau terdaftar dalam Kloter 21 JKG, yang merupakan kelompok terbang jamaah haji dari Embarkasi Jakarta.

Kepala Kantor Kemenag Pringsewu kembali menegaskan rasa belasungkawa atas kehilangan salah satu warganya yang tengah menunaikan ibadah haji.

“Kami sekali lagi turut berduka cita sedalam-dalamnya atas wafatnya almarhum. Semoga beliau meninggal dalam keadaan husnul khatimah, dan seluruh amal ibadahnya selama hidup diterima oleh Allah SWT,” tutup Haikal Ahra, menyampaikan doa dan harapan terakhir bagi almarhum jemaah haji asal Pringsewu tersebut.

Kepergian almarhum menjadi pengingat akan kerasnya perjuangan para jemaah haji dalam menunaikan rukun Islam kelima, serta kerentanan kondisi fisik di usia senja, bahkan di tengah pelaksanaan ibadah yang sakral.

Gambar Gravatar
Hendra merupakan jurnalis yang meliput berbagai topik, mulai dari berita nasional, ekonomi, hingga dinamika sosial di daerah. Dengan gaya penulisan yang lugas, ia berkomitmen menghadirkan informasi akurat dan terpercaya.

Tinggalkan Balasan