Jennifer Coppen Pilih LDM demi Karier Justin Hubner dan Masa Depan Kamari

Diposting pada

Jennifer Coppen memilih menjalani hubungan jarak jauh dengan Justin Hubner sambil tetap membesarkan putri mereka, Kamari. Pola hidup ini membuat Jennifer rutin bolak-balik antara Indonesia dan Eropa, mengikuti kebutuhan pekerjaan sekaligus mendukung karier sepak bola Justin yang masih berlanjut di luar negeri.

Di Indonesia, Jennifer tengah fokus bekerja dan membangun usaha. Ia mengaku mengambil sebanyak mungkin pekerjaan ketika berada di Tanah Air agar bisa menyiapkan masa depan Kamari sejak dini. Menurutnya, kerja keras saat ini bukan semata untuk kebutuhan hari ini, melainkan juga untuk memberi ruang yang lebih longgar di masa depan agar ia dapat lebih banyak mendampingi sang anak.

Jennifer menegaskan bahwa ia tidak ingin terus berada dalam ritme kerja yang padat hingga usia tua. Ia berharap ketika memasuki fase hidup yang lebih matang, ia bisa mengurangi kesibukan dan punya lebih banyak waktu bersama Kamari. Keinginan itu lahir dari pengalaman pribadinya saat kecil, ketika ia merasakan ditinggal sang ibu yang harus bekerja keras demi keluarga.

Pengalaman masa kecil tersebut membekas kuat. Jennifer mengaku paham bagaimana rasanya berada di rumah tanpa kehadiran ibu karena sang mama harus mencari nafkah. Hal itu membuatnya bertekad agar Kamari tidak mengalami kesedihan yang sama. Karena itulah, meski jadwalnya padat, Jennifer berusaha tetap hadir dalam keseharian putrinya dan menyesuaikan hidup dengan mobilitas tinggi antara dua benua.

Di sisi lain, Jennifer justru mendorong Justin untuk tetap fokus mengembangkan karier sepak bolanya di luar negeri. Saat Justin sempat mempertimbangkan untuk lebih sering berada di Indonesia bersama keluarga, Jennifer meminta agar keputusan itu tidak mengganggu jalur profesional sang suami. Ia memilih menjadi pihak yang lebih banyak berkorban dalam urusan perjalanan. Menurut Jennifer, langkah itu penting agar karier Justin tetap berjalan lancar.

Meski terdengar melelahkan, Jennifer menilai pola hidup tersebut cukup seimbang. Saat berada di Indonesia, ia sibuk bekerja; sementara saat di Eropa, ia bisa lebih santai dan menghabiskan waktu bersama Justin serta Kamari. Di Eropa, keluarga kecil itu juga menjalani hari-hari tanpa bantuan pengasuh, sehingga mereka bisa lebih dekat dan punya kesempatan lebih banyak untuk mengajarkan Kamari berbagai hal. Jennifer juga melihat Justin semakin aktif menjalankan peran sebagai ayah dan ikut berkontribusi pada perkembangan putri mereka.

Sumber: style.tribunnews.com

Tinggalkan Balasan