Operasi Senyap Polres OKU Timur di Desa Bantan Pelita
Pada hari Rabu (3/12/2025) sore, ketenangan Desa Bantan Pelita, Kecamatan BP Peliung, tiba-tiba terganggu saat tim Polres OKU Timur melakukan operasi senyap di dua lokasi yang diduga menjadi pusat peredaran narkoba. Operasi ini dipimpin langsung oleh Kapolres OKU Timur, AKBP Adik Listiyono SIK MH.
Operasi berlangsung cepat dan diam-diam tanpa banyak keributan. Petugas bergerak melalui gang-gang sempit menuju rumah target, sementara warga hanya bisa mengamati dari kejauhan dengan penuh rasa penasaran. Dalam penggerebekan tersebut, polisi berhasil menangkap dua tersangka berinisial D dan M, masing-masing berasal dari Dusun 1 dan Dusun 3.
Dari penangkapan itu, aparat juga mengamankan barang bukti yang diperkirakan mencapai 2,5 kilogram narkoba. Angka ini cukup menggegerkan karena wilayah pedesaan seperti Bantan Pelita biasanya tidak sering dilaporkan memiliki jumlah narkoba sebanyak ini.
Kapolres AKBP Adik Listiyono membenarkan adanya operasi dan penangkapan tersebut, meskipun belum memberikan keterangan lebih rinci. Ia hanya menyampaikan singkat, “Tunggu ya,” yang mengisyaratkan bahwa Polres OKU Timur sedang menyiapkan rilis resmi yang kemungkinan akan memuat informasi lebih lengkap mengenai jaringan yang dibongkar ini.
Kepala Desa Bantan Pelita, Heri Erwan, turut mengonfirmasi penggerebekan tersebut. Ia mengatakan bahwa penggerebekan dilakukan sekitar pukul 16.30 WIB di dua rumah berbeda, masing-masing di Dusun 1 dan Dusun 3. Heri mengaku baru saja pulang dari Mapolres OKU Timur usai membesuk kedua warganya yang ditangkap.
Meski mengenal para tersangka, Heri menegaskan dukungannya terhadap langkah tegas aparat. Ia menekankan bahwa kesalahan tetap harus dihukum, karena dampak narkoba sangat luas dan bisa berujung pada tindak pidana lainnya seperti pencurian.
Ia juga berharap penangkapan ini menjadi peringatan keras bagi warga lainnya agar tidak terlibat dalam peredaran barang haram tersebut. Dengan adanya operasi senyap ini, Polres OKU Timur menunjukkan komitmennya untuk memperketat pemberantasan jaringan narkoba, bahkan hingga ke wilayah pedesaan.
Penangkapan dan Pengamanan Barang Bukti
Penangkapan dua tersangka D dan M dilakukan setelah polisi mendapatkan informasi tentang aktivitas peredaran narkoba di wilayah tersebut. Operasi ini merupakan bagian dari upaya pihak kepolisian untuk menangani masalah narkoba secara efektif dan transparan.
Barang bukti yang diamankan mencakup berbagai jenis narkoba yang diperkirakan bernilai tinggi. Meskipun detail spesifik mengenai jenis narkoba belum dirilis, angka 2,5 kilogram menunjukkan bahwa jaringan ini cukup besar dan terorganisir.
Polres OKU Timur telah menetapkan strategi untuk menangani kasus-kasus seperti ini, termasuk melakukan operasi senyap yang bertujuan untuk menghindari kecurigaan dari pelaku. Hal ini juga membantu dalam menjaga keamanan masyarakat selama proses penyelidikan berlangsung.
Dukungan dari Masyarakat
Kepala Desa Bantan Pelita, Heri Erwan, menunjukkan dukungan penuh terhadap tindakan kepolisian. Ia berharap penangkapan ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat untuk tidak terlibat dalam peredaran narkoba. Menurutnya, narkoba tidak hanya merusak kesehatan fisik dan mental, tetapi juga berdampak negatif terhadap keamanan dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
Heri juga menekankan pentingnya kesadaran masyarakat akan bahaya narkoba. Ia berharap, dengan adanya operasi ini, warga akan lebih waspada dan tidak tergoda untuk menggunakan atau menyalahgunakan narkoba.
Tindakan Lanjutan
Meski operasi telah selesai, Polres OKU Timur masih melakukan penyelidikan lanjutan untuk mengungkap jaringan yang lebih besar. Proses penyelidikan ini akan melibatkan berbagai pihak, termasuk petugas dari dinas kesehatan dan lembaga pemasyarakatan.
Selain itu, pihak kepolisian juga akan melakukan sosialisasi tentang bahaya narkoba kepada masyarakat, khususnya kepada anak-anak dan remaja. Hal ini bertujuan untuk mencegah penyebaran narkoba di kalangan generasi muda.
Dengan adanya operasi senyap ini, Polres OKU Timur menunjukkan komitmennya untuk terus memperkuat upaya pemberantasan narkoba di wilayahnya. Mereka berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan masyarakat dan lembaga terkait guna menciptakan lingkungan yang aman dan sehat.



















