No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclamer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Login
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Kepri: 1.900 Ha Kawasan Industri Baru untuk Pemerataan Ekonomi Tanjungpinang

Hendra by Hendra
13 Januari 2026 - 08:26
in Ekonomi
0

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) tengah merancang strategi baru untuk mendiversifikasi basis ekonominya, mengalihkan fokus pengembangan yang selama ini sangat terkonsentrasi di Batam. Melalui sebuah perencanaan strategis yang matang, Tanjungpinang kini diposisikan sebagai pusat kawasan industri baru. Langkah ini bertujuan untuk mendorong pemerataan investasi di seluruh wilayah Kepri serta mengurangi kesenjangan pertumbuhan ekonomi antarwilayah yang selama ini menjadi tantangan.

Fokus Pengembangan Ekonomi dalam Rapimprov Kadin Kepri 2025

Rencana ambisius untuk menjadikan Tanjungpinang sebagai pusat industri baru ini menjadi salah satu topik bahasan utama dalam Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kepri yang diselenggarakan pada tahun 2025. Acara yang berlangsung di Hotel Aston Tanjungpinang pada hari Sabtu, 3 Desember 2025, ini mengumpulkan para pemangku kepentingan untuk menyelaraskan visi dan strategi pembangunan ekonomi daerah.

Ketua Umum Kadin Kepri, Achmad Ma’ruf Maulana, secara tegas menekankan betapa strategisnya pengembangan kawasan industri di ibu kota Provinsi Kepri ini. Ia menyoroti dua keunggulan kompetitif utama yang dimiliki Tanjungpinang: ketersediaan lahan yang luas dan posisinya yang strategis di jalur perdagangan regional. Keunggulan-keunggulan ini dinilai sangat potensial untuk dimaksimalkan demi memacu pertumbuhan ekonomi.

“Investasi harus diperluas ke luar Batam. Tanjungpinang memiliki potensi besar untuk tumbuh sebagai pusat ekonomi baru di wilayah Kepulauan Riau,” ujar Ma’ruf dalam pernyataannya. Penegasan ini mengindikasikan adanya dorongan kuat dari sektor swasta melalui Kadin untuk mendukung diversifikasi ekonomi Kepri.

Dompak dan Senggarang Menjadi Sentra Industri Terintegrasi

Pengembangan kawasan industri baru ini rencananya akan difokuskan pada dua area utama yang memiliki potensi besar, yaitu Dompak dan Senggarang. Kedua wilayah ini diproyeksikan akan dikembangkan menjadi sebuah kawasan industri terintegrasi dengan total luas lahan mencapai 1.900 hektare. Konsep kawasan industri terintegrasi ini mencakup berbagai fungsi vital untuk mendukung ekosistem bisnis yang kuat dan berkelanjutan.

Baca Juga  VinFast Subang Beroperasi: Produksi VF 3-7, Serap 15.000 Tenaga Lokal

Kawasan ini diproyeksikan akan berperan sebagai:

  • Pusat Industri Terintegrasi: Dengan menyediakan fasilitas produksi yang modern dan canggih, kawasan ini diharapkan dapat menarik berbagai jenis industri manufaktur. Fokus pada integrasi akan memastikan efisiensi operasional dan sinergi antar pelaku industri.
  • Hub Logistik: Memanfaatkan posisi geografis Tanjungpinang yang strategis di jalur perdagangan regional, kawasan ini akan dikembangkan sebagai pusat logistik yang efisien. Hal ini mencakup infrastruktur pendukung seperti pelabuhan, gudang, dan jaringan transportasi yang memadai untuk mendukung arus barang keluar masuk.
  • Basis Ekonomi Kreatif: Selain industri konvensional, kawasan ini juga akan menyediakan ruang dan dukungan bagi pengembangan ekonomi kreatif. Hal ini sejalan dengan tren global yang melihat ekonomi kreatif sebagai pendorong inovasi dan pertumbuhan baru. Pemberian ruang bagi industri kreatif dapat menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan nilai tambah ekonomi daerah.

Langkah Konkret Pemerintah Provinsi Kepri untuk Menarik Investor

Menyambut rencana pengembangan kawasan industri ini, Pemerintah Provinsi Kepri telah menyiapkan serangkaian langkah konkret untuk meminimalisir hambatan dan menarik minat para investor. Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, menyatakan komitmen pemerintah dalam mewujudkan visi ini.

Saat ini, fokus utama pemerintah adalah pada penyiapan infrastruktur dasar yang memadai. Hal ini mencakup pembangunan dan peningkatan akses jalan, penyediaan pasokan listrik dan air yang stabil, serta pengembangan fasilitas pendukung lainnya yang krusial bagi operasional industri. Selain itu, penataan tata ruang yang cermat juga menjadi prioritas untuk memastikan pengembangan kawasan industri berjalan harmonis dengan lingkungan dan kebutuhan masyarakat.

“Lahan di Dompak dan Senggarang siap dikembangkan menjadi motor pertumbuhan ekonomi baru. Kami ingin melihat lonjakan ekonomi di luar Batam,” tegas Nyanyang. Pernyataan ini menunjukkan tekad kuat pemerintah untuk tidak hanya mengandalkan satu kota sebagai pusat ekonomi, tetapi mendistribusikan potensi pertumbuhan ke wilayah lain.

Baca Juga  Beras Impor 2026 Tiada, Harga Pangan Olahan Meroket

Ia menambahkan bahwa saat ini, pertumbuhan ekonomi Tanjungpinang masih berada di angka 2,9 persen. Angka ini dianggap belum optimal dan kehadiran kawasan industri yang baru diharapkan dapat menjadi katalisator untuk mendongkrak pertumbuhan tersebut. Ketersediaan kawasan industri yang terencana dengan baik dinilai sangat mendesak untuk menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat setempat, yang pada gilirannya akan meningkatkan kesejahteraan mereka secara keseluruhan. Strategi ini merupakan langkah proaktif dalam menciptakan keseimbangan pembangunan ekonomi di Provinsi Kepulauan Riau.

Editor: Riko A Saputra

Hendra

Hendra

Baca Juga

Bisnis

7 Bus AKAP Jatim-Jakarta Favorit Penumpang, Selalu Penuh

14 Januari 2026 - 23:50
Ekonomi

PAAI Soroti Pajak Agen Asuransi: Masalah Mendesak

14 Januari 2026 - 20:17
Bisnis

Resolusi Bisnis 2026: Panduan Sukses Anda

14 Januari 2026 - 19:29
Ekonomi

Emas Antam Meroket di Palembang: Harga 12 Jan 2026 Terungkap

14 Januari 2026 - 16:45
Ekonomi

IHSG Meroket 0,30% ke 8.963

14 Januari 2026 - 14:58
Ekonomi

Dana Bagi Hasil Halmahera Utara 2025: Naik Rp28 Miliar, Kontribusi 11% ke APBD

14 Januari 2026 - 03:22
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Klasemen Super League 2026: Persib Terancam Gagal Juara

13 Januari 2026 - 22:33

Klasemen Serie A: Juventus Menang, Roma Tergelincir

11 Januari 2026 - 21:59

Terlalu ramai, 8 destinasi wisata ini direkomendasikan tidak dikunjungi tahun 2026

4 Januari 2026 - 21:58

Yamaha F1ZR 2026: Lonjakan Harga, Simbol Gaya Hidup & Nostalgia Bernilai Tinggi

11 Januari 2026 - 18:27

Kepri: 1.900 Ha Kawasan Industri Baru untuk Pemerataan Ekonomi Tanjungpinang

13 Januari 2026 - 08:26

Teror untuk Aurelie Moeremans Pasca Ungkap Kisah Grooming di “Broken Strings”

14 Januari 2026 - 23:59

7 Bus AKAP Jatim-Jakarta Favorit Penumpang, Selalu Penuh

14 Januari 2026 - 23:50

Oknum Polisi Halmahera Tengah Dilaporkan ke Propam Atas Dugaan KDRT

14 Januari 2026 - 23:40

Mayat Berdarah di Kandang Ayam: Dendam Utang Membawa Maut

14 Januari 2026 - 23:11

Cuaca Jatim 12 Jan 2026: Pagi hingga Malam, Berawan Diselingi Gerimis

14 Januari 2026 - 22:42

Pilihan Redaksi

Teror untuk Aurelie Moeremans Pasca Ungkap Kisah Grooming di “Broken Strings”

14 Januari 2026 - 23:59

7 Bus AKAP Jatim-Jakarta Favorit Penumpang, Selalu Penuh

14 Januari 2026 - 23:50

Oknum Polisi Halmahera Tengah Dilaporkan ke Propam Atas Dugaan KDRT

14 Januari 2026 - 23:40

Mayat Berdarah di Kandang Ayam: Dendam Utang Membawa Maut

14 Januari 2026 - 23:11
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclamer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In