Kronologi pencurian rokok di warung Pringsewu terekam CCTV, pemilik rugi Rp800 ribu

Diposting pada

Aksi Pencurian Rokok di Warung Pekon Tambahrejo Barat Terekam CCTV

Pada Jumat (29/5/2026) sekitar pukul 19.10 WIB, terjadi aksi pencurian di sebuah warung yang berada di Pekon Tambahrejo Barat, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu. Kejadian ini menimpa pemilik warung bernama Maro. Pelaku terekam kamera pengawas (CCTV) saat melakukan aksinya, yaitu menggeser etalase dan mencuri beberapa bungkus rokok.

Dalam rekaman CCTV tersebut, seorang pria mengenakan kaus hitam bertuliskan “1978” dan celana jeans terlihat masuk ke area warung. Setelah memasuki ruangan, pelaku langsung menggeser etalase penyimpanan rokok. Ia kemudian mengambil sejumlah bungkus rokok dan meninggalkan lokasi dalam waktu singkat tanpa diketahui oleh pemilik warung yang sedang berada di ruangan belakang.

Maro baru menyadari adanya kejanggalan setelah kembali ke area depan warung dan melihat posisi etalase telah berubah dari tempat semula. Kecurigaannya membuat ia memeriksa rekaman CCTV yang terpasang di sudut warung. Dari hasil pengecekan tersebut, ia dapat melihat dengan jelas bagaimana pelaku melakukan pencurian.

Kerugian yang Dialami

Akibat kejadian tersebut, Maro mengalami kerugian sebesar 10 bungkus Marlboro Hitam (Marlong), delapan bungkus Magnum Hitam, lima bungkus Sergio, dan dua bungkus Sampoerna Mild. Total kerugian yang ditaksir mencapai sekitar Rp800 ribu. Meskipun jumlahnya tidak terlalu besar, Maro tetap memutuskan untuk melaporkan kejadian ini ke Polsek Gadingrejo.

Laporan tersebut telah diterima dengan Nomor: LP/B/33/VI/2026/SPKT/POLSEK GADINGREJO/POLRES PRINGSEWU/POLDA LAMPUNG. Maro menjelaskan bahwa tujuan utamanya melaporkan kejadian ini bukan hanya karena besaran kerugian, tetapi juga untuk memberikan efek jera kepada pelaku agar tidak mengulangi perbuatannya lagi.

Tujuan Melapor dan Perhatian pada Pemilik Usaha Kecil

Menurut Maro, tindakan hukum diperlukan agar pelaku mendapat efek jera dan tidak menyasar pelaku usaha kecil lainnya yang kondisi ekonominya lebih rentan. Ia menilai kerugian serupa bisa berdampak besar bagi pemilik warung dengan pendapatan terbatas.

“Saya kasihan kalau nanti yang menjadi korban adalah pemilik warung kecil yang penghasilannya pas-pasan. Bagi mereka, kehilangan barang dagangan sekecil apa pun tentu sangat berarti. Karena itu saya memilih melapor agar ada efek jera dan kejadian seperti ini tidak terus berulang,” ujarnya.

Proses Penyelidikan dan Bukti yang Diserahkan

Sebagai bagian dari proses penyelidikan, rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi pencurian tersebut telah diserahkan kepada pihak kepolisian untuk dijadikan bahan pendalaman lebih lanjut. Hal ini menunjukkan komitmen Maro dalam upaya menuntut keadilan dan mencegah kejadian serupa terulang.

Langkah Preventif dan Kesadaran Masyarakat

Selain itu, kejadian ini juga menjadi peringatan bagi masyarakat sekitar tentang pentingnya keamanan di lingkungan tempat tinggal. Dengan adanya CCTV dan tindakan cepat dari pemilik usaha, potensi pencurian dapat diminimalisir. Maro berharap, dengan laporan ini, pihak berwajib akan segera menindaklanjuti kasus tersebut dan memberikan kepastian hukum bagi semua pihak yang terlibat.


Gambar Gravatar
Luna merupakan jurnalis yang meliput berbagai topik, mulai dari berita nasional, ekonomi, hingga dinamika sosial di daerah. Dengan gaya penulisan yang lugas, ia berkomitmen menghadirkan informasi akurat dan terpercaya.

Tinggalkan Balasan