Kualitas udara di Tangerang Selatan, Banten, tercatat sebagai yang terburuk di Indonesia pada pagi hari ini. Berdasarkan data dari situs IQAir yang diakses pukul 07.15 WIB, indeks kualitas udara (AQI) wilayah tersebut mencapai lebih dari 150, sehingga masuk dalam kategori “tidak sehat”.
Dalam kondisi kualitas udara yang tidak sehat, masyarakat umum, terutama kelompok yang rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita penyakit jantung dan paru-paru, berisiko mengalami efek kesehatan negatif. IQAir menyebutkan bahwa ketika kualitas udara dikategorikan tidak sehat, individu yang sensitif mulai mengalami gejala seperti batuk, sesak napas, atau iritasi mata.
Untuk mengurangi risiko kesehatan, IQAir menyarankan masyarakat agar membatasi aktivitas di luar ruangan. Selain itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga mengimbau warga untuk menggunakan masker, terutama jika tinggal di area dengan tingkat pencemaran udara tinggi.
Berikut daftar lima kota di Indonesia dengan kualitas udara terburuk pagi ini:
- Tangerang Selatan, Banten – AQI 175 (kategori tidak sehat)
- Surabaya, Jawa Timur – AQI 163 (kategori tidak sehat)
- Jakarta – AQI 158 (kategori tidak sehat)
- Bandung, Jawa Barat – AQI 142 (kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif)
- Medan, Sumatera Utara – AQI 130 (kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif)
Sementara itu, kota dengan kualitas udara terbaik pagi ini adalah Palangka Raya di Kalimantan Tengah, dengan AQI 37. Pontianak di Kalimantan Barat dan Pekanbaru di Riau menduduki urutan kedua dan ketiga masing-masing dengan AQI 58 dan 59, meskipun keduanya masih termasuk dalam kategori “sedang”.
Di tingkat global, beberapa kota besar memiliki kualitas udara terbaik pagi ini. Di antaranya:
- Denver, Amerika Serikat – AQI 7 (kategori baik)
- Auckland, Selandia Baru – AQI 8 (kategori baik)
- San Francisco, Amerika Serikat – AQI 11 (kategori baik)
Selain masuk daftar nasional, Jakarta juga termasuk dalam jajaran kota besar dunia dengan polusi udara terburuk pagi ini. Daftar lengkapnya adalah:
- Lahore, Pakistan – AQI 178 (kategori tidak sehat)
- Chengdu, Cina – AQI 165 (kategori tidak sehat)
- Jakarta, Indonesia – AQI 158 (kategori tidak sehat)
- Delhi, India – AQI 152 (kategori tidak sehat)
- Kuwait City, Kuwait – AQI 151 (kategori tidak sehat)
Indeks AQI merupakan ukuran konsentrasi polutan udara yang digunakan untuk menentukan kategori kualitas udara. Indeks ini mempertimbangkan enam polutan utama, yaitu PM2.5, PM10, karbon monoksida, sulfur dioksida, nitrogen dioksida, dan ozon permukaan tanah.
Nilai AQI keseluruhan pada waktu tertentu ditentukan oleh polutan yang paling berisiko, yaitu yang memiliki angka AQI tertinggi. Rentang skor AQI berkisar dari 0 hingga 500, dengan pembagian sebagai berikut:
- Baik – 0–50
- Sedang – 51–100
- Tidak sehat bagi kelompok sensitif – 101–150
- Tidak sehat – 151–200
- Sangat tidak sehat – 200–299
- Berbahaya – 300–500
Kualitas udara dalam kategori “sangat tidak sehat” dapat merugikan kesehatan populasi yang terpapar, sementara kualitas udara “berbahaya” bisa menyebabkan gangguan kesehatan serius pada manusia.



















