• Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Kuota Daging Sapi 2026: 17.097 Ton untuk Industri, Ini Kata PPSKI

Erwin by Erwin
2 Januari 2026 - 13:09
in Ekonomi
0

Perhimpunan Peternak Sapi dan Kerbau Indonesia (PPSKI) Mengkritisi Kebijakan Kuota Impor Daging Sapi 2026

Pemerintah Indonesia telah menetapkan kuota impor pangan industri untuk tahun 2026, termasuk komoditas daging sapi. Keputusan ini mencakup kuota impor daging sapi khusus industri sebesar 17.097,95 ton, yang merupakan bagian dari total kuota impor daging sapi keseluruhan yang mencapai 297.097,95 ton. Langkah ini menuai perhatian dari Perhimpunan Peternak Sapi dan Kerbau Indonesia (PPSKI).

Sekretaris Jenderal PPSKI, Robi Agustiar, mengungkapkan kekhawatiran bahwa angka kuota impor tersebut berpotensi menekan harga sapi di tingkat peternak. Meskipun demikian, PPSKI juga menyadari bahwa penetapan kuota ini kemungkinan besar telah melalui pertimbangan matang antara kebutuhan nasional dan evaluasi realisasi impor pada tahun 2025.

Dampak Kuota Impor terhadap Konsumen dan Peternak

Robi Agustiar menegaskan bahwa kuota impor daging seharusnya memberikan manfaat yang merata, bukan hanya dinikmati oleh para importir. Ia menekankan bahwa jika harga daging tidak dapat turun secara signifikan, baik konsumen maupun peternak lokal akan menjadi pihak yang paling terdampak. Penurunan harga daging yang diharapkan dari impor justru bisa menjadi bumerang jika tidak dikelola dengan baik, sehingga keuntungan tidak sampai ke tangan konsumen dan malah menekan pendapatan peternak.

Ambisi Swasembada Pangan dan Realitas Lapangan

Kebijakan pembatasan kuota impor ini sejatinya merupakan salah satu upaya pemerintah dalam rangka mewujudkan swasembada pangan nasional. Namun, dari sudut pandang PPSKI, realisasi swasembada pangan masih terasa jauh dari harapan. Robi Agustiar menggunakan peribahasa “masih jauh panggang dari api” untuk menggambarkan jurang antara cita-cita dan kenyataan yang ada saat ini.

Strategi Jitu Menuju Swasembada Pangan

Menurut PPSKI, jika pemerintah benar-benar berkomitmen untuk mencapai swasembada pangan, langkah-langkah strategis yang lebih mendasar perlu diutamakan. Fokus utama seharusnya diarahkan pada peningkatan populasi dan kualitas ternak sapi dalam negeri.

Baca Juga  IHSG naik pagi ini, saham LINK dan PURI melonjak

Beberapa langkah konkret yang diusulkan oleh PPSKI meliputi:

  • Memperbesar impor sapi bakalan (indukan dan bibit): Langkah ini krusial untuk memperbanyak jumlah sapi potong yang dapat dikembangkan di dalam negeri.
  • Meningkatkan impor semen beku sapi unggul: Dengan menggunakan semen beku dari sapi-sapi dengan genetik unggul, kualitas sapi lokal dapat ditingkatkan secara signifikan, baik dari sisi pertumbuhan maupun produktivitas.
  • Meningkatkan impor sapi siap potong: Setelah upaya perbaikan populasi dan kualitas dilakukan, impor sapi siap potong dapat dipertimbangkan untuk memenuhi kebutuhan jangka pendek.
  • Impor daging sebagai pilihan terakhir: Impor daging dalam bentuk siap konsumsi sebaiknya menjadi opsi terakhir, setelah langkah-langkah di atas telah dioptimalkan.

PPSKI memahami bahwa seluruh kebijakan adalah kewenangan pemerintah. Namun, mereka mencermati bahwa penetapan kuota impor daging saat ini mungkin juga bertujuan untuk mendukung program “Makan Bergizi Gratis” (MBG) yang digagas pemerintah, guna memastikan kecukupan asupan protein bagi anak usia sekolah. Terkait hal ini, PPSKI menyatakan dukungannya.

Kekhawatiran Banjirnya Daging Impor

Robi Agustiar menjelaskan bahwa saat ini, sapi lokal hanya mampu memenuhi sekitar 40% dari total kebutuhan daging sapi nasional. Jika kuota impor yang ditetapkan terlalu berlebihan, ada kekhawatiran besar akan terjadi lonjakan pasokan daging impor di pasaran. Kondisi ini dikhawatirkan akan berdampak pada penurunan harga jual sapi milik peternak lokal, yang pada akhirnya dapat mengurangi motivasi mereka untuk terus berusaha dalam beternak sapi potong harian.

Dampak Jangka Panjang pada Peternak dan Plasma Nutfah

Situasi ini juga berpotensi mendorong perubahan perilaku di kalangan peternak. Robi Agustiar mengungkapkan bahwa banyak peternak kini beralih ke penyediaan sapi kontes yang memiliki harga jual tinggi. Hal ini seringkali mendorong praktik kawin silang yang hanya berfokus pada pencarian anakan sapi yang berukuran besar, tanpa memperhatikan dampak jangka panjangnya.

Baca Juga  Pengertian dan Pentingnya Rantai Pasok Global Melalui Jalur Laut

Dampak negatif yang dikhawatirkan meliputi:

  • Hilangnya plasma nutfah sapi lokal: Keanekaragaman genetik sapi lokal yang unik bisa terancam punah akibat dominasi kawin silang dengan tujuan tertentu.
  • Memperpanjang jeda beranak pada sapi betina: Praktik perkawinan yang tidak terencana dapat memengaruhi siklus reproduksi sapi betina.
  • Dampak kesehatan dan ketahanan ternak: Fokus pada ukuran besar tanpa memperhatikan aspek lain bisa mengurangi ketahanan sapi terhadap penyakit.

Harapan Konsistensi Komitmen Swasembada Pangan

Menutup pernyataannya, PPSKI berharap agar pemerintah tetap konsisten dan berkomitmen pada target pencapaian swasembada pangan. Pertanyaan besar yang muncul adalah apakah penetapan kuota impor tahun depan merupakan bagian dari strategi jangka panjang yang konsisten menuju swasembada pangan, atau sekadar solusi jangka pendek. PPSKI akan terus mencermati perkembangan kebijakan ini.

  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Manufaktur RI Kembali Menggeliat
Ekonomi

Manufaktur RI Kembali Menggeliat

14 Juni 2026 - 04:19
Batam 2026: Infrastruktur dan Investasi Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Wilayah
Headline Batam

Batam 2026: Infrastruktur dan Investasi Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Wilayah

14 Juni 2026 - 02:59
MotoGP Mandalika 2026: Fenomena Tiket Ludes dalam Hitungan Jam dan Dampaknya pada Pariwisata Indonesia
berita

MotoGP Mandalika 2026: Fenomena Tiket Ludes dalam Hitungan Jam dan Dampaknya pada Pariwisata Indonesia

14 Juni 2026 - 02:07
Investasi Manufaktur Jadi Penyumbang Terbesar Pertumbuhan Batam: Peluang, Dampak, dan Prospek Ekonomi Lokal
Headline Batam

Investasi Manufaktur Jadi Penyumbang Terbesar Pertumbuhan Batam: Peluang, Dampak, dan Prospek Ekonomi Lokal

13 Juni 2026 - 23:59
Prancis Akan Kirim Jet Mirage 2000-5F dan Rudal Aster ke Ukraina Segera
Investasi

Investasi Nasional Tumbuh Positif pada Semester Pertama 2026: Faktor Penggerak dan Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia

13 Juni 2026 - 20:59
AVTUR Juni Anjlok 10%, Cek Harga Bandara Utama
Ekonomi

AVTUR Juni Anjlok 10%, Cek Harga Bandara Utama

13 Juni 2026 - 18:22
Please login to join discussion

Berita Populer

  • Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

    Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jaksa Tuntut Kompol Satria Nanda Dengan Pidana Mati 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pilihan Redaksi

Isi Draf Kesepakatan Damai AS-Iran Jadi Sorotan Dunia

Isi Draf Kesepakatan Damai AS-Iran Jadi Sorotan Dunia

14 Juni 2026 - 05:19
Transjabodetabek Meluas, Mobilitas Warga Lancar

Transjabodetabek Meluas, Mobilitas Warga Lancar

14 Juni 2026 - 05:11
MotoGP Mandalika 2026: Strategi Berburu Tiket di Tengah Persaingan Ketat

MotoGP Mandalika 2026: Strategi Berburu Tiket di Tengah Persaingan Ketat

14 Juni 2026 - 04:56
BMKG Papua Tengah 2 Juni: Potensi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah

BMKG Papua Tengah 2 Juni: Potensi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah

14 Juni 2026 - 04:45
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.