JAKARTA — Perusahaan transportasi dan logistik yang dimiliki oleh konglomerat TP Rachmat, PT Adi Sarana Armada Tbk. (ASSA), mencatatkan penurunan laba bersih selama kuartal I/2026 menjadi sebesar Rp98,47 miliar. Meskipun demikian, perusahaan ini berhasil meningkatkan pendapatan secara signifikan.
Berdasarkan laporan keuangan yang dikeluarkan pada 31 Maret 2026, laba bersih ASSA turun sedikit sebesar 3,22% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, yaitu Rp101,75 miliar. Namun, pendapatan perusahaan naik sebesar 11,07% YoY menjadi Rp1,53 triliun pada kuartal I/2026, dibandingkan dengan Rp1,38 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Pendapatan yang diraih oleh Adi Sarana Armada terutama berasal dari beberapa segmen bisnis utama. Berikut rinciannya:
- Segmen jasa logistik dan manajemen gudang memberikan kontribusi sebesar Rp697,93 miliar.
- Segmen usaha sewa kendaraan mobil penumpang dan autopool berkontribusi sebesar Rp418,90 miliar.
- Segmen penjualan kendaraan bekas menyumbang Rp267,88 miliar.
- Segmen sewa juru mudi memberikan kontribusi sebesar Rp101,49 miliar.
- Segmen jasa lelang memberikan kontribusi sebesar Rp47,98 miliar.
- Sisanya berasal dari segmen lainnya sebesar Rp4,30 miliar.
Meskipun pendapatan meningkat, beban pokok pendapatan juga mengalami kenaikan sebesar 11,31% YoY menjadi Rp1,07 triliun, dibandingkan dengan Rp967,21 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Namun, laba bruto ASSA tetap tumbuh menjadi Rp461,93 miliar pada kuartal I/2026, dibandingkan dengan Rp418,02 miliar pada kuartal I/2025.
Dari sisi neraca, total aset yang dimiliki oleh ASSA pada kuartal I/2026 mencapai Rp8,55 triliun, dengan liabilitas sebesar Rp5,46 triliun. Sementara itu, ekuitas perseroan mencapai Rp3,38 triliun per 31 Maret 2026.
Adi Sarana Armada Tbk. – TradingView
Disclaimer:
Berita ini tidak bertujuan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.












