Lamine Yamal meniru janji yang pernah diucapkan oleh Lionel Messi setelah Barcelona memastikan gelar LaLiga untuk musim 2025-2026. Kemenangan 2-0 atas Real Madrid dalam pertandingan pekan ke-35, Minggu (10/6/2026), menjadi kunci bagi Blaugrana dalam meraih gelar juara.
Pesta kemenangan dimulai dengan gol indah yang dicetak oleh Marcus Rashford pada menit ke-9. Bintang asal Inggris itu mencatatkan namanya di papan skor lewat tendangan bebas yang mengarah langsung ke pojok kiri atas gawang lawan. Hanya sembilan menit kemudian, Ferran Torres melengkapi kemenangan Barcelona dengan gol kedua yang memastikan tiga poin penting.
Kemenangan dalam laga El Clasico ini membawa Barcelona memimpin klasemen LaLiga dengan keunggulan 14 poin dari Real Madrid yang berada di posisi kedua. Dengan hanya tersisa tiga pertandingan lagi di Liga Spanyol, Barca tidak mungkin terkejar oleh rival abadinya.
Sehari setelah memastikan gelar juara, para pemain Barcelona melakukan parade kemenangan, termasuk Lamine Yamal. Di hadapan para suporter klub, remaja berusia 18 tahun itu memberikan janji yang serupa dengan yang pernah diucapkan oleh Lionel Messi sebelum musim 2018-2019.
Namun, sejak Messi membuat janji tersebut, Barcelona belum pernah sekali pun mengangkat trofi Liga Champions hingga saat ini. “Parade Liga Champions? Tentu saja,” ucap Yamal seperti dikutip dari Mundo Deportivo. “Orangtua saya mengajarkan bahwa kata-kata seorang pria adalah janjinya, dan kami akan membawanya kembali ke Barcelona,” tambahnya.
Barcelona sudah 11 tahun lamanya tidak memenangkan Liga Champions. Terakhir kali mereka berhasil menjuarai kompetisi antarklub Eropa tertinggi adalah pada musim 2014-2015. Pertanyaannya adalah apakah Yamal bisa mengakhiri puasa panjang klub tersebut?
Selain itu, Yamal juga mengemban beban besar setelah mendapatkan nomor punggung 10 yang sebelumnya dikenakan oleh Messi saat berseragam Barcelona. Sebagai jebolan La Masia, ia sering disebut sebagai titisan sang raja Ballon d’Or.
Berikut beberapa faktor yang membuat harapan terhadap Yamal semakin tinggi:
- Warisan Nomor Punggung 10: Nomor punggung 10 memiliki makna historis bagi Barcelona, dan Yamal kini mengambil alih warisan legendaris tersebut.
- Potensi sebagai Titisan Messi: Keberhasilan Yamal di lapangan telah membuat banyak orang menyebutnya sebagai pewaris Messi.
- Janji yang Kuat: Dengan janji yang ia sampaikan, Yamal menunjukkan tekad kuat untuk membawa Barcelona kembali meraih gelar Liga Champions.
Menarik untuk menantikan bagaimana usaha Yamal dalam memenuhi janjinya kepada pendukung Barcelona. Apakah ia benar-benar mampu membawa klub kembali meraih gelar Liga Champions setelah sekian lama? Mungkin jawabannya akan datang dalam beberapa musim mendatang.




