Lirik & Terjemahan: “What Do I Know” – Ed Sheeran: Cinta Ubah Dunia Seketika

Diposting pada

“What Do I Know”: Pesan Perdamaian Ed Sheeran Melalui Musik

Lagu “What Do I Know” adalah salah satu permata dari album “÷ (Divide)” yang dirilis oleh musisi ternama asal Inggris, Ed Sheeran, pada tahun 2017. Menempati posisi kesepuluh dalam daftar lagu di album tersebut, “What Do I Know” lebih dari sekadar sebuah lagu; ia adalah seruan untuk menciptakan kedamaian di dunia. Ed Sheeran, dengan kesadarannya akan pengaruh besar yang dimilikinya sebagai seorang musisi global, memilih untuk menggunakan platformnya demi menyebarkan pesan positif.

Meskipun sang ayah pernah menasihatinya untuk tidak terlalu terlibat dalam isu-isu sensitif seperti politik, agama, dan perselisihan dunia, Ed tetap teguh pada pendiriannya. Ia percaya bahwa meskipun tidak memiliki gelar akademis yang tinggi, kekuatan musik dan instrumen yang ia kuasai dapat menjadi agen perubahan yang positif. Visi utamanya adalah dunia yang dipenuhi cinta, pengertian, dan harmoni.

Lirik dan Makna Mendalam “What Do I Know”

Lagu ini secara gamblang menyampaikan pandangan Ed Sheeran tentang bagaimana musik dapat melampaui batas-batas konvensional dan menyentuh hati banyak orang. Mari kita bedah liriknya untuk memahami lebih dalam pesan yang ingin disampaikan.

[Verse 1]
Ain’t got a soapbox I can stand upon
Tak ada mimbar yang bisa kunaiki
But God gave me a stage, a guitar and a song
Namun Tuhan memberiku sebuah panggung, gitar dan lagu
My daddy told me, “Son, don’t you get involved in
Ayahku berkata padaku, “Nak, janganlah kamu terlibat
Politics, religions, other peoples’ quarrels”
Politik, agama, pertengkaran orang lain”

Pada bagian awal, Ed mengakui keterbatasannya dalam berpidato di mimbar formal. Namun, ia merasa bersyukur atas anugerah yang diberikan Tuhan berupa panggung, gitar, dan lagu. Ini adalah sarana yang ia miliki untuk menyampaikan pesannya. Nasihat ayahnya untuk tidak ikut campur dalam urusan politik, agama, dan perselisihan orang lain mencerminkan kesadaran akan kompleksitas dan potensi konflik dari topik-topik tersebut.

[Pre-Chorus]
I’ll paint the picture, let me set the scene
Kuakan melukis gambarnya, biarkanku membangun situasinya
I know when I have children, they will know what it means
Kutahu ketika aku memiliki anak, mereka akan paham artinya
And I’ll pass on the things my family’s given to me
Dan kuakan mewariskan apapun yang keluargaku berikan padaku
Just love and understandin’, positivity
Hanya cinta dan pengertian, sikap positif

Di sini, Ed menyatakan niatnya untuk menciptakan gambaran ideal melalui musiknya. Ia berharap kelak anak-anaknya akan memahami arti penting dari nilai-nilai yang ia pegang. Nilai-nilai tersebut adalah warisan dari keluarganya, yang meliputi cinta, pengertian, dan sikap positif. Ia ingin menanamkan nilai-nilai ini kepada generasi mendatang.

[Chorus]
We could change this whole world with a piano
Kita bisa merubah seluruh dunia ini dengan sebuah piano
Add a bass, some guitar, grab a beat and away we go
Tambahkan bass, petikan gitar, raih irama dan kesana kita pergi
I’m just a boy with a one-man show
Kuhanyalah anak lelaki yang berperan tunggal
No university, no degree, but Lord knows
Tanpa perguruan tinggi, tanpa gelar, namun Tuhan tahu
Everybody’s talkin’ ‘bout exponential growth
Semua orang berbicara tentang pertumbuhan eksponensial
And the stock market crashin’ and their portfolios
Dan jatuhnya pasar saham serta portofolio mereka
While I’ll be sittin’ here with a song that I wrote
Sementara kudisini duduk dengan lagu yang kutulis
Sayin’ love could change the world in a moment
Mengatakan cinta dapat merubah dunia dalam satu momen saja
But what do I know?
Namun apa yang kutahu?
Love can change the world in a moment
Cinta bisa merubah dunia dalam dalam satu momen saja
But what do I know?
Namun apa yang kutahu?
Love can change the world in a moment
Cinta bisa merubah dunia dalam dalam satu momen saja

Bagian chorus adalah inti dari pesan lagu ini. Ed menyarankan bahwa dengan alat musik sederhana seperti piano, ditambah bass, gitar, dan irama yang kuat, kita memiliki kekuatan untuk mengubah dunia. Ia menggambarkan dirinya sebagai seorang individu yang berjuang sendirian, tanpa embel-embel pendidikan formal. Sementara dunia disibukkan dengan isu-isu ekonomi seperti pertumbuhan eksponensial dan jatuhnya pasar saham, Ed memilih untuk fokus pada kekuatan cinta. Ia berani mengajukan klaim bahwa cinta dapat mengubah dunia dalam sekejap, meskipun ia dengan rendah hati bertanya, “Namun apa yang kutahu?” Kerendahan hati ini justru memperkuat pesannya, menunjukkan bahwa ia tidak memaksakan pandangannya, melainkan menawarkan sebuah kemungkinan.

[Verse 2]
The revolution’s comin’, it’s a minute away
Revolusi akan datang, hanya beberapa menit lagi
I saw people marchin’ in the streets today
Kumelihat orang-orang berbaris di jalanan hari ini
You know we are made up of love and hate
Kamu tahukan kita tercipta dari cinta dan benci
But both of them are balanced on a razor blade
Namun keduanya seimbang di atas silet

Pada verse kedua, Ed menyinggung tentang gejolak sosial yang ia saksikan. Ia melihat demonstrasi di jalanan, sebuah tanda bahwa perubahan atau revolusi mungkin akan segera terjadi. Ia juga mengakui dualitas sifat manusia, yang terdiri dari cinta dan benci, dan bagaimana keduanya berada dalam keseimbangan yang rapuh, seperti di atas silet. Ini menyiratkan bahwa pilihan antara cinta dan benci sangatlah krusial.

[Pre-Chorus]
I’ll paint the picture, let me set the scene
Kuakan melukis gambarnya, biarkanku membangun situasinya
I know, I’m all for people followin’ their dreams
Kutahu, kumendukung penuh orang-orang yang mengejar mimpi
Just re-remember life is more than fittin’ in your jeans
Ingat-ingatlah kembali bahwa hidup lebih dari muat mengguakan celana jeans
It’s love and understandin’, positivity
Tentang cinta dan pengertian, sikap positif

Ed kembali menegaskan dukungannya terhadap individu yang mengejar impian mereka. Ia mengingatkan bahwa makna hidup jauh melampaui hal-hal material atau fisik semata. Inti dari kehidupan adalah cinta, pengertian, dan sikap positif.

[Chorus]
We could change this whole world with a piano
Kita bisa merubah seluruh dunia ini dengan sebuah piano
Add a bass, some guitar, grab a beat and away we go
Tambahkan bass, petikan gitar, raih irama dan kesana kita pergi
I’m just a boy with a one-man show
Kuhanyalah anak lelaki yang berperan tunggal
No university, no degree, but Lord knows
Tanpa perguruan tinggi, tanpa gelar, namun Tuhan tahu
Everybody’s talkin’ ‘bout exponential growth
Semua orang berbicara tentang pertumbuhan eksponensial
And the stock market crashin’ and their portfolios
Dan jatuhnya pasar saham serta portofolio mereka
While I’ll be sittin’ here with a song that I wrote
Sementara kudisini duduk dengan lagu yang kutulis
Sing, love could change the world in a moment
Bernyanyi, cinta dapat merubah dunia dalam satu momen saja
But what do I know?
Namun apa yang kutahu?
Love can change the world in a moment
Cinta bisa merubah dunia dalam dalam satu momen saja
But what do I know?
Namun apa yang kutahu?
Love can change the world in a moment
Cinta bisa merubah dunia dalam dalam satu momen saja

Pengulangan chorus ini semakin memperkuat pesan sentral lagu.

[Pre-Chorus]
I’ll paint the picture, let me set the scene
Kuakan melukis gambarnya, biarkanku membangun situasinya
You know the future’s in the hands of you and me
Kamu tahu kan bahwa masa depan ada di tanganmu dan tanganku
So let’s all get together, we can all be free
Jadi mari bersama-sama, kita bisa menjadi bebas
Spread love and understandin’, positivity
Sebarkan cinta dan pengertian, sikap positif

Pada bagian akhir, Ed mengajak pendengarnya untuk menyadari bahwa masa depan berada di tangan mereka. Ia menyerukan persatuan untuk mencapai kebebasan sejati melalui penyebaran cinta, pengertian, dan sikap positif.

[Chorus]
We could change this whole world with a piano
Kita bisa merubah seluruh dunia ini dengan sebuah piano
Add a bass, some guitar, grab a beat and away we go
Tambahkan bass, petikan gitar, raih irama dan kesana kita pergi
I’m just a boy with a one-man show
Kuhanyalah anak lelaki yang berperan tunggal
No university, no degree, but Lord knows
Tanpa perguruan tinggi, tanpa gelar, namun Tuhan tahu
Everybody’s talkin’ ‘bout exponential growth
Semua orang berbicara tentang pertumbuhan eksponensial
And the stock market crashin’ and their portfolios
Dan jatuhnya pasar saham serta portofolio mereka
While I’ll be sittin’ here with a song that I wrote
Sementara kudisini duduk dengan lagu yang kutulis
Sayin’ love could change the world in a moment
Mengatakan cinta dapat merubah dunia dalam satu momen saja
But what do I know?
Namun apa yang kutahu?
Love can change the world in a moment
Cinta bisa merubah dunia dalam dalam satu momen saja
But what do I know?
Namun apa yang kutahu?
Love can change the world in a moment
Cinta bisa merubah dunia dalam dalam satu momen saja
But what do I know?
Namun apa yang kutahu?

Lagu ini, dengan melodi yang catchy dan lirik yang penuh makna, berhasil menyampaikan pesan universal tentang kekuatan cinta sebagai agen perubahan. Ed Sheeran membuktikan bahwa musik dapat menjadi jembatan untuk menyatukan perbedaan dan membawa harapan bagi dunia yang lebih baik.

Gambar Gravatar
Rizki merupakan jurnalis yang meliput berbagai topik, mulai dari berita nasional, ekonomi, hingga dinamika sosial di daerah. Dengan gaya penulisan yang lugas, ia berkomitmen menghadirkan informasi akurat dan terpercaya.

Tinggalkan Balasan