Berikut adalah bacaan-bacaan liturgi yang dipersiapkan untuk perayaan Ekaristi pada hari Selasa Pekan Biasa III Tahun A, yang juga merupakan pesta fakultatif Santa Angela Merici, seorang perawan suci. Warna liturgi yang digunakan pada hari ini adalah hijau, melambangkan harapan dan pertumbuhan dalam iman.
Rincian Bacaan Liturgi
Berikut adalah daftar lengkap bacaan yang akan diperdengarkan:
Bacaan Pertama: 2 Samuel 6:12b-15,17-19
Bacaan ini mengisahkan tentang Daud yang dengan sukacita mengangkut Tabut Allah dari rumah Obed-Edom ke kota Daud. Setiap enam langkah para pengangkat Tabut Tuhan melangkah, Daud mempersembahkan korban berupa lembu dan anak lembu gemukan. Daud menari-nari di hadapan Tuhan dengan sekuat tenaga, mengenakan baju efod dari kain lenan. Tabut Tuhan kemudian ditempatkan di dalam kemah yang telah dipersiapkan Daud. Setelah mempersembahkan korban bakaran dan korban keselamatan, Daud memberkati bangsa itu dan membagikan roti, daging, dan kue kismis kepada seluruh khalayak ramai.
Mazmur Tanggapan: Mazmur 24:7,8,9,10
Mazmur ini merupakan seruan untuk membuka pintu gerbang agar Raja Kemuliaan dapat masuk. Pertanyaan “Siapakah itu Raja Kemuliaan?” dijawab dengan pernyataan “TUHAN, jaya dan perkasa, TUHAN, perkasa dalam peperangan!” Mazmur ini adalah pujian kepada Tuhan sebagai Raja Kemuliaan.
Bacaan Injil: Markus 3:31-35
Injil hari ini menceritakan tentang kedatangan ibu dan saudara-saudara Yesus. Mereka berdiri di luar dan menyuruh orang untuk memanggil-Nya. Yesus menjawab pertanyaan tentang siapa ibu dan saudara-saudara-Nya dengan menunjuk kepada orang-orang yang duduk di sekeliling-Nya. Ia menyatakan bahwa barangsiapa melakukan kehendak Allah, dialah saudara laki-laki, saudara perempuan, dan ibu-Nya.
Bacaan Berkelanjutan dari Kitab Kejadian (BcO): Kejadian 21:1-21
Kisah ini menceritakan tentang kelahiran Ishak bagi Abraham dan Sara di usia tua mereka. Tuhan memperhatikan Sara dan menepati janji-Nya. Sara mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki yang diberi nama Ishak. Ketika Ishak disapih, Abraham mengadakan perjamuan besar. Sara melihat anak Hagar, Ismael, bermain dengan Ishak, dan meminta Abraham untuk mengusir Hagar beserta anaknya. Meskipun awalnya menyebalkan bagi Abraham, Allah berfirman kepadanya untuk mendengarkan Sara. Allah juga berjanji akan membuat keturunan Ismael menjadi suatu bangsa. Hagar kemudian diusir bersama Ismael dan mengembara di padang gurun. Ketika kehabisan air, Hagar meletakkan Ismael di bawah semak-semak dan menangis. Allah mendengar suara anak itu dan mengirimkan Malaikat-Nya untuk menenangkan Hagar. Allah membuka mata Hagar sehingga ia melihat sebuah sumur dan dapat memberi minum anaknya. Allah menyertai Ismael dan membuatnya menjadi bangsa yang besar.
Refleksi Singkat
Bacaan-bacaan hari ini mengajak kita untuk merenungkan beberapa hal penting:
Sukacita dalam Menyambut Kehadiran Tuhan: Kisah Daud mengangkut Tabut Allah menggambarkan sukacita sejati dalam menyambut kehadiran Tuhan dalam hidup kita. Kita diundang untuk menari dan bersorak-sorai dalam iman, mengungkapkan rasa syukur atas berkat-berkat yang telah kita terima.
Siapakah Raja Kemuliaan?: Mazmur Tanggapan mengajak kita untuk mengakui Tuhan sebagai Raja Kemuliaan, yang jaya dan perkasa. Kita dipanggil untuk membuka hati kita lebar-lebar dan mempersilakan Dia masuk ke dalam hidup kita.
Melakukan Kehendak Allah: Injil hari ini menekankan pentingnya melakukan kehendak Allah. Keluarga sejati Yesus bukanlah hanya mereka yang memiliki hubungan darah dengan-Nya, tetapi mereka yang taat dan setia melakukan kehendak Bapa di surga.
Janji dan Pemeliharaan Allah: Kisah kelahiran Ishak dan pemeliharaan Allah terhadap Hagar dan Ismael mengingatkan kita akan kesetiaan Allah dalam menepati janji-Nya dan memelihara umat-Nya, bahkan di saat-saat yang sulit.
Semoga renungan ini dapat memperdalam iman kita dan menginspirasi kita untuk semakin dekat dengan Tuhan dalam setiap aspek kehidupan kita.




