No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home politik

Kader Partai Tua Hijrah ke PSI: Jokowi Pemicunya

Erwin by Erwin
25 Januari 2026 - 08:43
in politik
0

Fenomena Perpindahan Kader Partai ke PSI: Cerminan Pengaruh Kuat Jokowi dan Kalkulasi Politik Masa Depan

Perpindahan sejumlah kader dari partai-partai besar seperti NasDem dan Golkar ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menjadi sorotan tajam dalam lanskap politik nasional. Peristiwa ini dinilai sebagai cerminan kuatnya pengaruh Presiden ketujuh Republik Indonesia, Joko “Jokowi” Widodo, dalam memetakan arah politik masa depan. Kehadiran figur mantan presiden di sekitar PSI menciptakan sebuah dinamika yang tidak lazim dalam peta kepartaian Indonesia.

Secara umum, partai-partai kecil di Indonesia kerap menghadapi keterbatasan sumber daya, jaringan, dan kepercayaan pemilih. Namun, PSI tampaknya berpotensi melompati hambatan struktural tersebut berkat dukungan kuat dari figur presiden dua periode. Fenomena ini dipandang sebagai “jalan pintas” yang sah secara politik. Partai kecil yang biasanya harus berjuang keras untuk mendapatkan pengakuan, kini posisinya secara otomatis terangkat ketika ditopang oleh mantan presiden. Ini merupakan pilihan yang realistis dan bukan sekadar spekulasi.

PSI: Jalur Alternatif dengan Mesin Politik dan Pengemudi yang Jelas

Fenomena PSI yang mulai dilirik oleh kader-kader dari partai mapan bukanlah sekadar berkaitan dengan ideologi atau agenda regenerasi. Sebaliknya, ini lebih merupakan kalkulasi rasional para elite partai dalam membaca arah kekuasaan ke depan. Banyak kader yang memilih pindah bukanlah “pindah rumah”, melainkan “pindah kendaraan”. Mereka melihat PSI sebagai jalur alternatif yang dinilai memiliki mesin politik yang kuat dan pengemudi yang jelas.

Dalam sejarah politik Indonesia, figur mantan presiden hampir selalu berfungsi sebagai jangkar elektoral bagi sebuah partai. Contohnya adalah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang sangat bertumpu pada figur Megawati Soekarnoputri. Partai Demokrat pun tumbuh pesat dalam bayang-bayang Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Bahkan, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), meskipun telah lama dipimpin oleh Muhaimin Iskandar, masih tidak sepenuhnya lepas dari warisan Abdurrahman Wahid.

Baca Juga  Sorotan Rote Ndao: Rotasi Kabinet, Tips Wagub NTT, dan Maskot Pesonas 2026

Figur seperti Jokowi memiliki daya tarik yang sulit direplikasi. Oleh karena itu, strategi membangun politik alternatif melalui partai kecil dengan dukungan mantan presiden menjadi sesuatu yang sangat sulit ditiru oleh partai lain. Jika Jokowi benar-benar mengambil peran strategis penuh di PSI, misalnya sebagai dewan pembina, maka ukuran keberhasilan partai tersebut tidak hanya sekadar lolos ke parlemen. PSI dituntut untuk naik kelas menjadi partai papan menengah dalam satu siklus pemilu agar politik alternatif yang dibangun memiliki daya saing yang nyata. Lolos ke parlemen saja ibarat membuka bandara tanpa rute strategis. Politik alternatif membutuhkan kapasitas kekuasaan, bukan sekadar eksistensi simbolik.

Potensi PSI sebagai Kendaraan Politik Gibran Rakabuming Raka

Selain itu, PSI juga dipandang berpotensi menjadi kendaraan politik utama bagi Gibran Rakabuming Raka dalam menghadapi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029. Ini bisa untuk skenario kembali mendampingi Prabowo Subianto, atau membuka peluang pencalonan lain. Di sisi lain, kemunculan Partai Gerakan Rakyat yang lebih awal mendeklarasikan dukungan kepada Anies Baswedan juga dinilai mempercepat dinamika konsolidasi partai-partai lain. Kontestasi menuju 2029 kini tidak lagi dimulai menjelang pemilu, melainkan jauh lebih awal. “Kereta 2029 sudah berjalan. Jokowi memilih tidak menunggu di peron, tetapi mungkin saja sedang menyiapkan jalur alternatif sejak dini,” ujar seorang pengamat.

Migrasi kader ke PSI menjadi sinyal bahwa politik nasional mulai bergerak dari politik loyalitas menuju politik realisme kekuasaan. Dalam konteks ini, Jokowi dinilai memiliki modal politik yang kuat untuk mengubah partai kecil menjadi kekuatan politik yang kompetitif, meskipun efektivitasnya akan terus diuji melalui proses elektoral.

Transformasi Struktur Partai dan Kadernisasi di PSI Bali

Perubahan struktur dan kaderisasi di tubuh PSI, khususnya di tingkat daerah, menunjukkan adanya pergerakan politik yang signifikan. Sebagai contoh, Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep baru-baru ini melantik Wayan Suyasa sebagai Ketua DPW PSI Bali periode 2025-2030. Wayan Suyasa sendiri bukanlah sosok baru dalam kancah politik lokal. Ia sebelumnya menjabat sebagai Ketua DPD II Golkar Badung dan bahkan pernah maju sebagai calon bupati Badung pada Pilkada 2024. Kehadirannya di PSI Bali menandakan adanya upaya penguatan basis partai di daerah strategis.

Baca Juga  Sekda Kalbar Sindir Juri LCC 4 Pilar yang Terpaku pada Layar: Tak Paham Materi?

Tidak hanya Wayan Suyasa, kader Golkar lainnya, I Komang Suarsana, juga turut bergabung dan kini menjabat sebagai Bendahara DPW PSI Bali. Peranannya diharapkan dapat memperkuat sisi finansial dan manajerial partai di tingkat provinsi. Selain itu, kepengurusan PSI Bali juga diperkaya dengan kehadiran I Putu Alit Yandinata, seorang politikus yang sebelumnya merupakan kader PDIP. Kini, Yandinata diberi amanah sebagai Ketua DPD PSI Badung, sebuah posisi strategis di salah satu kabupaten terpadat di Bali. Transformasi ini menunjukkan adanya strategi PSI untuk merangkul figur-figur berpengalaman dari partai lain demi memperkuat struktur dan jangkauan elektoralnya.

Gelombang Perpindahan Kader dari Partai Besar ke PSI

Selain dari internal Golkar, PSI juga berhasil menarik sejumlah politikus dari Partai NasDem. Nama-nama seperti Ahmad Ali, Bestari Barus, dan Rusdi Masse Mappasessu kini memilih bergabung dengan PSI. Keputusan ini bukan tanpa pengorbanan, karena mereka rela meninggalkan jabatan penting di NasDem. Ahmad Ali sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua Umum NasDem, sebuah posisi yang menunjukkan kedekatannya dengan kepemimpinan partai. Sementara itu, Rusdi Masse Mappasessu sempat menduduki posisi strategis sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI. Perpindahan mereka ke PSI, yang notabene merupakan partai yang lebih muda dan belum memiliki perwakilan di parlemen secara signifikan, menunjukkan adanya daya tarik kuat yang dimiliki PSI, yang kemungkinan besar terkait dengan dukungan figur dan visi politik masa depan yang ditawarkan.

Fenomena ini mencerminkan pergeseran dinamika politik yang lebih luas, di mana loyalitas partai tradisional mulai dipertanyakan dan kalkulasi strategis menjadi faktor penentu utama bagi para politikus dalam menentukan langkah politik mereka selanjutnya. PSI, dengan dukungan yang dipersepsikan dari figur sekelas Jokowi, tampaknya telah berhasil memposisikan dirinya sebagai alternatif yang menarik bagi para politikus yang mencari kendaraan politik yang lebih menjanjikan di masa depan.

Baca Juga  Ibu Fandi: Ganti Anakku, Jangan Hukum Mati
  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Rasa Takut Pemkot Blitar Cairkan Dana Hibah Saat KONI Diketuai Mantan Napi Korupsi
politik

Rasa Takut Pemkot Blitar Cairkan Dana Hibah Saat KONI Diketuai Mantan Napi Korupsi

27 Mei 2026 - 07:06
Tradisi Patah Panah Akhiri Perselisihan Suku Lanny dan Yali di Papua Pegunungan
politik

Tradisi Patah Panah Akhiri Perselisihan Suku Lanny dan Yali di Papua Pegunungan

27 Mei 2026 - 03:44
Jemaah Wafat Harus Digantikan Petugas Pemerintah
politik

Jemaah Wafat Harus Digantikan Petugas Pemerintah

27 Mei 2026 - 00:36
Iran Setuju Serahkan Seluruh Uraniumnya ke AS, Benarkah?
politik

Iran Setuju Serahkan Seluruh Uraniumnya ke AS, Benarkah?

26 Mei 2026 - 23:09
Pidato Panas, Prabowo Pikirkan Produksi Bensin dari Minyak Sawit
politik

Pidato Panas, Prabowo Pikirkan Produksi Bensin dari Minyak Sawit

26 Mei 2026 - 18:48
Menteri Luar Negeri RI dan Negara Arab Kecam Perilaku Ben-Gvir di GSF
politik

Menteri Luar Negeri RI dan Negara Arab Kecam Perilaku Ben-Gvir di GSF

26 Mei 2026 - 16:24
Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

6 Desember 2025 - 03:04
Cak Nur dan Hardi Selamat Hood mendatangi kantor KPU Kota Batam untuk mendaftarkan diri maju di Pilkada tahun 2024. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

29 Agustus 2024 - 18:04
Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

10 Maret 2026 - 21:44
Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

28 Maret 2026 - 10:07
Sidang pembacaan tuntutan terdakwa mantan Kasat Resnarkoba Polresta Barelang, Kompol Satria Nanda di PN Batam. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Jaksa Tuntut Kompol Satria Nanda Dengan Pidana Mati 

26 Mei 2025 - 16:54
Gelombang PHK Ancam Kualitas dan Premi Asuransi

Gelombang PHK Ancam Kualitas dan Premi Asuransi

27 Mei 2026 - 07:50
Renungan Harian Katolik: Ikuti Kristus Setiap Hari

Renungan Harian Katolik: Ikuti Kristus Setiap Hari

27 Mei 2026 - 07:35
Como 1907 Lolos ke Liga Champions Usai Kalahkan Cremonese 4-1

Como 1907 Lolos ke Liga Champions Usai Kalahkan Cremonese 4-1

27 Mei 2026 - 07:21
Rasa Takut Pemkot Blitar Cairkan Dana Hibah Saat KONI Diketuai Mantan Napi Korupsi

Rasa Takut Pemkot Blitar Cairkan Dana Hibah Saat KONI Diketuai Mantan Napi Korupsi

27 Mei 2026 - 07:06
Niat Berkurban untuk Diri Sendiri di Hari Raya Idul Adha 2026

Niat Berkurban untuk Diri Sendiri di Hari Raya Idul Adha 2026

27 Mei 2026 - 06:52

Pilihan Redaksi

Gelombang PHK Ancam Kualitas dan Premi Asuransi

Gelombang PHK Ancam Kualitas dan Premi Asuransi

27 Mei 2026 - 07:50
Renungan Harian Katolik: Ikuti Kristus Setiap Hari

Renungan Harian Katolik: Ikuti Kristus Setiap Hari

27 Mei 2026 - 07:35
Como 1907 Lolos ke Liga Champions Usai Kalahkan Cremonese 4-1

Como 1907 Lolos ke Liga Champions Usai Kalahkan Cremonese 4-1

27 Mei 2026 - 07:21
Rasa Takut Pemkot Blitar Cairkan Dana Hibah Saat KONI Diketuai Mantan Napi Korupsi

Rasa Takut Pemkot Blitar Cairkan Dana Hibah Saat KONI Diketuai Mantan Napi Korupsi

27 Mei 2026 - 07:06
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.