Perubahan Mendasar dalam Kehidupan Lucinta Luna
Lucinta Luna, yang dikenal sebagai selebgram dengan wajah feminin dan gaya hidup kontroversial, kini mengambil langkah besar dalam menjalani kehidupannya. Ia memilih kembali berpenampilan seperti laki-laki, sesuai dengan identitas kelahirannya sebagai Muhammad Fatah. Keputusan ini diambil setelah ia merasa lelah dengan tekanan yang selama ini menghimpitnya.
Kembali pada Jati Diri
Perubahan fisik Lucinta tidak hanya terlihat dari penampilannya yang kini lebih maskulin, tetapi juga dari perubahan mental dan spiritualnya. Ia memutuskan untuk memangkas rambutnya menjadi pendek, layaknya pria. Langkah ini bukan sekadar sensasi, melainkan bentuk kesungguhan untuk kembali pada jati dirinya yang asli.
Lucinta mengungkapkan bahwa ia ingin menjalani sisa hidupnya dengan lebih tenang dan mendekatkan diri kepada Tuhan. Ia juga mengaku telah lama meninggalkan ibadah salat, bahkan selama sekitar satu dekade. Keinginan untuk kembali mendekatkan diri kepada Tuhan menjadi salah satu dorongan utama di balik keputusannya untuk berubah.
Momen Penting dalam Perayaan Idul Fitri
Keputusan Lucinta untuk kembali berpenampilan seperti laki-laki terjadi saat perayaan Idul Fitri beberapa waktu lalu. Melalui unggahan di media sosial, ia terlihat melaksanakan salat di Seoul Central Mosque, Korea Selatan, mengenakan peci dan sarung. Penampilan itu menarik perhatian publik karena menjadi kali pertama ia secara terbuka mengakui identitasnya sebagai laki-laki, sekaligus meninggalkan citra feminin yang selama ini melekat.
Tekanan Publik dan Kesehatan Mental
Di balik persona ceria dan kontroversial yang kerap ditampilkan di media sosial, Lucinta mengaku selama ini hidup dalam tekanan berat. Ia merasa terbebani oleh ekspektasi publik hingga harus menjalani pendampingan psikiater dan mengonsumsi obat penenang selama beberapa tahun. Tekanan tersebut bahkan membuatnya sering menangis dan merasa kehilangan jati diri.
Ia mengibaratkan dirinya seperti “robot” yang terus dituntut memenuhi ekspektasi orang lain. Hal ini mendorongnya untuk mencari ketenangan batin dan kembali pada jati dirinya.
Perubahan Fisik yang Tidak Bisa Kembali Sepenuhnya
Meski Lucinta memilih memangkas rambutnya menjadi pendek, ia menyadari bahwa perubahan fisik yang pernah dijalaninya di masa lalu tidak dapat sepenuhnya dikembalikan. Ia mengungkapkan bahwa dirinya telah menjalani berbagai prosedur medis, termasuk operasi dan terapi hormon dalam jangka panjang, sehingga kondisi fisiknya saat ini tidak memungkinkan untuk kembali seperti semula.
Namun, ia menegaskan bahwa fokus hidupnya kini adalah memperbaiki kondisi mental dan spiritual. Ia ingin menjalani sisa hidupnya dengan lebih tenang dan mendekatkan diri kepada Tuhan sebagai Muhammad Fatah.
Rencana Masa Depan di Korea Selatan
Saat ini, Lucinta juga tengah merencanakan untuk menetap dan berkarier di Korea Selatan. Ia merasa lingkungan di sana memberinya ruang untuk hidup tanpa tekanan dan penilaian terkait identitas dirinya. Ia percaya bahwa di sana, ia bisa lebih bebas dan tenang dalam menjalani hidupnya.



















