Fenomena literasi ala NKCTHI kembali hadir dengan karya terbaru dari Marchella FP, berjudul “Maaf Aku Lahir Ke Bumi” (MALKB) yang dirilis pada 9 Desember 2025. Karya ini lebih dari sekadar buku baru; ia adalah sebuah evolusi emosional dari dunia NKCTHI yang telah menjadi tempat berlindung bagi jutaan pembaca di Indonesia selama hampir satu dekade.
Marchella menggambarkan MALKB sebagai ruang perenungan mendalam tentang rasa bersalah yang diturunkan dari generasi ke generasi. Melalui karakter simbolis bernama Nuvola, pembaca diajak untuk melihat bagaimana budaya “tidak enakan”, kecenderungan untuk selalu memaklumi, dan kebiasaan mengutamakan perasaan orang lain tanpa memperhatikan diri sendiri, terus membentuk mentalitas masyarakat modern.
Dalam sebuah pernyataan, Marchella menyebut buku ini sebagai “perayaan rasa bersalah”. Ia menyadari bahwa banyak anak muda Indonesia tumbuh dengan tekanan untuk memenuhi ekspektasi keluarga, menjadi “anak baik”, dan selalu berusaha untuk tidak menjadi beban bagi siapa pun. Dalam konteks sosial-budaya, pesan Marchella sangat relevan dengan kondisi generasi pekerja muda saat ini yang menghadapi tekanan finansial, emosional, dan sosial yang semakin rumit.
Kedalaman pesan MALKB semakin diperkaya dengan kolaborasi bersama enam seniman dari berbagai bidang, mulai dari musisi hingga konten kreator, seperti Ariel NOAH, Sal Priadi, dan Reza Chandika. Masing-masing kolaborator menyumbangkan fragmen pengalaman pribadi mereka yang memperkaya narasi tentang kerentanan manusia. Marchella menekankan bahwa setiap orang memiliki sisi rapuh yang layak untuk diungkapkan, dan melalui kolaborasi ini, buku tersebut memberikan wadah bagi suara-suara tersebut.
Sentuhan ilustrasi dari Rezza Rainaldy menjadi elemen penting yang membedakan MALKB dari karya-karya sebelumnya. Ilustrasi yang lembut namun tajam secara emosional memperkuat makna setiap halaman. Di beberapa bagian, visual bahkan mengambil alih peran teks, memberikan pengalaman membaca yang tidak linear namun tetap menyentuh perasaan.
Buku ini dirancang untuk dibuka secara acak, memberikan pengalaman personal bagi pembaca yang sering mencari pelarian singkat dari rutinitas yang melelahkan. Dengan menyajikan halaman yang selalu relevan dengan kondisi pembaca, MALKB diharapkan menjadi ruang refleksi bagi generasi dewasa muda yang sedang memasuki fase-fase baru dalam kehidupan, seperti memulai karier, membangun keluarga, atau merintis usaha.
Peluncuran MALKB semakin memperkuat posisi NKCTHI sebagai salah satu franchise literasi paling sukses di Indonesia. Dengan jutaan pengikut di media sosial, kesuksesan besar di industri film, dan rekam jejak yang kuat di pasar buku, karya terbaru ini menunjukkan bagaimana sebuah dunia cerita dapat tumbuh bersama generasinya. Antusiasme publik saat pra-pemesanan dibuka—200 eksemplar ludes dalam satu jam—menunjukkan betapa kuatnya pengaruh Marchella dalam dunia kreatif Indonesia.
Berikut adalah beberapa poin penting yang membuat MALKB istimewa:
Tema Universal: Buku ini menyentuh tema rasa bersalah, ekspektasi sosial, dan tekanan yang dihadapi generasi muda, yang relevan bagi banyak orang di Indonesia.
- Rasa bersalah seringkali menjadi beban berat yang dipikul banyak orang, terutama karena tuntutan keluarga dan masyarakat. MALKB mencoba untuk membuka dialog tentang hal ini.
- Ekspektasi sosial, seperti menjadi “anak baik” atau sukses dalam karier, dapat menciptakan tekanan yang luar biasa bagi generasi muda. Buku ini mengajak pembaca untuk mempertanyakan ekspektasi-ekspektasi ini.
- Tekanan yang dihadapi generasi muda, baik secara finansial, emosional, maupun sosial, semakin kompleks. MALKB mencoba untuk memberikan ruang bagi refleksi dan pemahaman.
Kolaborasi Kreatif: Keterlibatan musisi dan konten kreator ternama memberikan dimensi baru pada narasi, menjadikannya lebih kaya dan beragam.
- Ariel NOAH, Sal Priadi, dan Reza Chandika adalah contoh kolaborator yang membawa perspektif unik ke dalam buku ini.
- Pengalaman pribadi mereka yang dibagikan dalam fragmen-fragmen tulisan memperkaya pemahaman tentang kerentanan manusia.
- Kolaborasi ini juga menunjukkan bahwa seni dan literasi dapat bersinergi untuk menciptakan karya yang lebih bermakna.
Ilustrasi yang Kuat: Sentuhan visual dari Rezza Rainaldy memperkuat pesan emosional buku ini, menciptakan pengalaman membaca yang mendalam.
- Ilustrasi yang digunakan tidak hanya sekadar hiasan, tetapi juga bagian integral dari cerita.
- Gaya ilustrasi yang lembut namun tajam secara emosional membantu menyampaikan pesan-pesan yang kompleks dengan cara yang lebih mudah dipahami.
- Visual bahkan mengambil alih peran teks di beberapa bagian, menciptakan pengalaman membaca yang unik dan menyentuh.
Desain Interaktif: Konsep buku yang bisa dibuka secara acak memberikan pengalaman personal bagi setiap pembaca.
- Desain ini memungkinkan pembaca untuk menemukan halaman yang paling relevan dengan kondisi mereka saat itu.
- MALKB diharapkan menjadi teman refleksi bagi generasi dewasa muda yang sedang menghadapi berbagai tantangan dalam hidup.
- Konsep ini juga menciptakan pengalaman membaca yang tidak linear, yang memungkinkan pembaca untuk menjelajahi buku ini dengan cara mereka sendiri.
Buku “Maaf Aku Lahir Ke Bumi” telah tersedia untuk pra-pemesanan melalui e-commerce Kebahagiaan Itu Sederhana, dan akan dirilis di seluruh toko Gramedia pada 24 Desember 2025.

