Manchester City Raih Gelar Carabao Cup Ke-9, Nico O’Reilly Jadi Bintang
Manchester, Inggris – Manchester City kembali membuktikan superioritasnya di kancah sepak bola domestik. Dalam pertandingan final Carabao Cup musim 2025/26 yang berlangsung sengit di Stadion Wembley, Senin (23/3/2026) dini hari WIB, pasukan asuhan Pep Guardiola berhasil menaklukkan Arsenal dengan skor meyakinkan 2-0. Gelar ini menandai koleksi Piala Liga Inggris kesembilan bagi The Citizens, sekaligus memperpanjang era keemasan di bawah kepemimpinan Guardiola.
Meskipun nama-nama besar seperti Erling Haaland kerap menjadi sorotan, pada laga final kali ini, panggung utama justru menjadi milik seorang wonderkid bernama Nico O’Reilly. Pemain muda bertalenta ini tampil gemilang dengan memborong kedua gol kemenangan Manchester City di babak kedua. Aksi brilian O’Reilly tidak hanya memastikan gelar bagi timnya, tetapi juga memupus harapan Arsenal untuk meraih quadruple atau empat gelar di musim ini.
Jalannya Pertandingan: Tembok Kokoh James Trafford dan Kejutan di Babak Kedua
Sejak peluit awal dibunyikan, pertandingan antara dua raksasa Liga Primer Inggris ini berlangsung dengan intensitas tinggi. Kedua tim saling jual beli serangan, namun kebuntuan tak kunjung terpecahkan hingga paruh pertama usai.
Dominasi Awal Arsenal:
The Gunners memulai pertandingan dengan agresif. Dalam 15 menit awal, lini serang Arsenal yang digalang Kai Havertz dan Bukayo Saka beberapa kali mengancam gawang Manchester City. Beruntung bagi The Citizens, penampilan sigap sang penjaga gawang, James Trafford, berhasil menggagalkan peluang-peluang emas tersebut. Trafford menunjukkan refleks yang luar biasa, berkali-kali menahan tendangan keras dan sundulan para pemain Arsenal di depan gawang.Kebuntuan Terpecah di Menit ke-60:
Setelah babak pertama berakhir tanpa gol, Manchester City berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-60. Berawal dari skema serangan yang dibangun dari sisi sayap, Rayan Cherki melancarkan umpan silang berbahaya ke kotak penalti. Meskipun Kepa Arrizabalaga, kiper Arsenal, berusaha mengantisipasi, bola liar jatuh tepat di kaki Nico O’Reilly. Tanpa ragu, O’Reilly melepaskan sundulan tajam yang tak mampu dihalau Kepa, membawa City unggul 1-0.Brace Kilat dari Sang Wonderkid:
Momentum gol pertama tampaknya memberikan suntikan moral luar biasa bagi Nico O’Reilly dan rekan-rekannya. Hanya berselang empat menit, tepatnya di menit ke-64, O’Reilly kembali mencatatkan namanya di papan skor. Kali ini, ia memanfaatkan umpan akurat dari Matheus Nunes yang berhasil menembus pertahanan Arsenal. Dengan tenang, O’Reilly melepaskan tendangan yang kembali memperdaya Kepa Arrizabalaga, menggandakan keunggulan Manchester City menjadi 2-0.Nasib Sial Riccardo Calafiori:
Tertinggal dua gol, Arsenal berusaha keras untuk bangkit dan memperkecil ketertinggalan. Mikel Arteta mencoba berbagai taktik untuk mengubah jalannya pertandingan. Pada menit ke-78, Arsenal nyaris mencetak gol balasan melalui sepakan keras Riccardo Calafiori. Namun, dewi fortuna belum berpihak pada The Gunners, karena sepakan Calafiori hanya membentur tiang gawang, menambah rasa frustrasi bagi para pemain dan pendukung Arsenal.
Rekor Baru dan Ukiran Sejarah bagi Manchester City
Kemenangan dalam partai final Carabao Cup ini tidak hanya sekadar trofi bagi Manchester City, tetapi juga mencatatkan beberapa rekor penting dan mengukuhkan posisi mereka dalam sejarah sepak bola Inggris.
Koleksi Kesembilan:
Gelar Carabao Cup musim ini menjadi trofi Piala Liga Inggris yang kesembilan bagi Manchester City sepanjang sejarah klub. Pencapaian ini semakin menegaskan status mereka sebagai salah satu klub tersukses di turnamen ini.Era Emas Pep Guardiola:
Trofi ini merupakan yang kelima kalinya bagi Manchester City di bawah kepemimpinan manajer jenius, Pep Guardiola. Di bawah sentuhannya, The Citizens telah bertransformasi menjadi kekuatan dominan di Inggris, meraih berbagai gelar domestik secara konsisten.Mengejar Rekor Liverpool:
Dengan sembilan gelar, Manchester City kini hanya terpaut satu trofi lagi untuk menyamai rekor Liverpool sebagai klub dengan kolektor gelar Carabao Cup terbanyak. Persaingan kedua klub legendaris ini di turnamen ini diprediksi akan semakin sengit di masa mendatang.Rekor Pribadi Nico O’Reilly:
Selain membawa timnya meraih gelar, Nico O’Reilly juga mencatatkan rekor pribadi yang luar biasa. Ia resmi menjadi pemain termuda ketiga yang berhasil mencetak dua gol atau brace dalam pertandingan final turnamen ini. Prestasi ini menempatkannya dalam jajaran pemain legendaris seperti Wayne Rooney, yang juga pernah meraih pencapaian serupa di usia muda.
Susunan Pemain Utama
Berikut adalah susunan pemain utama kedua tim yang diturunkan dalam partai final Carabao Cup 2025/26:
Arsenal (Formasi 4-2-3-1):
Kepa; Ben White, William Saliba, Gabriel Magalhães, Pervis Estupiñán; Martín Zubimendi, Declan Rice; Bukayo Saka, Kai Havertz, Leandro Trossard; Viktor Gyökeres.
Pelatih: Mikel Arteta.Manchester City (Formasi 4-1-4-1):
James Trafford; Matheus Nunes, Khusanov, Nathan Aké, Nico O’Reilly; Rodri; Adama Traoré, Rayan Cherki, Bernardo Silva, Jérémy Doku; Erling Haaland.
Pelatih: Pep Guardiola.




