• Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Nasional

Masalah lahan shortcut Pegayaman Bali, warga cari jalur komunikasi ke gubernur

Wafaul by Wafaul
24 April 2026 - 05:29
in Nasional
0

Masalah Pembebasan Lahan di Desa Pegayaman Masih Tidak Terselesaikan

Persoalan pembebasan lahan di Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Bali, untuk proyek shortcut Singaraja-Mengwitani titik 9-10 masih menjadi isu yang belum menemukan solusi. Masyarakat setempat terus berupaya mencari jalan keluar agar dapat menyampaikan aspirasi mereka secara langsung kepada pihak berwenang.

Beberapa upaya telah dilakukan oleh masyarakat Desa Pegayaman untuk bertemu dengan Gubernur Bali. Sebelumnya, pada 10 April 2026, warga melakukan audiensi ke DPRD Buleleng dan menyampaikan masalah ini langsung kepada Ketua DPRD Buleleng. Upaya serupa kembali dilakukan pada Minggu, 19 April 2026, di Makodim 1609 Buleleng. Dalam pertemuan tersebut, masyarakat didampingi oleh Anggota DPRD Buleleng, Mulyadi Putra, dan menyampaikan permasalahan mereka kepada Danrem.

Mulyadi Putra mengatakan bahwa pertemuan ini merupakan bentuk iktikad baik dari jajaran TNI dalam membuka ruang dialog dan mencari solusi atas persoalan yang terjadi. Ia menegaskan bahwa masalah ini telah berlarut-larut selama beberapa tahun terakhir. “Pertemuan ini sifatnya musyawarah dan silaturahmi dari hati ke hati. Kami ingin ada titik temu agar persoalan ini bisa segera selesai,” ujarnya.

Namun, hingga saat ini, belum ada keputusan final yang dihasilkan dari pertemuan tersebut. Warga masih berharap dapat difasilitasi untuk bertemu langsung dengan Gubernur Bali guna menyampaikan secara langsung berbagai persoalan yang mereka alami. “Harapan kami bisa bertemu langsung dengan Pak Gubernur, supaya apa yang menjadi persoalan warga bisa disampaikan dan dicarikan solusi bersama,” tambah Politisi Partai PKB ini.

Persoalan Utama Masyarakat

Kuasa hukum masyarakat Pegayaman, Hilman Eka Rabbani, menegaskan bahwa pihaknya terus mengupayakan jalur komunikasi melalui berbagai pihak, termasuk DPRD dan instansi terkait, agar dapat menjembatani kepentingan warga dengan Pemerintah Provinsi Bali.

Baca Juga  Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, KAI Umumkan Korban Tewas

Menurutnya, masyarakat tidak menolak proyek pembangunan shortcut tersebut. Namun, warga menuntut adanya keadilan dan transparansi dalam proses pembebasan lahan. “Pada prinsipnya masyarakat tidak menolak pembangunan. Tapi masyarakat merasa belum ada keadilan, terutama terkait hasil appraisal yang tidak sesuai dengan fakta di lapangan,” ucapnya.

Persoalan utama masyarakat Desa Pegayaman terletak pada hasil appraisal lahan yang dilakukan pada 2019. Dalam dokumen penilaian tahun 2019 terdapat variasi harga. Mulai dari Rp19,5 juta, Rp25 juta, hingga Rp35 juta per are. Padahal lokasi bidang tanah tersebut bersebelahan. “Ini yang membuat masyarakat kecewa. Kenapa tanah yang jejer (bersebelahan) nilainya bisa berbeda, dan tidak ada penjelasan dari pihak terkait,” ujarnya.

Janji yang Belum Terealisasi

Pada tahun 2021, terjadi pertemuan antara masyarakat Desa Pegayaman dengan Gubernur Bali. Saat itu pemerintah menjanjikan dua hal, yakni penyamarataan harga tanah serta pendataan ulang terhadap tanaman yang belum terhitung. Namun hingga kini, janji tersebut belum terealisasi sepenuhnya.

Hilman Eka Rabbani menambahkan bahwa pertemuan langsung dengan Gubernur Bali diharapkan dapat menjadi jalan keluar untuk mencapai kesepakatan yang menguntungkan semua pihak, alias win-win solution. Ia juga berharap pembangunan tidak dilakukan sebelum persoalan dengan masyarakat diselesaikan, agar tidak ada pihak yang dirugikan.

“Berdasarkan perhitungan warga nilai kerugian yang belum dicatat tim appraisal mencapai sekitar Rp4,3 miliar,” tandasnya.


Tags: gubernurkomunikasi:masalahnasionalpegayamanshortcut
  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Update Terbaru: Proyek Strategis Nasional Kereta Cepat Trans-Sumatera Hari Ini – Apa yang Presiden Tinjau?
berita

Update Terbaru: Proyek Strategis Nasional Kereta Cepat Trans-Sumatera Hari Ini – Apa yang Presiden Tinjau?

9 Juni 2026 - 07:45
Gus Yaqut Diperiksa Usai Haji 2026: Cek Fakta Lengkapnya
berita

Gus Yaqut Diperiksa Usai Haji 2026: Cek Fakta Lengkapnya

3 Juni 2026 - 20:04
berita

Heboh! Oknum ASN Diduga Gelapkan Dana Proyek Besar-besaran, Begini Kronologinya

3 Juni 2026 - 19:06
Jokowi dan SBY Absen Upacara Pancasila, Publik Bertanya-tanya: Ada Apa?
Nasional

Jokowi dan SBY Absen Upacara Pancasila, Publik Bertanya-tanya: Ada Apa?

3 Juni 2026 - 16:09
Ledakan Pabrik Senjata Korea Selatan Tewaskan Lima Orang: Investigasi Mendalam
Kriminal

Ledakan Pabrik Senjata Korea Selatan Tewaskan Lima Orang: Investigasi Mendalam

3 Juni 2026 - 13:42
Krisis Global Makin Parah: Ancaman Nyata bagi Perekonomian Indonesia
Internasional

Krisis Global Makin Parah: Ancaman Nyata bagi Perekonomian Indonesia

3 Juni 2026 - 12:44
Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

6 Desember 2025 - 03:04
Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

10 Maret 2026 - 21:44
Cak Nur dan Hardi Selamat Hood mendatangi kantor KPU Kota Batam untuk mendaftarkan diri maju di Pilkada tahun 2024. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

29 Agustus 2024 - 18:04
Sidang pembacaan tuntutan terdakwa mantan Kasat Resnarkoba Polresta Barelang, Kompol Satria Nanda di PN Batam. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Jaksa Tuntut Kompol Satria Nanda Dengan Pidana Mati 

26 Mei 2025 - 16:54
Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

28 Maret 2026 - 10:07
Kebiasaan Pengaman: Lebih dari Titik Buta, Kunci Cegah Kecelakaan

Kebiasaan Pengaman: Lebih dari Titik Buta, Kunci Cegah Kecelakaan

10 Juni 2026 - 03:53
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal I 2026 Capai 5,61 Persen: Euforia dan Kewaspadaan

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal I 2026 Capai 5,61 Persen: Euforia dan Kewaspadaan

10 Juni 2026 - 03:31
Shio Beruntung Juni 2026: Keuangan & Asmara Melejit!

Shio Beruntung Juni 2026: Keuangan & Asmara Melejit!

10 Juni 2026 - 03:27
3 peran menantang Iqbaal Ramadhan di film, terbaru berkekuatan super!

3 peran menantang Iqbaal Ramadhan di film, terbaru berkekuatan super!

10 Juni 2026 - 03:25
June Buys: NDQ & ASX ETFs

June Buys: NDQ & ASX ETFs

10 Juni 2026 - 03:14

Pilihan Redaksi

Kebiasaan Pengaman: Lebih dari Titik Buta, Kunci Cegah Kecelakaan

Kebiasaan Pengaman: Lebih dari Titik Buta, Kunci Cegah Kecelakaan

10 Juni 2026 - 03:53
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal I 2026 Capai 5,61 Persen: Euforia dan Kewaspadaan

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal I 2026 Capai 5,61 Persen: Euforia dan Kewaspadaan

10 Juni 2026 - 03:31
Shio Beruntung Juni 2026: Keuangan & Asmara Melejit!

Shio Beruntung Juni 2026: Keuangan & Asmara Melejit!

10 Juni 2026 - 03:27
3 peran menantang Iqbaal Ramadhan di film, terbaru berkekuatan super!

3 peran menantang Iqbaal Ramadhan di film, terbaru berkekuatan super!

10 Juni 2026 - 03:25
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.