
Pelatih Persija, Mauricio Souza, mengungkapkan bahwa kartu merah yang diterima Jordi Amat menjadi faktor utama kekalahan timnya dari Bhayangkara FC. Kekalahan ini terjadi dalam pertandingan lanjutan Super League di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung, pada Minggu (5/4) sore WIB. Skor akhirnya adalah 3-2 untuk kemenangan Bhayangkara FC.
Jordi Amat mendapat kartu merah di awal babak kedua setelah dianggap melakukan gerakan tambahan saat terjadi kontak dengan pemain Bhayangkara FC, TM Ichsan. Keputusan wasit tersebut membuat strategi dan taktik yang telah dipersiapkan oleh Mauricio Souza tidak bisa berjalan sebagaimana rencana.
Mauricio Souza menyampaikan penyesalannya atas tindakan Jordi Amat yang terpancing oleh provokasi lawan. Menurutnya, kehilangan satu pemain di lapangan sangat berdampak besar terhadap permainan tim. Ia yakin jika jumlah pemain tetap 11 orang, hasil pertandingan akan berbeda.
“Bermain dengan kurang satu pemain adalah kerugian yang besar. Saya tidak ragu jika punya 11 pemain di lapangan pastinya hasil akan jadi berbeda. Kita punya strategi untuk menyerang ruang kosong lawan, tapi kita hanya sempat melakukannya 10-15 menit,” ujar Mauricio Souza setelah pertandingan.

Selain itu, pelatih asal Brasil ini juga menuntut para pemain untuk meningkatkan performa individu mereka. Ia menegaskan bahwa strategi yang baik tidak akan efektif jika performa teknis pemain buruk.
“Saya menuntut pemain untuk lebih baik lagi secara individu. Strategi yang bagus tidak akan berjalan jika performa teknis individu pemain buruk. Bermain dengan kurang satu pemain sejak awal babak kedua, itu sangat berat,” tutup pelatih yang memiliki latar belakang Brasil ini.
Kekalahan dari Bhayangkara FC semakin memperparah catatan buruk Persija di putaran kedua Super League. Tim yang dikenal sebagai “Macan Kemayoran” ini belum sekali pun meraih kemenangan dalam tiga laga terakhirnya.
Namun, Persija masih memiliki peluang besar untuk bersaing dalam perebutan gelar juara Super League musim ini. Saat ini, Persija bertengger di posisi ketiga klasemen sementara Super League dengan raihan 52 poin. Mereka terpaut enam poin dari Persib yang saat ini berada di puncak klasemen.
Pekan depan, Persija akan menjamu Persebaya dalam lanjutan Super League di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Sabtu (11/4) malam WIB. Pertandingan ini akan menjadi kesempatan bagi Persija untuk memperbaiki performa dan meraih kemenangan yang sangat dibutuhkan.



















