Mayat pria penuh luka ditemukan di perkebunan Wantilan Subang, polisi duga korban pembunuhan

Diposting pada

Laporan Wartawan , Deanza Falevi

, SUBANG –Warga Desa Wantilan, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Subang, Jawa Barat, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria penuh luka di area perkebunan milik warga, Sabtu (3/1/2026) kemarin.

Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan sejumlah luka sayatan di wajah yang diduga akibat senjata tajam.

Mayat tersebut pertama kali ditemukan sekitar pukul 13.30 WIB di semak-semak perkebunan wilayah Munjul, RT 14 RW 06, Desa Wantilan. 

Mendapat laporan warga, aparat kepolisian langsung mendatangi lokasi kejadian, memasang garis polisi, dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolsek Cipeundeuy, Kompol Kustiawan, mengatakan kondisi korban menguatkan dugaan adanya tindak pembunuhan.

“Kami menerima laporan dari warga sekitar pukul 13.30 WIB terkait penemuan mayat laki-laki di semak-semak perkebunan. Saat dilakukan pengecekan di TKP, ditemukan banyak luka sayatan di wajah yang diduga akibat senjata tajam,” ujar Kompol Kustiawan saat dikonfirmasi , Minggu (4/1/2026) pagi.

Ia menjelaskan, korban ditemukan dalam posisi terlentang dengan darah berceceran di sekitar tubuhnya. Hingga saat ini, identitas korban belum diketahui karena tidak ditemukan dokumen atau barang identitas di lokasi kejadian.

“Dari ciri-ciri wajah, diduga korban bukan warga setempat. Identitas masih dalam proses penyelidikan,” ucapnya.

Tim Inafis Polres Subang, kata dia, telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal. Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD Subang dan selanjutnya dibawa ke RS Indramayu guna dilakukan otopsi lebih lanjut.

Sementara itu, Kepala Dusun RW 06 Desa Wantilan, Yudistira, mengungkapkan penemuan mayat bermula saat seorang warga bersama anaknya hendak mengambil hasil kebun berupa buah nangka.

“Anaknya yang jalan di belakang tiba-tiba melihat mayat penuh luka dan langsung histeris. Orang tuanya awalnya tidak melihat karena membawa motor, lalu kembali ke lokasi dan memastikan ada mayat,” kata Yudistira.

Menurutnya, warga tersebut kemudian melapor kepada aparat Babinsa sebelum akhirnya informasi diteruskan ke pihak kepolisian.

“Lokasinya memang jalan buntu, jarang dilewati orang. Korban juga tidak dikenal dan dipastikan bukan warga sini,” ucapnya.

Hingga kini, polisi masih mendalami kasus tersebut untuk mengungkap identitas korban serta pelaku yang diduga terlibat dalam peristiwa pembunuhan ini.(*)

Gambar Gravatar
Rizki merupakan jurnalis yang meliput berbagai topik, mulai dari berita nasional, ekonomi, hingga dinamika sosial di daerah. Dengan gaya penulisan yang lugas, ia berkomitmen menghadirkan informasi akurat dan terpercaya.

Tinggalkan Balasan