Keistimewaan Puasa Arafah dan Amalan Sunnah Lainnya Jelang Idul Adha 2026
Umat Islam akan segera menyambut Hari Raya Idul Adha 2026 yang diperkirakan jatuh pada Kamis, 28 Mei 2026. Menjelang hari besar tersebut, terdapat beberapa amalan sunnah yang sangat dianjurkan untuk dilakukan. Salah satunya adalah Puasa Arafah, yang memiliki keutamaan luar biasa dalam agama Islam.
Puasa Arafah dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah atau sehari sebelum Idul Adha. Banyak umat Muslim mulai mempersiapkan diri untuk menjalankan ibadah sunnah ini karena dianggap memiliki pahala besar. Meskipun hukumnya sunnah, Puasa Arafah menjadi salah satu amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam.
Keutamaan Puasa Arafah juga disebutkan dalam hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan dalam Kitab Sahih Imam Muslim. Dari Abi Qatadah al-Anshari, Rasulullah SAW bersabda:
“Puasa Arafah dapat menghapus dosa selama dua tahun, yaitu satu tahun yang telah lalu dan satu tahun yang akan datang. Sedangkan puasa Asyura (10 Muharram) dapat menghapus dosa satu tahun yang telah lalu.”
Hadits ini menjadi dalil utama tentang besarnya keutamaan Puasa Arafah. Bukan sekadar amalan sunnah biasa, puasa ini diyakini sebagai jalan penghapus dosa bagi umat Islam yang menjalankannya dengan penuh keikhlasan.
Karena itu, Puasa Arafah sangat dianjurkan bagi umat Muslim yang tidak sedang melaksanakan ibadah haji. Selain mengharap pahala, momen ini juga kerap dimanfaatkan untuk memperbanyak doa, meningkatkan ibadah, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT menjelang Idul Adha.
Tidak hanya berpuasa, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak amal saleh selama bulan Dzulhijjah, terutama menjelang Hari Raya Idul Adha. Beberapa amalan sunnah yang dapat dilakukan antara lain:
- Memperbanyak dzikir dan takbir
- Membaca Al-Qur’an
- Memperbanyak doa dan istighfar
- Bersedekah
- Menjaga salat sunnah dan ibadah malam
Bulan Dzulhijjah dikenal sebagai waktu istimewa dalam Islam karena banyak keutamaan yang dijanjikan bagi mereka yang memperbanyak amal kebaikan. Dengan pahala besar yang dijanjikan, Puasa Arafah menjadi salah satu ibadah sunnah yang paling dinantikan umat Muslim menjelang Idul Adha 2026.
Niat Puasa Arafah
Niat Puasa Arafah adalah:
نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِّلِه تَعَالَى
Nawaitu shouma arafata sunnatan lillahi ta’ala
Artinya: “Saya niat puasa Arafah, sunnah karena Allah Ta’ala.”
Menurut Buya Yahya, pelaksanaan Puasa Arafah tidak harus selalu bersamaan dengan waktu wukuf di Padang Arafah. Ia menjelaskan bahwa orang yang wukuf di sana mungkin bisa mundur atau maju, dan kita mengikuti tanggal dan hilal masing-masing. Oleh karena itu, bukan menjadi patokan atau standar orang wukuf di Arafah.
Ustadz Abdul Somad juga menjelaskan keutamaan Puasa Arafah. Menurutnya, puasa tersebut dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang. Ia menambahkan bahwa jika seseorang tidak berpuasa dari tanggal 1 sampai 8, tetap laksanakan puasa tanggal 9 karena ada pahala khusus.
Selain itu, UAS menegaskan bahwa puasa merupakan ibadah yang paling sedikit unsur riya’. Selain itu, saat berpuasa seseorang berada dalam keadaan sangat dekat dengan Allah SWT.



















