AC Milan Terpeleset di Kandang, Jarak dengan Inter Milan Melebar
AC Milan harus menelan pil pahit di hadapan publik San Siro pada Minggu (22/2/2026) waktu setempat, atau Senin (23/2/2026) dini hari WIB. Dalam laga kandang melawan Parma, Rossoneri gagal memanfaatkan kesempatan untuk meraih poin penuh dan justru harus mengakui keunggulan tim tamu dengan skor tipis 0-1. Kekalahan ini semakin memperlebar jurang poin antara AC Milan dengan sang pemuncak klasemen, Inter Milan, yang kini terpaut sepuluh poin.
Satu-satunya gol yang tercipta dalam pertandingan tersebut dicetak oleh Mariano Troilo pada menit ke-80. Tandukan kerasnya dari situasi sepak pojok tak mampu diantisipasi oleh penjaga gawang AC Milan, Mike Maignan. Gol tersebut menjadi penentu kemenangan Parma dan membuat AC Milan frustrasi karena tidak mampu memanfaatkan sisa waktu yang ada untuk mencetak gol penyeimbang.
Kekalahan ini menandai rentetan hasil buruk bagi AC Milan di Serie A musim 2025-2026. Ini merupakan kekalahan pertama mereka sejak pekan perdana kompetisi, di mana mereka juga takluk di kandang sendiri saat menjamu Cremonese dengan skor yang sama.
Rotasi Pemain dan Cedera yang Mengganggu
Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, memang melakukan sejumlah perubahan signifikan pada komposisi pemainnya dalam laga krusial ini. Total, enam pemain mengalami rotasi dari susunan pemain inti pada pertandingan sebelumnya. Namun, strategi ini harus terganggu sejak awal pertandingan.
Allegri terpaksa melakukan pergantian pemain dalam sepuluh menit pertama setelah Ruben Loftus-Cheek harus ditarik keluar lapangan. Gelandang asal Inggris tersebut mengalami cedera akibat benturan keras dengan bek Parma, Corvisaat, saat berduel di udara. Insiden ini jelas menjadi pukulan awal yang cukup berat bagi AC Milan.
Dominasi Tanpa Gol
Meskipun mengalami sedikit hambatan di awal laga, AC Milan sebenarnya menunjukkan performa yang dominan sepanjang pertandingan. Sejumlah peluang emas berhasil diciptakan oleh para penggawa Rossoneri. Namun, penyelesaian akhir yang kurang klinis membuat peluang-peluang tersebut gagal dikonversi menjadi gol. Babak pertama pun harus berakhir tanpa gol, dengan skor imbang kacamata.
Memasuki babak kedua, AC Milan meningkatkan intensitas serangan mereka. Tekanan demi tekanan dilancarkan ke pertahanan Parma. Peluang terbaik AC Milan datang pada menit ke-64 ketika tendangan voli Rafael Leao berhasil membentur tiang gawang. Sebuah momen yang sangat disayangkan bagi publik San Siro.
Gol Tunggal Penentu Kemenangan Parma
Sayangnya, saat AC Milan terlalu asik menyerang dan berusaha mencari gol pembuka, petaka justru datang. Di menit ke-80, Parma berhasil mencuri keunggulan melalui skema sepak pojok. Emanuele Valeri mengirimkan umpan silang yang akurat, dan disambut dengan sundulan mematikan oleh Mariano Troilo.
Wasit sempat meminta konfirmasi dari Video Assistant Referee (VAR) untuk memastikan apakah ada pelanggaran yang dilakukan terhadap kiper Mike Maignan. Namun, setelah peninjauan, gol tersebut dinyatakan sah. Keputusan ini semakin memukul mental para pemain AC Milan.
Dengan waktu yang tersisa semakin sedikit, AC Milan tidak mampu bangkit dan mencetak gol balasan. Alhasil, mereka harus rela menelan kekalahan 0-1 dari Parma. Kekalahan ini menjadi pukulan telak, terutama dengan sisa 12 pertandingan yang masih harus dilakoni. Jarak sepuluh poin dengan Inter Milan kini terasa semakin sulit untuk dikejar.
Susunan Pemain Kedua Tim
AC Milan (3-5-2):
Mike Maignan; Fikayo Tomori (Athekame 86′), Koni De Winter, Davide Bartesaghi; Alexis Saelemaekers, Ruben Loftus-Cheek (Jashari 11′; Nkunku 86′), Luka Modric, Adrien Rabiot, Pervis Estupinan (Pavlovic 62′); Christian Pulisic (Fuellkrug 62′), Rafael Leao.
Parma (3-5-2):
Edoardo Corvi; Enrico Del Prato, Mariano Troilo, Lautaro Valenti; Sascha Britschgi, Adrian Bernabe (Caviglia 59′), Mandela Keita, Christian Ordonez (Sorensen 59′), Emanuele Valeri; Gabriel Strefezza (Ondrejka 76′), Mateo Pellegrino (Estevez 90′).



















