Dunia musik Indonesia kehilangan salah satu sosok pentingnya. Musisi dan penyanyi rock Doddy Katamsi meninggal dunia pada Kamis, 15 Oktober. Kabar duka itu pertama kali diketahui melalui unggahan basis band GIGI, Thomas Ramdhan, di Instagram.
Dalam pesannya, Thomas menyampaikan doa untuk almarhum dan mengenang Doddy sebagai pribadi yang dekat dengan banyak musisi di Tanah Air. Ia menulis, “Telah berpulang ke Rahmatullah. Doddy Katamsi. Dia adalah sahabat bagi sebagian besar musisi tanah air,”. Unggahan itu kemudian ramai dibagikan dan menjadi kabar kehilangan bagi para penikmat musik, terutama di kalangan musisi yang pernah berinteraksi langsung dengan Doddy.
Thomas juga mengirimkan doa agar keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan. Ia menutup pesannya dengan harapan agar almarhum mendapat tempat terbaik. Dalam unggahan yang sama, ia menuliskan, “Al-Fatihah buat almarhum,” sebagai bentuk penghormatan terakhir untuk Doddy Katamsi.
Doddy Katamsi dikenal luas sebagai vokalis rock yang memiliki jejak panjang di industri musik nasional. Lahir pada 10 Juni 1967, ia pernah menjadi bagian dari Elpamas, band yang dikenal dalam peta musik rock Indonesia. Kiprahnya di panggung membuat namanya akrab di kalangan musisi lintas generasi.
Tak hanya dikenal lewat penampilannya sebagai penyanyi, Doddy juga punya peran besar di balik layar. Ia disebut sebagai guru vokal bagi sejumlah penyanyi Indonesia, termasuk Ariel NOAH dan Once. Peran ini membuat namanya dihormati bukan hanya sebagai performer, tetapi juga sebagai sosok pembimbing bagi banyak talenta vokal di tanah air.
Kepergian Doddy menambah daftar kehilangan di industri hiburan dalam negeri. Sosoknya meninggalkan jejak melalui karya, pergaulan dengan para musisi, dan kontribusi dalam melahirkan penyanyi-penyanyi baru. Bagi banyak orang di dunia musik, Doddy Katamsi bukan sekadar nama, melainkan bagian dari sejarah perjalanan musik rock Indonesia.




