Liam Neeson baru mengetahui bahwa Greta Gerwig tengah menyiapkan film baru dari semesta Narnia ketika seorang pewawancara menyampaikan kabar bahwa Meryl Streep akan menyuarakan Aslan. Aktor yang pernah memainkan tokoh singa itu mengaku belum tahu adaptasi tersebut sedang dikerjakan dan sempat bereaksi dengan bertanya apakah Streep akan memerankan Yesus Kristus.
Menurut laporan Deadline, Neeson kemudian menyampaikan komentar yang bernada jenaka sekaligus menunjukkan kekagumannya kepada Streep. “Jika kalian ingin menjadikan Kristus seorang perempuan, tidak ada yang lebih baik daripada Meryl.” Ucapannya menyinggung makna keagamaan yang melekat pada sosok Aslan dalam kisah fantasi karya C.S. Lewis.
Pergantian pengisi suara ini menarik perhatian karena Neeson telah menjadi suara Aslan dalam tiga film sebelumnya. Ia tampil dalam The Lion, the Witch and the Wardrobe pada 2005, dilanjutkan Prince Caspian pada 2008, dan The Voyage of the Dawn Treader pada 2010. Ketiga film tersebut merupakan adaptasi yang lebih dulu memperkenalkan suaranya kepada penonton Narnia.
Untuk versi terbaru, Gerwig memilih Streep dengan mempertimbangkan kualitas yang dibutuhkan dalam memerankan Aslan. Sang sutradara mencari pemain berusia lebih dari 70 tahun yang membawa pengalaman hidup, tetapi tetap dapat menyampaikan rasa takjub layaknya anak-anak. Streep dinilai memiliki perpaduan yang sesuai, termasuk kemampuan menghadirkan emosi mendalam, kebijaksanaan, serta kehangatan.
Film berjudul Narnia: The Magician’s Nephew akan membawa penonton ke masa sebelum kejadian dalam The Lion, the Witch and the Wardrobe. Ceritanya berpusat pada asal mula dunia Narnia, sehingga menyajikan latar yang lebih awal dibandingkan kisah yang telah diadaptasi dalam film-film terdahulu.
Selain Streep, jajaran pemainnya mencakup Daniel Craig, Emma Mackey, Carey Mulligan, David McKenna, dan Beatrice Campbell. Film arahan Gerwig itu direncanakan hadir di bioskop pada 12 Februari 2027, lalu mulai tersedia di Netflix pada 2 April 2027.


