Nero: Berkah Ojek Gerobak Banjir, Tarif Rp 20 Ribu.

Diposting pada

Banjir yang melanda wilayah Ciasem, Jawa Barat, ternyata membawa berkah tersendiri bagi sebagian warga. Nero, seorang warga Ciasem, bersama rekan-rekannya, melihat peluang di tengah musibah ini dengan membuka jasa ojek gerobak. Inisiatif ini muncul sebagai solusi bagi warga yang kesulitan melintasi jalanan yang tergenang banjir.

Ojek Gerobak: Solusi di Tengah Banjir Ciasem

Nero dan tujuh pemuda lainnya berinisiatif menyediakan jasa ojek gerobak di sekitar Jembatan perbatasan Desa Ciasem Tengah dengan Desa Dukuh. Banjir setinggi satu meter membuat banyak pengendara motor kesulitan melintas. Jika nekat menerobos, motor mereka berpotensi mogok. Antrean panjang pengendara roda dua pun terlihat menunggu giliran untuk menyeberangkan motor mereka menggunakan gerobak.

Menurut Nero, ide ini berawal dari keinginan untuk membantu warga yang kesulitan menyeberang akibat banjir. Jalanan yang tergenang air setinggi sekitar 1 meter, atau sepinggang orang dewasa, menjadi penghalang bagi pengendara motor.

“Ternyata ide saya dan rekan-rekan ini disambut baik oleh warga pengguna kendaraan roda dua, hingga akhirnya mereka memanfaatkan jasa kita sebagai ojek gerobak,” ujar Nero.

Genangan banjir sepanjang sekitar 150 meter tersebut memang sulit dilalui kendaraan roda dua. Banyak pengendara yang terpaksa mendorong motor mereka karena mogok akibat busi yang basah. Ojek gerobak ini menjadi solusi praktis dan aman bagi mereka.

Cara Kerja Ojek Gerobak

Gerobak yang digunakan Nero dan teman-temannya memiliki roda kecil dengan dipan kayu di atasnya. Sepeda motor beserta pengendaranya diangkut di atas gerobak tersebut, lalu didorong melewati genangan banjir. Dengan cara ini, pengendara motor tidak perlu khawatir motornya mogok atau basah kuyup.

Pendapatan Tak Terduga

Awalnya, Nero dan rekan-rekannya tidak mematok tarif untuk jasa ojek gerobak mereka. Mereka hanya berniat membantu masyarakat yang kesulitan akibat banjir. Namun, karena banyak warga yang terbantu, mereka pun memberikan imbalan seikhlasnya.

“Kita penyedia jasa ojek gerobak, dari awal niat kita membantu masyarakat. Maka dari itu kita tak mematok tarif, tapi seikhlasnya diberi sama pengguna jasa saja,” kata Nero.

Besaran imbalan yang diterima bervariasi, mulai dari Rp 10.000 hingga Rp 20.000 untuk sekali menyeberangkan motor. Bahkan, ada juga yang memberikan Rp 5.000. Berapapun yang diberikan, Nero dan teman-temannya tetap bersyukur.

Dari hasil ojek gerobak tersebut, Nero mengaku bisa mendapatkan Rp 70.000 hingga Rp 100.000 per orang per hari.

“Hari pertama banjir dapat Rp 100.000 per orang, kemarin Rp 75.000 dan hari ini belum di hitung,” ucapnya.

Meskipun banjir ini membawa rezeki tambahan, Nero berharap banjir di Ciasem segera surut agar aktivitas masyarakat bisa kembali normal.

“Walaupun banjir ini bawa berkah buat kita, namun saya dan rekan-rekan tentunya sangat berharap banjir ini bisa segera surut,” katanya.

Warga Merasa Terbantu

Keberadaan ojek gerobak ini sangat membantu warga Ciasem yang kesulitan melintasi banjir. Mereka bisa menghemat waktu dan menghindari risiko motor mogok.

Windy Ismayanti, seorang warga Ciasem, mengaku sangat terbantu dengan adanya ojek gerobak. Ia mengatakan bahwa dirinya tidak berani menerobos banjir karena ketinggian air yang cukup tinggi.

“Saya tidak berani nekat menerobos karena banjirnya tinggi sekali, takut motor mogok. Ya mending pakai jasa ojek gerobak ini bisa membantu menyeberang banjir. Dan ongkosnya juga gak ditarif tapi seikhlasnya seperti tadi saya ngasih Rp 20.000,” ungkap Windy.

Dampak Positif Ojek Gerobak

Berikut adalah beberapa dampak positif dari keberadaan ojek gerobak di Ciasem:

  • Membantu mobilitas warga: Warga dapat melintasi banjir dengan aman dan nyaman.
  • Mencegah motor mogok: Risiko motor mogok akibat menerobos banjir dapat dihindari.
  • Meningkatkan pendapatan warga: Nero dan rekan-rekannya mendapatkan penghasilan tambahan.
  • Menumbuhkan jiwa sosial: Inisiatif Nero dan teman-temannya menunjukkan kepedulian terhadap sesama.

Harapan ke Depan

Meskipun ojek gerobak memberikan manfaat bagi warga dan Nero beserta rekan-rekannya, semua pihak berharap agar banjir di Ciasem segera surut. Dengan demikian, aktivitas masyarakat dapat kembali normal dan tidak ada lagi yang kesulitan melintasi jalanan.

Gambar Gravatar
Erwin merupakan jurnalis yang meliput berbagai topik, mulai dari berita nasional, ekonomi, hingga dinamika sosial di daerah. Dengan gaya penulisan yang lugas, ia berkomitmen menghadirkan informasi akurat dan terpercaya.

Tinggalkan Balasan