• Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Opini

Opini: Ancaman Baru Investasi Berkelanjutan

Hendra by Hendra
10 Juni 2026 - 12:58
in Opini
0

Krisis Iklim dan Dilema Transparansi ESG: Antara Klaim dan Kenyataan

Indonesia saat ini tengah bergulat dengan dampak nyata krisis iklim yang termanifestasi dalam peningkatan frekuensi bencana hidrometeorologi. Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat pada tahun 2025 saja, telah terjadi 4.727 bencana alam di seluruh penjuru negeri. Mayoritas dari angka tersebut, mencapai 99,26%, didominasi oleh banjir, kebakaran hutan dan lahan, cuaca ekstrem, serta tanah longsor. Fenomena ini menjadi pengingat keras akan urgensi penanganan isu lingkungan yang semakin mendesak.

Di tengah meningkatnya kesadaran akan isu lingkungan, sosial, dan tata kelola (Environmental, Social, and Governance – ESG), lanskap bisnis global mengalami pergeseran signifikan. Investor, regulator, dan masyarakat tidak lagi hanya terpaku pada indikator profitabilitas semata. Mereka kini menuntut perusahaan untuk bertanggung jawab atas dampak yang ditimbulkan oleh operasional mereka terhadap lingkungan, masyarakat, dan kualitas tata kelola perusahaan.

Di Indonesia, komitmen terhadap praktik bisnis berkelanjutan diperkuat melalui regulasi, termasuk Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 51/POJK.03/2017 yang mewajibkan pelaporan keberlanjutan. Namun, ironisnya, di saat perhatian terhadap ESG kian meningkat, praktik bisnis yang justru bertentangan dengan prinsip keberlanjutan masih saja marak terjadi.

Salah satu contoh yang kerap disorot adalah ekspansi perkebunan kelapa sawit di Asia Tenggara. Meskipun seringkali dikaitkan dengan deforestasi dan ancaman terhadap habitat satwa langka seperti harimau Sumatera, tak sedikit perusahaan yang tetap mengklaim komitmen “tanpa deforestasi” dalam laporan keberlanjutan mereka. Fakta ini mengindikasikan bahwa laporan ESG belum tentu mencerminkan realitas praktik bisnis di lapangan. Fenomena ini dikenal sebagai decoupling, yaitu adanya jurang pemisah antara narasi formal yang disampaikan perusahaan dengan praktik operasional yang sebenarnya dijalankan.

Baca Juga  Virgo 13 Februari 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, Keuangan Terungkap

Dua Wajah Decoupling: Greenwashing dan Greenhushing

Tujuan utama dari decoupling adalah untuk memperoleh atau mempertahankan legitimasi di mata publik dan pemangku kepentingan. Dalam konteks ESG, decoupling ini umumnya muncul dalam dua bentuk utama: greenwashing dan greenhushing.

  • Greenwashing: Fenomena ini terjadi ketika perusahaan membangun citra ramah lingkungan secara berlebihan, namun tanpa didukung oleh kinerja nyata yang sepadan. Sebuah contoh klasik adalah skandal Volkswagen. Perusahaan otomotif asal Jerman ini sempat meraih penilaian ESG yang relatif baik sebelum akhirnya terungkap memanipulasi hasil uji emisi kendaraan dieselnya. Tindakan ini menimbulkan kerugian reputasi yang sangat besar dan sanksi yang signifikan.

    Meningkatnya kekhawatiran akan praktik greenwashing telah mendorong regulator di berbagai negara untuk memperketat pengawasan dan mengambil langkah-langkah pencegahan. Otoritas regulasi lintas yurisdiksi kini semakin sering menjatuhkan sanksi yang berat, baik melalui tindakan administratif maupun litigasi.

  • Greenhushing: Di sisi lain, ketakutan akan tuduhan greenwashing dan risiko litigasi yang menyertainya, membuat sebagian perusahaan memilih untuk menahan atau bahkan mengurangi pengungkapan informasi terkait inisiatif ESG yang sebenarnya telah mereka lakukan. Fenomena ini dikenal sebagai greenhushing.

    Contoh menarik dari greenhushing adalah Toyota. Perusahaan otomotif ini telah berhasil mencapai status zero-landfill (nol sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir) di fasilitas manufakturnya di Eropa selama beberapa tahun. Namun, pencapaian signifikan ini justru tidak dipublikasikan secara luas oleh perusahaan.

    Greenhushing seringkali muncul akibat sikap manajerial yang cenderung menghindari risiko. Kekhawatiran terhadap tuduhan greenwashing dari para pemangku kepentingan, ditambah pertimbangan biaya finansial yang mungkin timbul dari implementasi ESG, mendorong perusahaan untuk membatasi pengungkapan keberlanjutan mereka. Dalam persaingan pasar yang kian ketat, perusahaan mungkin merasa enggan mengeluarkan biaya tambahan untuk pengungkapan yang dianggap belum memberikan keuntungan finansial langsung.

Baca Juga  Ramalan Keuangan dan Karier 25-31 Mei 2026: Sagitarius, Capricorn, Aquarius, Pisces

Dampak Decoupling terhadap Pengambilan Keputusan Investor

Baik greenwashing maupun greenhushing memiliki implikasi negatif yang signifikan terhadap pengambilan keputusan, terutama bagi para investor.

  • Dampak Greenwashing: Praktik greenwashing dapat menyesatkan investor dalam menilai risiko perusahaan. Investor mungkin menganggap sebuah perusahaan memiliki praktik keberlanjutan yang baik, padahal kenyataannya perusahaan tersebut memiliki risiko lingkungan, sosial, atau tata kelola yang tinggi. Dalam jangka pendek, greenwashing bahkan dapat meningkatkan kinerja keuangan perusahaan karena para pemangku kepentingan terpengaruh oleh pengungkapan yang terlihat positif. Investor bisa saja membuat keputusan keliru dengan berinvestasi pada perusahaan yang melebih-lebihkan kinerja keberlanjutannya, karena percaya bahwa kinerja tersebut kuat dan sejalan dengan nilai-nilai mereka. Namun, dalam jangka panjang, praktik aktual perusahaan kemungkinan akan terkuak dan merusak kepercayaan pemangku kepentingan.

  • Dampak Greenhushing: Sementara itu, greenhushing dapat merugikan nilai pemegang saham dan kinerja keuangan perusahaan. Pada awalnya, greenhushing dapat melemahkan dukungan pemangku kepentingan akibat minimnya informasi yang diungkapkan. Namun, seiring berjalannya waktu, perusahaan dapat kembali memperoleh kepercayaan ketika upaya ESG yang sebenarnya mulai terlihat dampaknya, yang pada gilirannya dapat menghasilkan perbaikan kinerja keuangan. Dinamika ini menegaskan pentingnya pelaporan ESG yang transparan dan akurat dalam menciptakan nilai perusahaan.

Tantangan dalam Pengukuran dan Pengungkapan ESG di Indonesia

Pertanyaan mendasar yang muncul adalah, apakah laporan keberlanjutan semata menjamin terciptanya ekonomi yang lebih baik? Apakah “hijau” kini menjadi standar baru yang mengaburkan makna sebenarnya? Untuk membangun kepercayaan dan keandalan dalam pengukuran serta pengungkapan keberlanjutan, diperlukan kerangka kerja jaminan yang diakui secara luas. Mayoritas investor, sekitar 97%, meyakini bahwa pengungkapan keberlanjutan seharusnya diaudit.

Pengembangan basis data real-time untuk mendeteksi ESG-decoupling menjadi sangat krusial. Saat ini, ketersediaan data peringkat ESG secara real-time masih terbatas. Bursa Efek Indonesia (BEI) memang secara rutin menyajikan skor ESG, namun cakupannya hanya untuk satu tahun dan tidak real-time. Sementara itu, data dari lembaga pemeringkat terkemuka seringkali dipatok dengan biaya yang sangat mahal.

Baca Juga  Riba atau Bukan? Tukar Uang Lebaran Berbiaya Admin Menurut UAS & Buya Yahya

Selain itu, cakupan skor ESG dan data kinerja ESG di negara berkembang masih terbatas. Data periode 2017-2022 menunjukkan bahwa dari 3.759 perusahaan yang terdaftar di BEI, hanya sekitar 7,2% (272 perusahaan) yang memiliki data skor ESG, dan hanya 6,3% (238 perusahaan) yang memiliki pengungkapan ESG.

Kelemahan lain yang patut dicermati adalah adanya kontroversi mengenai skor ESG yang dikeluarkan oleh berbagai lembaga pemeringkat. Meskipun terdapat banyak lembaga pemeringkat ESG global seperti Kinder, Lydenberg, dan Domini (KLD), Sustainalytics, Moody’s ESG (Vigeo-Eiris), S&P Global (RobecoSAM), Refinitiv (Asset4), dan MSCI, seringkali terjadi perbedaan atau bahkan kontradiksi dalam skor ESG yang diberikan untuk perusahaan yang sama. Kualitas dan keterbacaan laporan keberlanjutan di Indonesia yang masih rendah juga berpotensi menghambat riset ESG, karena sulitnya memperoleh data yang valid.

Peran Kecerdasan Buatan (AI) dalam Mendeteksi Decoupling

Menghadapi berbagai tantangan ini, penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam deteksi ESG-decoupling menjadi semakin relevan. AI memiliki kemampuan untuk mengungkap wawasan tersembunyi dalam data, mengurangi subjektivitas dalam analisis, menghemat sumber daya, dan meningkatkan cakupan data, terutama di negara berkembang yang data ESG-nya masih terbatas. Dengan demikian, kecerdasan buatan berpotensi memainkan peran yang signifikan dalam mengidentifikasi dan mengatasi fenomena decoupling di masa depan.

Tags: ancamanberkelanjutaninvestasi,
  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Analisis Mendalam: Dampak Pertemuan PBB Jenewa Terhadap Ketegangan Geopolitik Global
berita

Analisis Mendalam: Dampak Pertemuan PBB Jenewa Terhadap Ketegangan Geopolitik Global

10 Juni 2026 - 11:59
Khutbah Jumat: Tinggalkan Kerugian, Raih Keberkahan
Opini

Khutbah Jumat: Tinggalkan Kerugian, Raih Keberkahan

10 Juni 2026 - 08:12
Zodiak Juni 2026: Karier Aries Teruji, Taurus Evaluasi Keuangan, Gemini Berkarya
Opini

Zodiak Juni 2026: Karier Aries Teruji, Taurus Evaluasi Keuangan, Gemini Berkarya

10 Juni 2026 - 05:11
Memahami Dinamika Internasional & Geopolitik: Analisis Mendalam untuk Pemahaman Global
berita

Memahami Dinamika Internasional & Geopolitik: Analisis Mendalam untuk Pemahaman Global

10 Juni 2026 - 02:10
Oranje Manado: Jurnalis di Balik Lensa
Opini

Oranje Manado: Jurnalis di Balik Lensa

9 Juni 2026 - 17:30
Analisis Mendalam: Memahami Kebijakan Publik dan Nasional untuk Kemajuan Bangsa
Berita Utama

Analisis Mendalam: Memahami Kebijakan Publik dan Nasional untuk Kemajuan Bangsa

9 Juni 2026 - 12:36
Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

6 Desember 2025 - 03:04
Cak Nur dan Hardi Selamat Hood mendatangi kantor KPU Kota Batam untuk mendaftarkan diri maju di Pilkada tahun 2024. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

29 Agustus 2024 - 18:04
Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

10 Maret 2026 - 21:44
Sidang pembacaan tuntutan terdakwa mantan Kasat Resnarkoba Polresta Barelang, Kompol Satria Nanda di PN Batam. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Jaksa Tuntut Kompol Satria Nanda Dengan Pidana Mati 

26 Mei 2025 - 16:54
Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

28 Maret 2026 - 10:07
Milos Raickovic Pamit, Salam WANI untuk Bonek

Milos Raickovic Pamit, Salam WANI untuk Bonek

10 Juni 2026 - 14:42
Farmers Arm Themselves: CCTV Surge Against Fuel Thieves

Farmers Arm Themselves: CCTV Surge Against Fuel Thieves

10 Juni 2026 - 14:16
UAJY & Pemkab Sleman: Beasiswa Sleman Pintar Tingkatkan Akses Pendidikan

UAJY & Pemkab Sleman: Beasiswa Sleman Pintar Tingkatkan Akses Pendidikan

10 Juni 2026 - 14:16
Ramalan zodiak Sagitarius dan Capricorn 9 Juni 2026: Mulai dari cinta, karir, kesehatan dan keuangan

Ramalan zodiak Sagitarius dan Capricorn 9 Juni 2026: Mulai dari cinta, karir, kesehatan dan keuangan

10 Juni 2026 - 14:12
Pertemuan PBB di Jenewa: Ketegangan Geopolitik Global Memasuki Babak Baru

Pertemuan PBB di Jenewa: Ketegangan Geopolitik Global Memasuki Babak Baru

10 Juni 2026 - 14:07

Pilihan Redaksi

Milos Raickovic Pamit, Salam WANI untuk Bonek

Milos Raickovic Pamit, Salam WANI untuk Bonek

10 Juni 2026 - 14:42
Farmers Arm Themselves: CCTV Surge Against Fuel Thieves

Farmers Arm Themselves: CCTV Surge Against Fuel Thieves

10 Juni 2026 - 14:16
UAJY & Pemkab Sleman: Beasiswa Sleman Pintar Tingkatkan Akses Pendidikan

UAJY & Pemkab Sleman: Beasiswa Sleman Pintar Tingkatkan Akses Pendidikan

10 Juni 2026 - 14:16
Ramalan zodiak Sagitarius dan Capricorn 9 Juni 2026: Mulai dari cinta, karir, kesehatan dan keuangan

Ramalan zodiak Sagitarius dan Capricorn 9 Juni 2026: Mulai dari cinta, karir, kesehatan dan keuangan

10 Juni 2026 - 14:12
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.