Panen Raya di Krayan: Simbol Ketahanan Pangan dan Potensi Pertanian Kalimantan Utara
Pelaksanaan panen raya di Desa Kuala Belawit, Kecamatan Krayan Barat, Nunukan, Kalimantan Utara, pada hari Senin, 16 Desember 2025, menandai sebuah momen penting. Acara ini tidak hanya dihadiri oleh para petani setempat, tetapi juga disaksikan langsung oleh Gubernur Kalimantan Utara, Zainal Paliwang, beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Bupati Nunukan, Irwan Sabri. Kehadiran para petinggi daerah ini menegaskan betapa strategisnya sektor pertanian di wilayah Krayan, yang menjadi simbol ketahanan pangan daerah.
Bupati Nunukan, Irwan Sabri, menyampaikan rasa bangganya atas produktivitas para petani di Krayan. Ia menekankan bahwa panen raya ini menjadi bukti nyata potensi besar yang dimiliki wilayah Krayan, tidak hanya di tingkat regional, tetapi juga berkontribusi pada ketahanan pangan nasional. “Untuk panen raya kita hari ini kurang lebih sekitar 195 Hektar di Desa Kuala Belawit Kecamatan Krayan Barat,” ujar Bupati Irwan Sabri pada hari itu.
Fokus Pembangunan Infrastruktur Pertanian di Krayan
Menyadari pentingnya dukungan infrastruktur untuk meningkatkan hasil pertanian, Pemerintah Kabupaten Nunukan pada tahun ini memfokuskan program pembangunan terhadap Jalan Usaha Tani (JUT) di wilayah Krayan. Bupati Irwan Sabri menjelaskan bahwa ada beberapa titik yang akan menjadi prioritas intervensi oleh Pemkab Nunukan pada tahun 2026 mendatang untuk pembangunan JUT. Kendati demikian, ia juga menambahkan bahwa beberapa area yang belum terdata dalam Sistem Informasi Pengumpulan Data Pangan (SIPD) akan kembali diprogramkan pada tahun berikutnya. “Kita sudah melakukan pendataan, untuk saat ini kita akan fokus pada pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) di dataran tinggi Krayan ini,” tegas Bupati Irwan Sabri.
Hingga saat ini, total optimalisasi lahan yang telah dicapai oleh Pemkab Nunukan mencapai 3.500 hektar. Angka ini terus diupayakan peningkatannya sesuai dengan target yang ditetapkan oleh Kementerian Pertanian, yaitu untuk mencapai swasembada pangan nasional.
Peningkatan Produktivitas dan Dukungan Alat Berat
Produktivitas pertanian di Krayan saat ini sudah mencapai angka yang mengesankan, yaitu sekitar 4.000 ton per tahun. Bupati Irwan Sabri optimis angka ini akan terus meningkat, sejalan dengan target dari Kementerian Pertanian yang mencanangkan dua kali panen dalam satu tahun. Untuk mewujudkan target ambisius ini, Pemkab Nunukan akan mengambil langkah strategis dengan mengalokasikan satu unit mesin excavator untuk setiap lima kecamatan di wilayah Krayan.
“Kerjanya excavator ini adalah untuk memperbaiki JUT, membangun jembatan dan sebagai alat kesiapsiagaan menghadapi bencana,” papar Bupati Irwan Sabri mengenai fungsi multifaset dari alat berat tersebut. Keberadaan excavator diharapkan dapat memperlancar akses transportasi hasil pertanian, mempermudah mobilitas petani, serta mendukung upaya mitigasi bencana yang mungkin terjadi di wilayah dataran tinggi Krayan.
Optimisme Menuju Swasembada Pangan
Dengan melihat potensi pertanian yang terus berkembang pesat di Krayan, Bupati Irwan Sabri menyatakan keyakinannya bahwa wilayah ini akan menjadi salah satu daerah yang berhasil mencapai swasembada pangan di Provinsi Kalimantan Utara. Komitmen pemerintah daerah dalam mendukung sektor pertanian, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga penyediaan alat bantu, menjadi fondasi kuat untuk mewujudkan visi tersebut. Panen raya kali ini bukan sekadar perayaan hasil bumi, melainkan juga penegasan tekad untuk menjadikan Krayan sebagai lumbung pangan yang strategis dan berkelanjutan.




