🔥 TERKINI

Pendiri Ayam Goreng Suharti, Hj. Suharti, Wafat di Yogyakarta pada Usia 86 Tahun

Redaksi Oleh: Redaksi
25 dilihat
Minggu, 01 November 2026 - 00:34 WIB • Waktu baca: 2 menit
Iklan Atas Artikel (Before Content)

Hj. Suharti, pendiri rumah makan Ayam Goreng Suharti yang terkenal di Yogyakarta dan seantero Nusantara, meninggal dunia pada Jumat malam, 30 Oktober 2026, pukul 23.21 WIB pada usia 86 tahun. Kabar duka ini diumumkan keluarga melalui akun Instagram resmi restoran tersebut; penyebab kematian tidak diumumkan publik.

Pemberitahuan resmi dari pihak keluarga menyertakan ungkapan duka, “Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.” Dalam pengumuman itu keluarga sekaligus meminta doa dari masyarakat agar almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan agar segala amal ibadahnya diterima.

Jenazah Hj. Suharti disemayamkan di rumah duka yang berada di lokasi rumah makan Ayam Goreng Suharti, Jalan Laksda Adisucipto Nomor 208, Yogyakarta. Keluarga menginformasikan rencana pemakaman yang akan dilaksanakan pada Sabtu, 31 Oktober 2026 pukul 14.00 WIB di Makam Keluarga Candisari, Bendan, Tirtomartani, Kalasan.

Dalam pernyataan yang beredar, keluarga juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan dan kesalahan almarhumah selama hidup. Mereka meminta masyarakat untuk turut mendoakan agar segala dosa Hj. Suharti diampuni dan agar kuburnya dilapangkan serta ia ditempatkan di surga. Pernyataan keluarga menjadi sumber informasi utama mengenai prosesi duka yang berlangsung di lingkungan rumah makan dan keluarga besar.

Kepergian pendiri Ayam Goreng Suharti meninggalkan kesan mendalam bagi keluarga dan komunitas kuliner. Restoran yang didirikan oleh Hj. Suharti dikenal luas bukan hanya oleh konsumen setia, tetapi juga oleh banyak orang yang mengenali merek tersebut lewat papan nama khas dan reputasinya dalam menyajikan masakan tradisional. Sampai berita ini diturunkan, para pelanggan dan kolega di dunia kuliner menyampaikan rasa belasungkawa secara pribadi maupun lewat media sosial.

Ayam Goreng Suharti selama bertahun-tahun menjadi salah satu ikon kuliner Yogyakarta dengan cabang dan pengaruh yang meluas ke berbagai daerah. Dengan berpulangnya sang pendiri, perhatian publik tertuju pada kelanjutan warisan kuliner yang dibangunnya. Keluarga telah mengatur prosesi pemakaman dan mengimbau agar informasi lebih lanjut mengikuti pengumuman resmi dari akun restoran.

Penulis: Redaksi

Tinggalkan Tanggapan

Indeks Berita →