Kunjungan Pertama Angel Noise ke Indonesia Membuat Kedua Anggota Terkesan
Kunjungan pertama Angel Noise ke Indonesia meninggalkan kesan mendalam bagi kedua anggotanya, Kepi dan Haena. Meskipun jumlah penggemar mereka di Indonesia belum begitu besar, permintaan dari fans membuat duo pop rock asal Korea Selatan ini memilih Indonesia sebagai salah satu tujuan promosi mereka kali ini.
“Meski jumlah fans Indonesia belum banyak, kami melihat banyak komentar dan pesan dari fans yang meminta kami untuk datang. Kami merasa ada perhatian dari mereka dan memang sudah ingin sekali berkunjung ke sini,” kata Kepi saat berkunjung ke kantor Tempo pada Selasa, 5 Mei 2026.
Grup yang debut pada 1 Oktober 2024 di bawah naungan Baby Lemon Entertainment ini mengaku terkejut dengan cuaca panas di Jakarta saat tiba pada Sabtu, 2 Mei 2026. Namun, setelah beberapa hari berada di Jakarta, keduanya mulai terbiasa dengan kondisi iklim di sini.
Menikmati Kuliner dan Menghadapi Macet
Haena awalnya khawatir makanan Indonesia tidak cocok dengan lidahnya karena berbeda dengan Korea Selatan. Setelah mencobanya langsung, Haena dan Kepi yang menyukai makanan pedas justru menikmatinya. Meski tidak ingat semua nama makanan yang telah mereka coba, keduanya mengaku cocok dengan rasanya.
“Camilan Indonesia itu kebanyakan manis-manis, saya suka,” ujar Haena, vokalis Angel Noise. Mereka juga sepakat menyebut nasi goreng sebagai salah satu makanan favorit selama berada di Indonesia.
Dalam kunjungan singkat selama empat hari, Angel Noise sempat mengunjungi kawasan Blok M, Jakarta Selatan. Haena mengatakan pengalaman paling berkesan adalah saat mencoba jus alpukat dengan sirup coklat. Menurutnya, minuman tersebut tidak ditemukan di Korea Selatan.

Personel girl band asal Korea Selatan Angel Noise, Haena (kanan) dan Kepi berpose ketika berkunjung ke kantor redaksi Tempo, Jakarta, 5 Mei 2026. Tempo/Agung Chandra
Menghadapi Kemacetan Jakarta
Tidak hanya soal makanan, Angel Noise juga merasakan langsung kemacetan Jakarta. Kepi bahkan mengaku kagum dengan kesabaran pengemudi di Indonesia saat menghadapi lalu lintas yang padat.
“Sedikit panik awalnya, karena mobilnya benar-benar enggak bergerak sama sekali. Tapi sepertinya orang-orang di sini cukup sabar menghadapinya. Kalau di Korea mungkin sudah berantem,” ucap Kepi, keyboardist Angel Noise.
Kagum dengan Semangat Fans di Indonesia
Angel Noise tampil perdana di Jakarta dalam acara Storm K Festival yang digelar pada Ahad, 3 Mei 2026, di Lotte Mall Jakarta. Mereka membawakan lagu debut “TOY TOY”, “White Letter”, “Ram Pang Pang”, dan karya terbaru berjudul “Don’t Look for Me”. Kepi mengaku terkesan dengan energi fans di Indonesia yang dinilainya sangat antusias.
Selain menyanyi di atas panggung, Angel Noise juga bertemu langsung dengan penggemar dalam sesi fansign. Hal ini memungkinkan fans bisa bertemu langsung, berbicara singkat, dan mendapatkan tanda tangan idolanya. Haena tidak menyangka ternyata banyak penggemar di Indonesia yang mampu berbicara bahasa Korea. “Mungkin pengaruh K-pop jadi bisa (bahasa Korea), kaget sih,” ucapnya.
Di mata Angel Noise, penggemar adalah bagian penting yang menjadi identitas dan alasan keberadaan mereka sebagai musisi. Mereka ingin dikenal sebagai grup yang tidak bisa diprediksi. “Setiap ada lagu baru selalu ada hal yang tidak bisa ditebak. Fans jadi excited dan menebak bakalan ada konsep apa lagi,” ucap Kepi.
Masa Depan yang Dinantikan
Angel Noise, yang saat ini sedang mempersiapkan album baru, juga membuka kemungkinan untuk membawakan lagu Indonesia di masa depan. Menurut Kepi, mereka tertarik jika menemukan lagu yang cocok dengan warna musik Angel Noise.




