Persija Jakarta Hadapi Arus Perubahan: Kepergian Pemain Asing dan Ketidakpastian Transfer Bintang
Musim 2026/2027 mendatang tampaknya akan menghadirkan sejumlah tantangan dan perubahan signifikan bagi Persija Jakarta.
Klub ibu kota ini tengah dihantam kabar kurang mengenakan menyusul kepergian salah satu pemain asing andalannya. Di sisi lain, masa depan sosok pemain terbaik Super League musim lalu, Mariano Peralta, yang santer dikabarkan akan berlabuh di Persija, kini justru diselimuti ketidakpastian.
Allano Lima Ucapkan Selamat Tinggal
Pemain asing yang baru saja menyampaikan salam perpisahan adalah Allano Lima. Sosok penyerang yang menjadi andalan lini depan Macan Kemayoran ini telah secara resmi mengumumkan tidak akan melanjutkan kiprahnya bersama Persija di musim depan. Keputusan ini disampaikan melalui pesan menyentuh di akun Instagram pribadinya, menandai berakhirnya kebersamaannya dengan tim yang ia bela.
“Keluarga Persija Jakarta yang terkasih, Jakmania yang terkasih. Hari ini saya harus menulis salah satu perpisahan tersulit dalam karier saya,” tulis Allano Lima dalam pesan perpisahannya.
Ia mengungkapkan rasa hormat dan kehormatan yang mendalam selama mengenakan seragam Persija. Kehangatan dan cinta tanpa syarat dari para penggemar di setiap pertandingan menjadi hal yang akan selalu ia kenang. Menurutnya, Jakmania adalah jiwa sejati dari klub ini.
Allano juga menyampaikan terima kasih yang tulus kepada klub yang telah membuka pintu baginya, serta kepada seluruh masyarakat Indonesia yang telah menyambutnya dengan hangat dan membuatnya merasa seperti di rumah.
Namun, kepergiannya diiringi dengan kesedihan mendalam. Ia mengungkapkan bahwa keinginannya terbesar adalah untuk tetap bertahan dan berjuang bersama Persija.
Sayangnya, keputusan akhir ternyata tidak sepenuhnya berada di tangannya. Ia pun menyampaikan permintaan maaf atas segala kesalahan yang mungkin pernah ia lakukan dan atas ketidakmampuannya mewujudkan mimpi besar untuk memenangkan liga.
“Percayalah ketika saya mengatakan bahwa saya selalu memberikan yang terbaik, berjuang untuk seragam ini hingga detik terakhir, meskipun takdir tidak mengizinkan kami untuk mengangkat trofi yang sangat kami inginkan,” tegasnya. Allano berjanji akan membawa pulang kenangan dan pelajaran berharga yang akan selalu bersamanya. Ia pun menegaskan akan terus mendukung Persija dari mana pun ia berada.
“Terima kasih untuk semuanya, Persija. Terima kasih, Indonesia. Kamu akan selalu menjadi bagian dari diriku,” tutupnya.
Sepanjang gelaran Super League 2025/2026, Allano Lima telah mengemas 29 penampilan atau bermain selama 2.495 menit untuk Persija. Kontribusinya terlihat dari sembilan gol dan sembilan assist yang berhasil ia cetak.
Namun, di balik performa apiknya, catatan disiplinnya juga cukup mencolok. Berdasarkan catatan I.league, Allano Lima tercatat mengoleksi satu kartu merah dan sebelas kartu kuning sepanjang penampilannya di Super League, jumlah yang cukup signifikan.
Nasib Mariano Peralta: Persija Terancam Kehilangan Bintang
Di tengah kabar kepergian Allano Lima, Persija Jakarta juga dihadapkan pada potensi kegagalan dalam merekrut target transfer utama mereka, Mariano Peralta. Pemain yang dinobatkan sebagai pemain terbaik Super League 2025/2026 ini sebelumnya santer dikabarkan telah mencapai kesepakatan dengan klub ibu kota. Namun, kini muncul kabar bahwa Mariano Peralta justru mulai didekati oleh tim lain.
Situasi ini tentu saja membuat Persija berpotensi kehilangan kesempatan emas untuk mendatangkan salah satu bintang paling bersinar di musim lalu. Klub yang santer dikabarkan menginginkan jasa Mariano Peralta adalah Borneo FC, tim yang sebelumnya diperkuat oleh sang pemain.

Manajer Borneo FC, Dandri Dauri, secara terbuka mengungkapkan bahwa komunikasi antara pihaknya dengan Mariano Peralta masih terus berjalan. Kontrak sang pemain memang telah habis bersama skuad Pesut Etam, namun upaya untuk mempertahankan atau kembali merekrutnya tampaknya masih terbuka lebar.
“Kontrak sudah habis, tapi komunikasi bos dengan beliau masih lanjut,” ujar Dandri Dauri dalam sebuah kanal YouTube. Dandri sendiri mengaku tidak terlalu memikirkan rumor transfer yang beredar.
Baginya, dinamika seperti ini adalah hal yang wajar terjadi ketika jendela transfer dibuka. Terlebih lagi, status Peralta sebagai pemain terbaik Super League musim lalu menjadikannya incaran banyak klub. “Semoga ada keputusan yang baik dari manajemen,” harap Dandri Dauri.
Pernyataan Dandri Dauri ini menjadi sinyal kuat bahwa Borneo FC masih membuka peluang untuk memperpanjang kerja sama dengan Mariano Peralta.
Sebelumnya, Mariano Peralta sendiri sempat memberikan pernyataan terkait masa depannya melalui unggahan di akun Instagram pribadinya. Namun, dalam unggahan tersebut, tidak ada tanda-tanda yang jelas apakah dirinya akan bertahan di Samarinda atau memilih untuk hengkang ke klub lain.
“Satu musim lagi telah berakhir,” tulis Peralta. Ia menyampaikan terima kasih yang tak terhingga kepada semua pihak yang telah mendampinginya, tanpa siapa pun dari mereka, pencapaian pribadinya tidak akan berarti apa-apa. “Saatnya beristirahat, berhenti, dan kemudian aku akan melihat apa yang terjadi dengan masa depanku,” tutupnya, menyisakan teka-teki bagi para penggemar.

Perkembangan transfer Mariano Peralta ini tentu akan menjadi sorotan utama dalam beberapa waktu ke depan, sementara Persija Jakarta harus segera mencari solusi untuk memperkuat skuad mereka menjelang musim baru.

















