Pembangunan Akses Jalan Baru Batutulis: Upaya Penguatan dan Transformasi Ruang Publik
Pemerintah Kota Bogor secara progresif melanjutkan pembangunan akses jalan baru di kawasan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan. Proyek ini tidak hanya berfokus pada penciptaan jalur alternatif, tetapi juga mencakup penguatan infrastruktur vital dan transformasi ruang publik yang ada. Salah satu fokus utama adalah perbaikan dan penguatan tebingan di area Underpass Stasiun Batutulis. Langkah ini diambil untuk meminimalkan potensi risiko longsor dan bahaya yang dapat mengancam keselamatan pengguna jalan.
Wali Kota Bogor, Dedie Rachim, secara langsung menginstruksikan agar tebingan Underpass Stasiun Batutulis diperbaiki secara menyeluruh. Instruksi ini didasari oleh pengamatan terhadap kondisi tebingan yang dilaporkan mengalami rembesan air di beberapa titik dan menunjukkan adanya keretakan.
“Dan saya minta penguatan TPT Underpass itu juga dilaksanakan, sehingga pada saat bulan November kita resmikan, tidak ada lagi potensi resiko,” ujar Dedie Rachim, menekankan urgensi perbaikan tersebut. TPT (Tembok Penahan Tanah) yang kuat merupakan elemen krusial dalam menjaga stabilitas lereng dan mencegah bencana alam seperti tanah longsor.
Perbaikan tebingan Underpass ini memiliki kaitan erat dengan akses jalan lama yang berada tepat di atasnya, yaitu Jalan Saleh Danasasmita. Jalan ini direncanakan akan mengalami perubahan fungsi yang signifikan. Alih-alih tetap menjadi jalur lalu lintas kendaraan, Jalan Saleh Danasasmita akan diubah menjadi sebuah ruang publik baru yang dinamakan “Leuweung Batutulis”.
Transformasi ini berarti pengendara tidak akan lagi dapat melintasi Jalan Saleh Danasasmita seperti sedia kala. Aspal yang saat ini melapisi jalan tersebut akan dikelupas untuk membuka jalan bagi penataan ulang kawasan. Proses ini akan melibatkan para ahli sipil dan arsitek untuk menentukan zona aman dan zona rawan di area tersebut.
“Nanti kan ada yang mengukur, ada yang menghitung, ada ahli sipilnya, ada arsiteknya, ya nanti biar mereka yang menghitung mana yang zona amannya, mana zona rawannya,” jelas Dedie Rachim mengenai tahapan perencanaan dalam perubahan fungsi jalan ini. Pendekatan berbasis data dan keahlian profesional ini diharapkan dapat memastikan keamanan dan keberlanjutan ruang publik baru yang akan tercipta.
Jadwal Penutupan dan Transformasi Jalan Saleh Danasasmita
Penutupan total Jalan Saleh Danasasmita diprediksi akan segera dilakukan. Pemerintah Kota Bogor menargetkan penutupan permanen akan dimulai dalam beberapa hari ke depan.
“Jadi, nanti mungkin besok lusa itu mulai ditutup secara permanen. Kenapa? Karena kita akan kelupas aspalnya nya,” tegas Dedie Rachim. Keputusan untuk mengupas aspal menandai dimulainya tahap konversi jalan menjadi Leuweung Batutulis.
Perubahan ini diharapkan tidak hanya memberikan solusi atas isu aksesibilitas di area Batutulis, tetapi juga menciptakan sebuah area hijau dan rekreasi yang bermanfaat bagi masyarakat Kota Bogor. Leuweung Batutulis diharapkan menjadi destinasi baru yang memperkaya kualitas ruang publik di kota tersebut.
Pembangunan akses jalan baru ini merupakan bagian dari upaya komprehensif Pemerintah Kota Bogor dalam meningkatkan infrastruktur dan kualitas hidup warganya. Dengan menggabungkan aspek fungsionalitas transportasi dan revitalisasi ruang publik, proyek Batutulis diharapkan memberikan dampak positif jangka panjang.
Manfaat dan Tujuan Proyek
Proyek pembangunan akses jalan baru dan transformasi Jalan Saleh Danasasmita ini memiliki beberapa tujuan utama:
- Peningkatan Aksesibilitas: Menyediakan jalur alternatif yang lebih aman dan efisien bagi masyarakat yang beraktivitas di sekitar Stasiun Batutulis.
- Mitigasi Risiko Bencana: Memperkuat infrastruktur kritis seperti tebingan Underpass untuk mengurangi potensi bahaya longsor dan memastikan keselamatan publik.
- Penciptaan Ruang Publik Baru: Mengubah area yang sebelumnya merupakan jalan menjadi Leuweung Batutulis, sebuah ruang hijau yang dapat dimanfaatkan untuk rekreasi, edukasi, dan kegiatan komunitas.
- Revitalisasi Kawasan: Meningkatkan estetika dan kualitas lingkungan di kawasan Batutulis, menjadikannya lebih menarik dan nyaman untuk ditinggali serta dikunjungi.
- Kolaborasi Ahli: Melibatkan para profesional di bidang teknik sipil dan arsitektur untuk memastikan perencanaan dan pelaksanaan proyek yang optimal dan berkelanjutan.
Dengan selesainya proyek ini, diharapkan kawasan Batutulis akan menjadi lebih terintegrasi, aman, dan dinamis, sejalan dengan visi Kota Bogor sebagai kota yang nyaman dan berbudaya.












