Persis Solo Kembali Pulang Tanpa Poin Setelah Kalah Telak dari Persija Jakarta
Persis Solo kembali pulang tanpa meraih poin setelah menjalani laga tandang melawan Persija Jakarta dalam pekan ke-30 BRI Super League. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, pada Senin (27/4/2026), berakhir dengan skor 4-0 untuk kemenangan Persija.
Pertandingan ini menjadi momen sulit bagi Persis Solo karena mereka kalah telak dari lawannya. Persija tampil dominan sejak menit pertama dan mampu mencetak empat gol yang menggoyang gawang Persis. Gol-gol tersebut dicetak oleh Allano, Jean Mota, Paulo Ricardo, dan Gustavo Almeida. Setiap gol yang tercipta memperkuat dominasi Persija dalam laga ini.
Hasil ini semakin memperparah posisi Persis Solo di klasemen sementara. Saat ini, Laskar Sambernyawa masih berada di posisi ke-15 dengan total 27 poin. Mereka hanya unggul satu angka dari Madura United FC, yang berada di batas zona degradasi. Ancaman degradasi semakin nyata karena Madura United masih memiliki peluang untuk menyalip jika mampu mengalahkan Semen Padang FC dalam laga yang akan digelar pada Rabu (29/4/2026).
Pelatih Persis Mengakui Keunggulan Persija
Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, mengakui bahwa Persija layak meraih kemenangan dalam pertandingan ini. Menurutnya, anak asuhnya sempat tampil cukup baik di babak pertama, tetapi kehilangan kendali permainan di babak kedua.
“Ini kemenangan yang pantas untuk Persija. Kami sebenarnya bermain bagus di babak pertama,” ujarnya.
Namun, Milo juga menyebutkan bahwa kebobolan pertama di babak kedua disebabkan oleh kesalahan sendiri. Ia mengakui bahwa situasi permainan tidak bisa sepenuhnya dikontrol oleh timnya.
Tidak Menyerah Meski Kalah Besar
Meskipun mengalami kekalahan besar, Milo menegaskan bahwa hasil ini tidak akan membuat timnya kehilangan semangat. Ia meminta para pemain untuk segera bangkit dan menyiapkan diri untuk laga berikutnya yang dinilai lebih menentukan.
“Kami tidak mau terjebak dengan hasil, jadi laga selanjutnya kami harus pulih, harus kembali untuk bisa tampil lebih baik,” tegasnya.
Dengan empat pertandingan tersisa di musim ini, Milo masih yakin bahwa Persis mampu keluar dari tekanan dan menjaga posisinya di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Ia percaya bahwa dengan kerja keras dan persiapan yang matang, timnya bisa memperbaiki performa dan menghindari ancaman degradasi.
Tantangan Berikutnya
Laga-laga mendatang akan menjadi ujian berat bagi Persis Solo. Selain menghadapi lawan-lawan kuat, tim ini juga harus menghadapi tekanan psikologis akibat kekalahan yang terjadi. Namun, dengan semangat yang tinggi dan strategi yang tepat, Milo optimis bahwa Persis bisa kembali menunjukkan performa terbaiknya.
Tim pelatih dan pemain Persis Solo telah mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan-tantangan berikutnya. Mereka berharap bisa kembali memberikan hasil positif dan membawa klub ke jalur yang lebih stabil di klasemen.


















