Persik Kediri Gagal Pertahankan Momentum, Harus Puas Berbagi Angka dengan PSIM Yogyakarta
Persik Kediri harus mengakhiri tren kemenangan beruntun mereka setelah hanya mampu bermain imbang 2-2 melawan PSIM Yogyakarta dalam lanjutan pekan ke-21 Super League 2025/2026. Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, pada Jumat (13/2/2026) ini menyajikan drama jual beli serangan, di mana tim Macan Putih sempat unggul dua kali namun selalu berhasil disamakan oleh tim tamu.
Sejak awal peluit dibunyikan, Persik Kediri menunjukkan dominasi mereka. Penguasaan bola dan inisiatif serangan lebih banyak datang dari skuad tuan rumah. Sejumlah peluang berbahaya berhasil diciptakan, namun penyelesaian akhir yang belum optimal membuat gol pembuka baru tercipta pada menit ke-31. Kali ini, pemain asing andalan, Jon Toral, berhasil memecah kebuntuan dan membawa Persik unggul 1-0.
Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Hanya berselang enam menit, tepatnya pada menit ke-37, PSIM Yogyakarta berhasil menyamakan kedudukan. Ezequiel Vidal menjadi aktor di balik gol balasan tersebut, memanfaatkan kelengahan lini pertahanan Persik yang lengah. Skor imbang 1-1 menjadi penutup babak pertama, setelah kedua tim saling bertukar serangan di sisa waktu babak pertama.
Memasuki paruh kedua, Persik Kediri kembali menemukan momentum. Peluang untuk kembali unggul datang pada menit ke-55 ketika wasit menghentikan permainan untuk meninjau tayangan Video Assistant Referee (VAR) terkait dugaan pelanggaran terhadap Jon Toral di dalam kotak penalti. Setelah melihat rekaman ulang, wasit memutuskan memberikan hadiah penalti kepada Persik. Ezra Walian yang maju sebagai eksekutor berhasil menjalankan tugasnya dengan baik pada menit ke-57, kembali membawa Persik unggul 2-1.
Sayangnya, keunggulan Persik kembali tidak mampu dipertahankan. PSIM Yogyakarta menunjukkan ketangguhan mereka dengan kembali menyamakan kedudukan hanya lima menit berselang. Pada menit ke-62, Ezequiel Vidal kembali mencatatkan namanya di papan skor, membukukan gol keduanya dalam pertandingan ini. Skor 2-2 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan, memaksa kedua tim harus puas dengan raihan satu poin.
Meskipun mendominasi jalannya pertandingan dan menciptakan banyak peluang, Persik Kediri harus menelan pil pahit karena kegagalan memaksimalkan peluang yang ada. Beberapa kesempatan emas yang didapatkan oleh Ernesto Gomez dan Rodrigo Dias hanya mampu membentur tiang gawang. Jon Toral, yang tampil impresif sepanjang laga, juga beberapa kali memberikan ancaman serius bagi pertahanan PSIM.
Evaluasi dan Harapan ke Depan
Pelatih kepala Persik Kediri, Marcos Reina Torres, mengungkapkan kekecewaannya atas hasil yang diraih timnya. Ia merasa timnya sudah bermain lebih baik dan memiliki peluang yang lebih baik untuk meraih kemenangan.
“Kami tidak senang dengan hasil ini. Kami bermain lebih baik dan memiliki peluang terbaik, seharusnya bisa menang. Namun, karena kesalahan kecil, kami kehilangan dua poin,” ujar Marcos seusai pertandingan.
Meskipun demikian, Marcos tetap melihat sisi positif dari performa anak asuhnya. Ia menekankan bahwa Persik Kediri masih dalam tahap pembangunan dengan banyak pemain baru, dan ia optimis tim akan terus berkembang setiap pekannya.
“Ada banyak hal positif. Tim memainkan permainan yang sangat bagus. Kami adalah tim yang masih dalam proses pembangunan dengan banyak pemain baru. Setiap pekan kami akan terus berkembang,” jelas Marcos dengan optimis.
Senada dengan pelatihnya, gelandang Persik, Jon Toral, menegaskan bahwa timnya akan menjadikan hasil imbang ini sebagai bahan evaluasi penting.
“Kami ingin meraih tiga poin. Namun, ketika tidak bisa menang, setidaknya kami tidak kalah. Kami akan membawa satu poin ini sebagai modal penting untuk pertandingan selanjutnya,” terang Toral.
Hasil ini tentu menjadi pekerjaan rumah besar bagi Persik Kediri, terutama dalam hal efektivitas penyelesaian akhir. Tim Macan Putih harus segera membenahi lini serang mereka agar dapat kembali ke jalur kemenangan pada pertandingan berikutnya dan menjaga asa mereka di Super League 2025/2026.



















