Feri Pahabol: Dukungan Setia untuk Brasil di Piala Dunia 2026
Perhelatan akbar Piala Dunia 2026 semakin dekat, memicu antusiasme para penggemar sepak bola di seluruh dunia, tak terkecuali di Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Di tengah berbagai prediksi dan perbincangan hangat mengenai tim favorit, seorang mantan penyerang Tim Nasional Indonesia, Yohanes Ferinando Pahabol, atau yang akrab disapa Feri Pahabol, dengan tegas menyatakan dukungannya yang tak tergoyahkan untuk tim nasional Brasil.
Pemain yang dikenal dengan kecepatan dan kelincahannya di sisi sayap ini, yang pernah membela panji Merah Putih di ajang SEA Games 2013, optimis bahwa tim berjuluk Selecao itu akan mampu mengakhiri dahaga gelar juara mereka di turnamen sepak bola terbesar di dunia ini.
“Untuk Piala Dunia kali ini saya tetap dengan pendirian saya sebelumnya, Brasil sejati. Saya jagokan Brasil sampai semifinal, final, dan akhirnya juara,” ujar Feri dengan penuh keyakinan saat ditemui di Timika, Kabupaten Mimika, pada Selasa (2/6/2026).
Bagi Feri, kecintaannya terhadap tim Samba jauh melampaui sekadar mengagumi deretan pemain bintang yang dimiliki Brasil saat ini. Ia mengaku bahwa fanatisme yang dimilikinya berakar dari kekaguman yang mendalam terhadap kultur sepak bola negara tersebut, sebuah identitas yang telah mengakar kuat dan melahirkan generasi pesepakbola legendaris.
“Saya tidak peduli negara lain jago atau tidak. Yang penting Brasil. Semua pemain Brasil saya suka. Pokoknya saya mengidolakan bendera dan negaranya, siapa pun pemainnya, baik yang sudah pensiun maupun yang baru muncul,” jelas Feri, menggambarkan betapa dalamnya apresiasinya terhadap warisan sepak bola Brasil.
Inspirasi dari Sang Maestro: Neymar
Lebih lanjut, Feri Pahabol secara spesifik menyoroti sosok Neymar Jr. sebagai figur yang paling menginspirasi gaya bermainnya di lapangan hijau. Ia menilai bahwa mantan bintang Paris Saint-Germain tersebut dianugerahi keterampilan olah bola yang langka dan luar biasa, sebuah anugerah yang membedakannya dari pemain lain.
Karakter bermain Neymar yang atraktif dan penuh kejutan dinilai mampu mentransformasi jalannya pertandingan konvensional menjadi sebuah tontonan yang magis dan menghibur. Feri percaya bahwa keunikan inilah yang membuat sepak bola menjadi lebih hidup dan menarik bagi para penonton.
“Salah satu idola saya Neymar. Dia menjadi motivasi karena selalu menghibur. Neymar punya kualitas, skill, dan membuat semua orang senang menonton sepak bola,” tambah Feri. Ia berpendapat bahwa sepak bola modern terkadang dapat terasa monoton tanpa kehadiran pemain-pemain yang berani menampilkan teknik individu tingkat tinggi dan aksi-aksi tak terduga.
Keunikan aksi Neymar di lapangan, menurut Feri, menjadi magnet terbesar yang membuat penonton selalu rindu untuk menyaksikan pertandingan sepak bola. “Kalau hanya menonton sepak bola biasa mungkin membosankan, tetapi kalau ada skill luar biasa seperti yang dimiliki Neymar, orang pasti senang menonton,” tuturnya.
Loyalitas yang Tak Tergoyahkan
Meskipun Feri Pahabol mengakui kekagumannya terhadap pemain Argentina, Ángel Di María, pilihan politik sepak bolanya tetap tak tergoyahkan. Sentimen rivalitas klasik antara Brasil dan Argentina di kancah sepak bola Amerika Selatan tampaknya tetap memegang peranan penting dalam menentukan tim favoritnya.
“Saya juga suka Ángel Di María dari Argentina, tetapi kalau soal tim favorit, saya tetap pilih Brasil,” pungkas Feri, menegaskan kesetiaan mutlaknya kepada Selecao di ajang Piala Dunia 2026. Dukungan Feri Pahabol ini mencerminkan betapa kuatnya daya tarik sepak bola Brasil yang mampu memikat hati para pemain dan penggemar dari berbagai latar belakang.
Kecintaan Feri terhadap Brasil tidak hanya didasari oleh performa tim saat ini, tetapi juga oleh fondasi budaya sepak bola yang kaya, sejarah panjang yang gemilang, dan tentu saja, para pemain jenius yang telah menghiasi lapangan hijau selama bertahun-tahun. Bagi Feri, Brasil bukan sekadar tim, melainkan sebuah ikon sepak bola yang selalu mampu menghadirkan keajaiban dan kegembiraan bagi dunia.
Komentar Feri Pahabol ini menambah semarak perbincangan seputar Piala Dunia 2026, menunjukkan bahwa semangat dan gairah sepak bola terus membara, bahkan di sudut-sudut terpencil Indonesia. Dukungan para mantan pemain timnas seperti Feri memberikan perspektif yang menarik dan menunjukkan dampak global dari olahraga yang paling dicintai di dunia ini.
Kisah Feri Pahabol ini juga menjadi pengingat bahwa sepak bola lebih dari sekadar permainan; ia adalah sebuah seni, sebuah budaya, dan sebuah sumber inspirasi yang dapat menyatukan orang-orang dari berbagai belahan dunia. Dengan optimisme yang membara, Feri Pahabol akan menjadi salah satu dari jutaan penggemar yang akan menantikan aksi Brasil di panggung Piala Dunia 2026, berharap melihat Selecao kembali mengangkat trofi juara.



















