Badai Cedera Mengancam Ambisi Maroko di Piala Dunia 2026
Menjelang perhelatan akbar Piala Dunia 2026, Tim Nasional Maroko justru tengah diterpa gelombang masalah serius di lini kebugaran pemainnya. Situasi ini bukan hanya melibatkan satu atau dua nama, melainkan daftar panjang pemain yang mengalami cedera dan mulai memengaruhi hampir seluruh lini permainan tim. Kekhawatiran kian membuncah tatkala enam pemain kunci tim berjuluk “Singa Atlas” ini sebelumnya sudah lebih dulu menghuni ruang perawatan dengan cedera yang cukup berat, mengindikasikan potensi absen dalam jangka waktu yang panjang.
Para pemain yang teridentifikasi mengalami cedera serius tersebut adalah Eliesse Ben Seghir, Hamza Igamane, Sofyan Amrabat, Azzedine Ounahi, Munir El Kajoui, dan Adam Masina. Kondisi ini diperparah dengan pembaruan data terkini yang mencatat penambahan dua nama lagi dalam daftar cedera timnas Maroko menjelang turnamen. Situasi ini tentu saja memberikan tekanan besar terhadap harapan Maroko untuk dapat tampil secara optimal di Piala Dunia 2026. Dengan jadwal turnamen yang semakin dekat, setiap pemain yang bertambah masuk ruang perawatan menjadi pukulan telak, baik secara psikologis maupun taktis, bagi skuad Maroko.
Pemain Terbaru yang Terkena Imbas Cedera
Berikut adalah ulasan mengenai dua pemain terbaru yang dikabarkan mengalami cedera, menambah daftar panjang pemain yang berjuang melawan kondisi fisik menjelang Piala Dunia 2026:
Abdelhamid Ait Boudlal
Salah satu nama terbaru yang kini menghiasi daftar cedera adalah bek muda potensial, Abdelhamid Ait Boudlal, yang saat ini membela klub Prancis, Stade Rennais. Berdasarkan data yang tercatat, pemain berusia 19 tahun ini menderita cedera otot paha sejak tanggal 8 Februari 2026. Cedera ini terjadi setelah ia tampil dalam pertandingan Ligue 1 melawan Lens pada Sabtu, 7 Februari 2026.
Cedera ini memaksa Ait Boudlal untuk melewatkan setidaknya satu pertandingan penting bagi klubnya. Hingga kini, belum ada kepastian mengenai kapan ia dapat kembali merumput di lapangan hijau. Situasi ini terasa sangat memberatkan, mengingat Ait Boudlal sendiri tengah menunjukkan perkembangan pesat sebagai bek andalan di klubnya dan diproyeksikan akan menjadi tulang punggung lini pertahanan Maroko di masa depan. Absennya ia dalam periode krusial ini tentu menjadi pukulan bagi perkembangan kariernya dan rencana timnas.
Statistik Abdelhamid Ait Boudlal Berdasarkan Klub:
- Stade Rennais FC: 12 pertandingan, 2 gol, 1 assist, 3 kartu kuning, 1 kartu merah, dan 846 menit bermain.
- Amiens SC: 9 pertandingan, 1 assist, 1 kartu kuning, dan 736 menit bermain.
- Stade Rennais FC B: 6 pertandingan, 2 kartu kuning, dan 443 menit bermain.
- Stade Rennais FC U19: 2 pertandingan, 1 kartu kuning, dan 180 menit bermain.
Catatan Statistik Abdelhamid Ait Boudlal di Timnas Maroko:
- Maroko: 1 pertandingan dan 9 menit bermain.
Oussama Tarrghalline
Di lini tengah, Maroko juga harus kehilangan salah satu gelandangnya, Oussama Tarrghalline, yang mengalami cedera serius saat membela Feyenoord. Gelandang berusia 23 tahun ini menderita cedera pergelangan kaki sejak tanggal 16 Februari 2026. Cedera ini terjadi setelah ia tampil dalam laga Liga Eredivisie yang berakhir dengan kemenangan 1-0 atas G.A. Eagles pada Minggu, 15 Februari 2026.
Kabar yang beredar menyebutkan bahwa cedera yang dialami Tarrghalline cukup mengkhawatirkan. Hal ini terpaksa membuatnya harus absen hingga batas waktu yang belum dapat ditentukan kapan ia akan pulih sepenuhnya dan siap kembali bermain. Kondisi ini secara langsung mengancam peluang Tarrghalline untuk dapat tampil secara maksimal bersama tim nasional Maroko di ajang Piala Dunia 2026.
Statistik Oussama Tarrghalline Berdasarkan Klub:
- Le Havre AC: 42 pertandingan, 1 gol, 8 kartu kuning, 1 kartu kuning kedua, dan 2.389 menit bermain.
- Feyenoord Rotterdam: 30 pertandingan, 2 gol, 2 assist, 7 kartu kuning, dan 1.905 menit bermain.
- Olympique de Marseille B: 11 pertandingan, 4 kartu kuning, dan 771 menit bermain.
- Alanyaspor: 7 pertandingan, 2 assist, 1 kartu kuning, dan 276 menit bermain.
- Olympique Marseille: 3 pertandingan, 1 kartu kuning, dan 16 menit bermain.
- Feyenoord U21: 1 pertandingan, 1 assist, dan 74 menit bermain.
- Alanyaspor Reserve: 1 pertandingan dan 72 menit bermain.
Catatan Statistik Oussama Tarrghalline di Timnas Maroko:
- Maroko: 11 pertandingan dan 251 menit bermain.
Dampak Signifikan terhadap Peluang Maroko
Dengan deretan delapan pemain yang kini dilaporkan mengalami masalah fisik, Maroko tercatat sebagai salah satu negara partisipan Piala Dunia 2026 yang memiliki jumlah pemain cedera terbanyak menjelang perhelatan turnamen. Situasi ini secara alami menimbulkan keraguan besar terhadap kemampuan “Singa Atlas” untuk mengulang performa impresif yang mereka tunjukkan di panggung dunia sebelumnya. Ambisi untuk membawa pulang trofi atau setidaknya melangkah jauh kini menghadapi tantangan yang sangat berat.
Dalam menghadapi badai cedera ini, Pelatih Timnas Maroko, Walid Regragui, mau tidak mau harus memutar otak untuk mencari alternatif susunan pemain yang tepat. Selain itu, ia juga berharap proses pemulihan beberapa pemain kunci dapat berjalan lebih cepat dari prediksi awal. Jika gelombang cedera ini tidak kunjung mereda, peluang Maroko untuk dapat bersaing secara maksimal dengan kekuatan penuh di turnamen yang akan diselenggarakan di Amerika Utara ini dapat tereduksi secara signifikan. Kondisi ini menjadi ujian berat bagi strategi dan kedalaman skuad Maroko.



















