Bagi pembeli yang mencari mobil bekas berjenis MPV untuk kebutuhan keluarga, Toyota Kijang Innova Barong tipe bensin masih menjadi salah satu opsi yang layak dilirik. Model ini merupakan generasi pertama Kijang Innova yang beredar pada periode 2013 hingga 2015, dan dikenal punya karakter desain yang mudah dikenali serta reputasi sebagai mobil keluarga.
Julukan “Barong” muncul dari tampilan gril depan yang memanjang ke bawah dengan tiga garis horizontal. Bentuknya dianggap menyerupai mulut Barong, tokoh mitologi dari Bali. Dari sisi penggerak, mobil ini memakai sistem roda belakang atau RWD, ciri yang cukup akrab di segmen MPV keluarga di Indonesia.
Di balik kap mesin, Innova Barong bensin dibekali mesin 1TR-FE 2.000 cc. Mesin tersebut menghasilkan tenaga 136 dk pada 5.600 rpm dan torsi 182 Nm pada 4.000 rpm. Tenaga itu disalurkan melalui dua pilihan transmisi, yakni manual 5 percepatan atau otomatis 4 percepatan, sehingga konsumen bisa menyesuaikan dengan kebutuhan dan preferensi berkendara.
Secara keseluruhan, Toyota menyediakan empat tipe untuk Innova Barong dengan kelengkapan yang berbeda. Varian J menjadi pilihan paling dasar, tetapi sudah mendapat head unit double DIN, empat speaker, AC double blower, pelek kaleng 14 inci, wiper belakang, dan wiper intermittent. Di atasnya ada tipe E yang menambahkan jok berlapis fabric untuk meningkatkan kenyamanan penumpang maupun pengemudi.
Untuk konsumen yang menginginkan fitur lebih lengkap, tipe G menawarkan sistem audio dengan empat speaker dan dua tweeter, serta pengatur ketinggian jok atau high adjuster. Pada varian G Luxury, tersedia pula tambahan layar monitor plafon berukuran 8 inci. Sementara itu, tipe V sebagai varian tertinggi tampil dengan aksen wood panel, pelapis kulit sintetis pada interior, AC digital, dan Multi Information Display atau MID yang membantu pengemudi memantau informasi kendaraan dalam satu layar. Pada tipe V Luxury, kursi model captain seat juga sudah tersedia di baris kedua.
Dari sisi harga pasar mobil bekas, Innova Barong bensin masih berada di kisaran yang bervariasi tergantung tahun dan kondisi unit. Untuk produksi 2013, harganya berada di rentang Rp 130 jutaan hingga Rp 150 jutaan. Unit tahun 2014 dipasarkan sekitar Rp 140 jutaan sampai Rp 160 jutaan, sedangkan model 2015 berada di kisaran Rp 150 jutaan hingga Rp 170 jutaan. Harga tersebut hanya bersifat indikasi karena bisa berbeda di tiap showroom dan dapat berubah sewaktu-waktu.
Sumber: www.gridoto.com




